Posts

Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

🌙 Jadwal Imsakiyah Bulan Ramadan 1447 H / 2026 M Kota Semarang

Image
Ramadan kembali menyapa. Jika tahun lalu kita mengawali puasa secara serentak, tahun ini sepertinya ada sedikit perbedaan dalam penetapan tanggalnya. Namun, bagi kami yang mengikuti anjuran pemerintah, ibadah puasa 1 Ramadan 1447 H akan dimulai pada hari Kamis, 19 Februari 2026. Ramadan yang Lebih Awal   Ada yang unik di tahun 2026 ini. Jika tahun 2025 lalu puasa baru dimulai pada awal Maret, kali ini jadwalnya maju ke pertengahan Februari. Pergeseran waktu ini membawa atmosfer yang berbeda bagi warga Kota Semarang, terutama dalam mempersiapkan tradisi turun-temurun seperti Dugderan yang selalu menjadi ikon kebanggaan kita. Momen ini terasa makin istimewa karena kalender lunar dan hijriah jatuh dalam waktu yang berdekatan. Kota Semarang seolah mengajak warganya merayakan dua tradisi besar dalam satu tarikan napas, memperkuat nuansa toleransi dan keberagaman yang selama ini memang sudah menjadi jati diri kota ini. Panduan Waktu Imsakiyah Semarang 2026   Untuk memudahkan kawan-k...

🚲 Mengayuh Pedal ke Pasar Ambyar Nusantara di Hotel Horison Nindya Semarang

Image
Tentu senang sekali ketika kembali menerima undangan dari Hotel Horison Nindya Semarang untuk prosesi launching menu baru buka puasa tahun 2026. Buat yang masih bingung cari tempat bukber di area Semarang Timur, sepertinya tulisan ini datang di waktu yang tepat. Jalan Majapahit sore itu seperti biasa: padat dan dinamis. Namun, ada yang berbeda dengan cara kami menikmatinya kali ini. Bukan dari balik kaca mobil atau helm motor, melainkan dari atas sadel sepeda. Ya, kami memutuskan untuk gowes dari rumah menuju Hotel Horison Nindya Semarang demi memenuhi undangan pada hari Jumat, 13 Februari 2026 kemarin. Ini adalah tahun kedua kami diundang secara resmi, meski jika ditotal, ini adalah kali ketiga kami menginjakkan kaki di sini untuk urusan kuliner Ramadan. Ada semacam ikatan emosional (dan keringat yang bercucuran) saat akhirnya sampai di lobi hotel. Pasar Ambyar yang Bikin Penasaran Tahun ini, Horison Nindya mengusung tema yang cukup unik: Pasar Ambyar Nusantara . Begitu masuk ke Sant...

🏗️ Mengintip "Dalaman" Mal 23 Semarang: Eksklusif dari Balik Partisi Proyek

Image
Selama ini, kami hanya bisa memantau progres 23 Semarang Shopping Center dari balik pagar proyek POJ City. Banyak yang bertanya-tanya, apakah mal ini bakal sesuai dengan maketnya yang megah itu? Keberuntungan berpihak pada kami di akhir Januari kemarin. Saat ada gelaran komunitas otomotif di sana, kami berkesempatan masuk dan melihat langsung kondisi interior lantai bawah. Meskipun area Urban Forest di lantai 2 masih tertutup, aura mal kelas atas sudah terasa sangat kuat. Kami mengabadikan beberapa sudut menarik, mulai dari detail plafon yang futuristik, void yang megah, hingga pintu-pintu tenant besar yang ternyata sudah mulai dipasang labelnya. Penasaran bagaimana jeroan mal yang bakal opening Mei 2026 ini? Dokumentasi lengkap dan eksklusif ini sudah kami unggah di halaman Trakteer . Hitung-hitung sebagai apresiasi buat kami yang sudah nekat bersepeda dari Gajah Raya ke Marina demi liputan ini. Cek foto-fotonya di sini 📷 ( 10 foto ) Sampai jumpa di sana! Artikel terkait : 🏃‍♂️...

