Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Hari Kedua Goesmart 2018


Hari kedua acara #Goesmart2018 pembicara yang mengisi ada yang dari luar, maka kami yang tak begitu fasih bahasa Inggris sangat rugi tentunya. Meski begitu, kami dapat memahami dari slide yang dipersentasikan. Kamis pagi (11/10), kami sudah berada di PO Hotel. Mari kita lanjutkan.

Bila hari pertama acara yang kami ikuti, kami datang sekitar jam 10 pagi, maka hari kedua, kami datang lebih pagi. Acara berlangsung lebih awal dari kemarin.

Sama seperti hari pertama juga, hari kedua untuk acara setelah makan siang, kami tidak mengikuti. Kali ini bukan karena kami ada aktivitas lain, namun karena jam siang diperuntukkan untuk peserta tertentu yang mengirimkan paper atau semacam proposal yang untuk tema Smart City.

Pembicara luar

Bila hari pertama ada mas Hendi, Wali Kota Semarang yang membuka acara. Maka hari kedua ada mba Ita, Wakil Wali Kota.


Sesi Prof. Anthony Burke memaparkan bagaimana implementasi Smart City yang kini banyak dilakukan dibanyak negara, Asian khususnya. Selain Professor Burke yang berasal dari luar, ada Tay Kok Chin yang juga berasal dari luar, yakni Singapura.

Satu-satunya pembicara wanita dan juga dari luar adalah Dr. Firdaus yang berasal dari Malaysia. Beliau sangat lancar berbahasa Indonesia.

Live event

Berikut ini suasana acara saat tengah berlangsung yang kami rangkum dalam live tweet. Silahkan simak dan jangan lupa ikuti kami di Twitter untuk mengetahui acara-acara menarik lainnya.



..

Halaman ini bukan berisi ulasan atau review. Kami masih membawa suasana acara saja, termasuk hari pertama. Di masa depan ini sangat berguna tentunya bagi kami bila mendapatkan kesempatan kembali. Apalagi kami baru belajar dan terus sedang belajar.

Halaman berikutnya, kami akan membagikan hari terakhir atau hari ketiga yang banyak diisi dengan suasana di luar ruangan, yakni city tour. Ditunggu.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

🏃‍♂️ 23 Semarang BTS Run: Strategi Jenius Memasarkan "Debu Proyek" Menjadi Gaya Hidup