Posts

Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

📰 Menelusuri Jejak Tinta di Pecinan Semarang: Dari Rumah PoHan hingga Gang Pinggir (Bagian 1)

Image
Kami sangat antusias ketika informasi acara ini mampir di lini masa Instagram. Awalnya, kami tidak menyadari jika tanggal pelaksanaannya, 9 Februari , bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) . Sebuah kebetulan yang manis, bukan? Dengan tajuk 'Jejak Sejarah Pers di Pecinan Semarang' , mari ikuti rangkuman perjalanannya. Kesibukan kami kembali padat di awal Februari usai rentetan agenda di bulan Januari. Apalagi acara kali ini berlabel gratis namun kuotanya sangat terbatas. Sempat kami simpan saja informasinya, eh, malam harinya rekan sesama blogger menyodorkan formulir pendaftaran. Tanpa pikir panjang, langsung gaskan daftar saat itu juga. Ditemani Gerimis di Kepodang Seperti biasa, akses menuju lokasi di Jalan Kepodang, Kota Lama, yakni Rumah PoHan , kami tempuh dengan bersepeda. Kami tak menyangka pagi itu, Senin 9 Februari 2026, Semarang menyapa dengan gerimis yang mengundang. Namun, semangat kami tidak surut, apalagi setelah menyadari kaitan acara ini dengan HP...

🏬 Menatap Sisa Kejayaan di Pintu Masuk Simpang Lima Computer Center (SCC) Semarang

Image
Ternyata sudah setahun berlalu sejak terakhir kali kami memperbarui kabar tentang Plasa Simpang Lima Semarang . Saat sedang menikmati suasana Car Free Day (CFD) Simpang Lima pada Minggu pagi, 11 Januari 2026, roda ban sepeda kami terhenti sejenak. Mata kami berpapasan dengan sebuah pemandangan yang memicu melankoli: sebuah spanduk yang membentang tepat di depan pintu masuk. Entah kenapa, ada rasa sedih yang menyelinap saat memperhatikannya lebih dalam. Spanduk MMT berwarna oranye-kuning itu membentang di antara dua pilar marmer besar yang kokoh. Di tengah gempuran zaman, spanduk itu seolah menjadi satu-satunya 'suara' yang tersisa, mencoba berteriak kepada dunia luar bahwa di balik pintu kaca itu, denyut nadi jual-beli komputer dan ponsel masih berdenyut. Bertahan di Tengah Algoritma Marketplace Melihat pemandangan ini, ada rasa haru yang menyelip. Kita semua tahu, pusat perbelanjaan legendaris di jantung Kota Semarang ini sedang bertarung hebat melawan waktu dan dominasi alg...

🚗 Strategi Mal 23 Semarang Menjual "Debu Proyek" Lewat Komunitas Otomotif

Image
Kami tidak menyangka harus kembali memacu tenaga ekstra hanya untuk melihat keriuhan di Mal 23 Semarang . Terik matahari yang menyengat siang itu seolah tidak menyurutkan kayuhan pedal sepeda kami yang meluncur dari kawasan Gajah Raya menuju POJ City di pesisir utara. Semua ini demi mengintip seberapa "pecah" agenda Semarang’s Finest Automotive Meetup: 23 Sunset Drive yang digelar 31 Januari 2026 kemarin. Misi Khusus Menembus Pesisir Ketertarikan kami bermula saat poster Sunset Meetup ini mampir di beranda media sosial. Ada yang menarik dari sisi teknis; penyelenggara sudah menerapkan registrasi via scan QR Code yang simpel. Sebuah sentuhan digital yang apik untuk sebuah gelaran komunitas. Namun, kami membawa misi khusus. Mal 23 Semarang adalah magnetnya. Lokasi yang bagi kami "pengguna pedal" terasa sangat jauh dari pusat kota ini, justru memiliki nilai berita yang tinggi untuk dibawa ke blog dotsemarang . Dan syukurlah, misi itu sukses. Kami bahkan sempat meng...

🌙 Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadan 1447 H / 2026 M Kota Semarang

Image
Ramadan kembali menyapa. Jika tahun lalu kita mengawali puasa secara serentak, tahun ini sepertinya ada sedikit perbedaan dalam penetapan tanggalnya. Namun, bagi kami yang mengikuti anjuran pemerintah, ibadah puasa 1 Ramadan 1447 H akan dimulai pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Ramadan yang Lebih Awal   Ada yang unik di tahun 2026 ini. Jika tahun 2025 lalu puasa baru dimulai pada awal Maret, kali ini jadwalnya maju ke pertengahan Februari. Pergeseran waktu ini membawa atmosfer yang berbeda bagi warga Kota Semarang, terutama dalam mempersiapkan tradisi turun-temurun seperti Dugderan yang selalu menjadi ikon kebanggaan kita. Momen ini terasa makin istimewa karena kalender lunar dan hijriah jatuh dalam waktu yang berdekatan. Kota Semarang seolah mengajak warganya merayakan dua tradisi besar dalam satu tarikan napas, memperkuat nuansa toleransi dan keberagaman yang selama ini memang sudah menjadi jati diri kota ini. Panduan Waktu Imsakiyah Semarang 2026   Untuk memudahkan kawan-k...