🥣 Menikmati Bubur Ayam Ijo: Sapaan Hangat di Pinggir Jalan Gajah Raya

Image
Sebenarnya kami tak berencana makan bubur ayam pagi itu. Namun, sebuah wajah yang tak asing seketika mengenali dan menyapa kami. Sebagai kawan lama, tentu kami membalas sapaan beliau dengan hangat. Alhasil, niat awal yang hanya sekadar lewat berubah menjadi momen untuk mencicipi bubur ayam yang beliau jajakan. Gerobak Nyentrik di Bawah Pohon Rindang Dari kejauhan, gerobak ini mudah sekali dikenali berkat warna hijaunya yang mencolok—mungkin itu alasan di balik nama Bubur Ayam Ijo . Meski gerobaknya "ijo", tenang saja, buburnya sendiri tetap berwarna putih bersih dengan siraman kuah kuning yang gurih, bukan bubur pandan atau sejenisnya. Kami bukan ahli kuliner atau blogger spesialis makanan yang paham istilah teknis dapur. Namun satu hal yang kami yakini: ketika rasa lapar sudah mendidih, kelezatan makanan pasti meningkat jadi 200 persen. Dan Bubur Ayam Ijo ini sukses mengeksekusi rasa lapar tersebut dengan baik. Detail Rasa dan Visual iPhone 5S Gambar yang kami sematkan dala...

🤝 NextGen Founder Semarang: Menilik Ekosistem Bisnis dan Semangat Founder Muda di Kota Atlas

Image
Januari 2026 benar-benar menjadi bulan yang padat bagi aktivitas kami. Setelah sebelumnya disibukkan dengan berbagai agenda komunitas hingga media, kini ada ekosistem lain yang menarik untuk diperhatikan. Langkah kaki—atau lebih tepatnya kayuhan pedal sepeda kami—berhenti di Hotel GranDhika Semarang pada 20 Januari lalu. Awalnya, ketertarikan kami tersulut oleh nama besar MarkPlus . Sudah cukup lama nama ini tidak mampir di telinga kami dalam konteks event lokal. Kehadirannya jelas menjadi magnet bagi para pemilik usaha di Semarang. Tentu saja, kata "gratis" menjadi alasan tambahan mengapa kami rela menembus siang demi sebuah nama besar yang pernah memberi nilai pada eksistensi kami sebagai narablog di Semarang. Networking, Mentoring, dan "Daging" dari Para Speaker NextGen Founder bukan sekadar seminar biasa, melainkan wadah networking dan mentoring bagi para pendiri startup maupun UMKM yang ingin naik kelas. Digelar di Hotel GranDhika Semarang, kami bersyukur...

🚲 Geliat Onthel Speed: Ketika Aspal Pahlawan Jadi Sirkuit Tanpa Sadel

Image
Kawasan Car Free Day (CFD) yang biasanya identik dengan aktivitas olahraga santai atau sekadar berburu kuliner, belakangan ini menunjukkan wajah yang berbeda. Ada pemandangan yang mencuri perhatian di jantung Kota Semarang, tepatnya di sepanjang Jalan Pahlawan. Bukan deru mesin, melainkan deru ban tipis dari puluhan anak-anak yang menyulap jalanan depan kantor Gubernuran menjadi ajang balapan sepeda. Simpang Lima dan Magnet Jalan Pahlawan Sebagai kawasan CFD terbesar di Kota Semarang, Simpang Lima memang punya daya tarik luar biasa. Penutupan akses jalan yang meluas hingga ke Jalan Pahlawan memberikan ruang publik yang sangat lapang. Namun, jika kami tidak jeli mengelilingi sudut-sudutnya, mungkin aktivitas unik ini akan luput dari pandangan. Di sinilah, di depan kantor Gubernuran, fenomena "balapan sepeda onthel" ini berpusat. Sebenarnya kami sudah memantau aktivitas ini sejak beberapa bulan terakhir di tahun 2025. Namun memasuki awal tahun 2026, suasananya semakin masif. K...

🚲 Apakah Ada Fasilitas Parkir Khusus Sepeda di Hotel GranDhika Pemuda Semarang?

Image
Terakhir kali kami menyambangi Hotel GranDhika adalah tahun 2020 silam. Dan siapa sangka, kesempatan untuk kembali berkunjung baru datang lagi di awal tahun 2026 ini. Kebetulan ada sebuah event menarik yang melibatkan ekosistem pelaku bisnis di Kota Semarang. Tanpa pikir panjang, kami pun memutuskan untuk kembali "nggas" dengan bersepeda menuju lokasi. Kisah bersepeda kami kali ini merupakan lanjutan dari perjalanan sebelumnya ke UP PEAK Hotel Simpang Lima Semarang pada 13 Januari lalu. Namun, perjalanan ke GranDhika terasa sedikit lebih menantang. Jika di UP PEAK Hotel suasananya terasa lebih bersahabat karena acara dimulai pagi hari dengan rute yang relatif dekat dari kediaman kami, maka perjalanan menuju Hotel GranDhika di Jalan Pemuda ini punya cerita sendiri. Acara bertajuk NextGen Founder Semarang —yang kabarnya digawangi oleh MarkPlus—ini diadakan siang hari dengan jarak tempuh yang lebih jauh. Lumayan menguras keringat di tengah cuaca Semarang. Mencari Spot Parkir S...