Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Hari Terakhir Festival Kota Lama 2018, Ada Kejutan?


Kami pikir salah masuk lokasi acara. Semua tampilan branding visual sebelumnya tiba-tiba saja berubah drastis. Hari terakhir Festival Kota lama tahun ini. Apakah ada kejutan?

Mendadak ada spanduk yang mempromosikan acara di Kota Lama di salah satu ruas jalan saat kami pulang di hari ketiga. Lokasinya sama dengan #FestivalKotaLama2018, namun dengan nama berbeda.

Srawung Gayeng, apakah ini?

Dalam acara jumpa pers yang diadakan panitia Festival Kota Lama, rasanya kami belum mendengar tentang ini. Hari terakhir, hari minggu (23 September), rangkaian acaranya yang bisa dilihat di sini, memang ada acara jambore ekonomi kreatif. Kami pikir itu tetap bagian acara festival.


Nyatanya bukan, meski dengan isi yang sama. Beda kemasan saja, mengingat branding visual yang ditampilkan lebih berwarna ketimbang sebelumnya.

Dan penyelenggaranya, mengutip jateng.tribunnews.com (22/9), Srawung Gayeng adalah acara yang digelar oleh Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah. Dan Semarang menjadi kota kedua rupanya.

Ini berarti semacam acara kolaborasi. Kami sebagai media partner benar-benar tidak mengetahui dalam acara Festival Kota Lama ada acara lain. Dari rilis yang kami terima saja, tidak ada nama ini.

Ditutup band Ten2Five

Kejutan yang ditunggu-tunggu tentu saja penampilan dari band Ten2Five. Sayangnya, kami tidak melihat penampilan mereka karena waktunya yang tidak bersahabat dengan kami.


Selain kejutan-kejutan yang menarik kami bawa ini, ada satu lagi kejutan yang membuat kami kehilangan momen untuk acara festival yang sudah berusia 7 tahun ini.

Ternyata acara temu pusaka Indonesia yang diselenggarkan BPPI tidak kami ketahui waktunya dan tahu-tahu sudah selesai. Kami benar-benar miss komunikasi kali ini.

...

Apakah hari terkahir acara Festival Kota Lama termasuk acara mereka? Bila membaca referensi situs Jateng Tribunnews, hari terakhir lebih banyak bicara Srawung Gayeng dengan berbagai acara di dalamnya. Seperti kehadiran komunitas yang dari awal sudah ada.

Selesai sudah pelaksanaan acara Festival Kota Lama tahun ini. Semoga tahun depan datang lagi dengan konsep yang lebih menarik lagi. Menyenangkan bisa terlibat dalam acara besar seperti ini. 


Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

📩 Balas DM Threads di Komputer, Apakah Bisa? Pengalaman Kami Menggunakan Chromebook

📱 Dilema Android Lawas di Tahun 2026: Mengapa Versi OS Kini Lebih Penting daripada Sekadar Merek Hape

Agenda Jateng Fair 2018

🚴 Car Free Day Simpang Lima Semarang Kembali Berdenyut: Persentase Keramaian Masih di Bawah 40 Persen?