🚲 Mengayuh Pedal ke Pasar Ambyar Nusantara di Hotel Horison Nindya Semarang

Image
Tentu senang sekali ketika kembali menerima undangan dari Hotel Horison Nindya Semarang untuk prosesi launching menu baru buka puasa tahun 2026. Buat yang masih bingung cari tempat bukber di area Semarang Timur, sepertinya tulisan ini datang di waktu yang tepat. Jalan Majapahit sore itu seperti biasa: padat dan dinamis. Namun, ada yang berbeda dengan cara kami menikmatinya kali ini. Bukan dari balik kaca mobil atau helm motor, melainkan dari atas sadel sepeda. Ya, kami memutuskan untuk gowes dari rumah menuju Hotel Horison Nindya Semarang demi memenuhi undangan pada hari Jumat, 13 Februari 2026 kemarin. Ini adalah tahun kedua kami diundang secara resmi, meski jika ditotal, ini adalah kali ketiga kami menginjakkan kaki di sini untuk urusan kuliner Ramadan. Ada semacam ikatan emosional (dan keringat yang bercucuran) saat akhirnya sampai di lobi hotel. Pasar Ambyar yang Bikin Penasaran Tahun ini, Horison Nindya mengusung tema yang cukup unik: Pasar Ambyar Nusantara . Begitu masuk ke Sant...

🏗️ Mengintip "Dalaman" Mal 23 Semarang: Eksklusif dari Balik Partisi Proyek

Image
Selama ini, kami hanya bisa memantau progres 23 Semarang Shopping Center dari balik pagar proyek POJ City. Banyak yang bertanya-tanya, apakah mal ini bakal sesuai dengan maketnya yang megah itu? Keberuntungan berpihak pada kami di akhir Januari kemarin. Saat ada gelaran komunitas otomotif di sana, kami berkesempatan masuk dan melihat langsung kondisi interior lantai bawah. Meskipun area Urban Forest di lantai 2 masih tertutup, aura mal kelas atas sudah terasa sangat kuat. Kami mengabadikan beberapa sudut menarik, mulai dari detail plafon yang futuristik, void yang megah, hingga pintu-pintu tenant besar yang ternyata sudah mulai dipasang labelnya. Penasaran bagaimana jeroan mal yang bakal opening Mei 2026 ini? Dokumentasi lengkap dan eksklusif ini sudah kami unggah di halaman Trakteer . Hitung-hitung sebagai apresiasi buat kami yang sudah nekat bersepeda dari Gajah Raya ke Marina demi liputan ini. Cek foto-fotonya di sini 📷 ( 10 foto ) Sampai jumpa di sana! Artikel terkait : 🏃‍♂️...

🥣 Menikmati Bubur Ayam Ijo: Sapaan Hangat di Pinggir Jalan Gajah Raya

Image
Sebenarnya kami tak berencana makan bubur ayam pagi itu. Namun, sebuah wajah yang tak asing seketika mengenali dan menyapa kami. Sebagai kawan lama, tentu kami membalas sapaan beliau dengan hangat. Alhasil, niat awal yang hanya sekadar lewat berubah menjadi momen untuk mencicipi bubur ayam yang beliau jajakan. Gerobak Nyentrik di Bawah Pohon Rindang Dari kejauhan, gerobak ini mudah sekali dikenali berkat warna hijaunya yang mencolok—mungkin itu alasan di balik nama Bubur Ayam Ijo . Meski gerobaknya "ijo", tenang saja, buburnya sendiri tetap berwarna putih bersih dengan siraman kuah kuning yang gurih, bukan bubur pandan atau sejenisnya. Kami bukan ahli kuliner atau blogger spesialis makanan yang paham istilah teknis dapur. Namun satu hal yang kami yakini: ketika rasa lapar sudah mendidih, kelezatan makanan pasti meningkat jadi 200 persen. Dan Bubur Ayam Ijo ini sukses mengeksekusi rasa lapar tersebut dengan baik. Detail Rasa dan Visual iPhone 5S Gambar yang kami sematkan dala...