Posts

Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

📍 Melihat Wajah Baru Semarang Digital Kreatif (SDK) di GOR Tri Lomba Juang: Lebih Mungil, Tetap Gratis

Image
Kesempatan itu akhirnya datang juga. Selasa malam (3/3), kami berkesempatan menghadiri sebuah acara menarik yang digelar di Semarang Digital Kreatif (SDK) . Bagi kami, SDK bukanlah nama yang asing. Ingatan kami melayang ke tahun 2015, saat masih sering mampir ke lokasi lamanya di Jalan Mpu Tantular, Kota Lama, demi berburu akses WiFi gratisan. SDK sempat melakukan re-branding menjadi IndigoSpace SDK yang pernah kami ulas di blog ini pada tahun 2022. Namun, sejak pandemi melanda, kami sejujurnya agak kehilangan jejak mengenai perkembangan tempat ini. Hingga akhirnya, kami menginjakkan kaki di "rumah baru" mereka yang kini berada di kawasan GOR Tri Lomba Juang (TLJ). Perjalanan Pindah ke Tri Lomba Juang Rasa penasaran membawa kami mengulik sejarah perpindahannya. Ternyata, SDK sudah mulai memindahkan operasionalnya ke TLJ sejak Juli 2021 . Momen tersebut bertepatan dengan kebijakan PPKM Darurat, di mana layanan fisik ditutup sementara dan fokus pada persiapan markas baru di j...

🕌 Wajah Modern di Masjid Jami Pekojan: Ketika Bubur India Bertemu QRIS

Image
Seperti tahun-tahun sebelumnya, langkah kaki kami kembali tertuju ke sini setiap bulan Ramadan. Menyesap suasana bangunan bersejarah, mendengarkan ceramah yang meneduhkan, dan tentu saja, menanti semangkuk Bubur India dengan resep legendaris yang sudah bertahan ratusan tahun . Namun, ada satu pemandangan yang sempat luput dari ingatan kami. Penasaran? Geliat UMKM di Depan Masjid   Sabtu malam (21/2), kami sedikit dibuat kaget dengan deretan tenda yang terpasang rapi di depan Masjid Jami Pekojan. Apakah ada bazar atau pasar Ramadan dadakan? Maklum, selama ini setiap berkunjung ke sini, jarang sekali ada aktivitas "ekstra" seperti ini di area depan. Setelah memarkirkan sepeda dan berbincang dengan penyelenggara, barulah kami tahu kalau tenda-tenda tersebut bukan agenda internal pihak masjid. Melainkan inisiatif warga kampung sekitar yang berkolaborasi dengan para pelaku UMKM. Sebuah pemandangan yang segar, melihat ekonomi lokal ikut berdenyut di pelataran cagar budaya. Digitali...

🍊 Perpisahan Si Oranye: Hotel Harris Sentraland Semarang Rebranding Menjadi Horison Ultima

Image
Kami benar-benar dibuat kaget saat mendengar kabar Hotel Harris Semarang resmi berganti baju menjadi Horison Ultima . Perubahan ini ternyata sudah terjadi sejak awal tahun 2026. Padahal, setiap menuju Simpang Lima saat Car Free Day (CFD), kami sering melewati jalan utama menuju hotel ini tanpa menyadari ada transisi besar di baliknya. Apa yang sebenarnya terjadi? Kabar ini baru kami ketahui secara tidak sengaja saat bertemu rekan hotel yang dulunya merupakan tim pemasar Harris Hotel Semarang. Beliau yang kini bertugas di Grand Candi Hotel, mengundang kami dalam sebuah acara buka puasa (19/2). Mengingat beliau sudah sangat identik dengan Harris, perpindahan ini tentu mengejutkan bagi kami. Momentum Rebranding di Awal Tahun Karena penasaran, beberapa hari kemudian kami langsung meluncur ke lokasi. Kebetulan waktunya berbarengan dengan aktivitas Pasar Tumpah atau Pasar Minggu di sepanjang Jalan Ki Mangunsarkoro. Ini jadi alasan tepat bagi kami untuk memotret langsung perubahan yang terj...

📌 Dugderan Semarang 2026: Menikmati "Gong" Terakhir di Pelataran MAJT

Image
Tahun ini, kami memutuskan untuk mengambil sudut pandang yang berbeda. Jika biasanya ciri khas Dugderan yang kami incar adalah keriuhan arak-arakan di jalanan , kali ini fokus kami beralih ke titik akhir prosesi: Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) . Siapa sangka, suasananya ternyata tidak kalah ramai dan punya magnet tersendiri. Senin sore (16/2), ruas Jalan Gajah Raya tampak lebih padat dari biasanya. Kemacetan mulai mengular, terutama di akses masuk lingkungan MAJT. Semua mata tertuju pada kedatangan rombongan Wali Kota Semarang yang akan menutup tradisi Dugderan sebagai penanda datangnya bulan suci Ramadan. Ganti Suasana: Antara Nyaman dan Penasaran Sebenarnya, kami jarang memilih menunggu di MAJT. Bagi kami, momentum paling menarik biasanya tetaplah arak-arakan yang menempuh rute dari Balai Kota menuju Masjid Agung Semarang (Kauman). Namun, ada kalanya kami ingin ganti suasana. Selain alasan mencari perspektif baru, jujur saja, kami lagi malas harus ikut berdesak-desakan di pinggir ja...

🚀 Mengenal UpScrolled: Media Sosial "Jujur" yang Lagi Naik Daun di Awal 2026

Image
Beberapa waktu belakangan, lini masa mungkin sedang riuh dengan konten khas bulan puasa . Namun, di balik itu ada satu nama platform baru yang tengah jadi perbincangan hangat di awal tahun 2026: UpScrolled . Aplikasi ini disebut-sebut sebagai "perkawinan silang" yang unik antara visual ala Instagram, kecepatan teks ala X (Twitter), dan dinamika video pendek ala TikTok. Menarik untuk dikulik, siapa tahu kamu tertarik untuk mencobanya. Kami sendiri mulai mendengar gaungnya melalui platform Threads . Karena penasaran, akhirnya kami mencoba memasangnya di ponsel pada bulan Januari lalu. Satu poin plus yang kami sukai, UpScrolled rupanya cukup ramah dan responsif saat diakses melalui perangkat berbasis Chromebook. Latar Belakang Emosional dan Misi Kemanusiaan Saat kami menelusuri lebih jauh, salah satu alasan kuat mengapa UpScrolled begitu diminati adalah sosok di baliknya. Aplikasi ini dikembangkan oleh Issam Hijazi , seorang teknolog asal Australia berdarah Yordania. Menariknya,...

🥣 Menghidupkan Kembali Nasi Glewo, Kuliner Langka Semarang di Pasar Ambyar Horison Nindya

Image
Saat pertama kali mengitari deretan menu yang siap dihidangkan, pandangan kami sempat terhenti pada sebuah stall sederhana. Namanya Nasi Glewo . Awalnya terlihat biasa saja, namun setelah mendapatkan penjelasan dari pihak hotel, kami langsung bergegas mengambil piring. Oh, jadi begini penampakannya. Pernahkah terpikir ada kuliner Semarang yang sekilas mirip dengan Nasi Gandul khas Pati? Jujur saja, dalam dunia perkulineran kami merasa masih cukup awam. Namun jika bicara soal rekomendasi kuliner di Semarang, mungkin beberapa arsip artikel yang sudah kami tulis bisa menjadi referensi. Menariknya, Nasi Glewo belum pernah sekalipun mampir dalam postingan blog kami. Perjumpaan di Hotel Horison Nindya Semarang ini resmi menambah daftar panjang kekayaan rasa lokal yang patut kami rekomendasikan, meski untuk saat ini, lokasi yang baru bisa kami temukan adalah di hotel ini saja. Kuliner Legendaris yang Kian Langka Rasa penasaran membawa kami menelusuri jejaknya di jagat maya. Berbeda dengan T...