Posts

Showing posts with the label Puasa

Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

🏥 Sisi Lain Grand Opening Cardea Semarang: Menikmati Menu Hotel di Kawasan Jangli

Image
Biasanya, pengalaman menikmati menu berbuka puasa yang mewah identik dengan undangan dari hotel-hotel berbintang di pusat kota. Namun, kali ini ceritanya berbeda. Cardea Semarang , yang baru saja meresmikan cabangnya di kawasan Jangli pada bulan Maret 2026 kemarin, menyuguhkan pengalaman kuliner yang tidak kalah berkelas. Bisa dibilang, menunya sebelas dua belas dengan hotel, lengkap dengan konsep all you can eat yang sangat terasa premiumnya. Kami sempat mengulas mengenai peresmian fasilitas kesehatan dan fisioterapi mereka sebelumnya. Namun, ada cerita di balik layar yang rasanya sayang jika dilewatkan, terutama mengenai bagaimana rencana besar terkadang harus berkompromi dengan alam. Ketika Langit Semarang Tak Merestui Agenda Lari Sejatinya, Cardea ingin menanamkan memori mendalam pada momen grand opening tersebut dengan mengadakan kegiatan lari. Secara konsep, misi ini sangat tepat sasaran mengingat lokasinya berada di jalur favorit para pegiat olahraga di Semarang. Namun sayang ...

🍜 Mencicipi Eko Mie di Masjid Agung Jawa Tengah, Strategi Jemput Bola yang Mewah

Image
Nama Eko Mie mungkin masih terasa asing bagi sebagian telinga. Namun, momen Ramadan di Semarang tahun ini memberikan cara unik bagi kami untuk mengenal lebih dekat merek yang ternyata masih satu keluarga dengan Wings Food ini. Sebuah langkah pemasaran yang menarik, apalagi kami beruntung bisa mencicipinya langsung setelah sempat dibayangi rasa khawatir tidak kebagian. Setelah sebelumnya kami mengulas pengalaman mencicipi Coco Latte di akhir Maret lalu, kali ini kami kembali membawa cerita dari merek lain, namun dalam wujud makanan. Tak menyangka, momen Ramadan kali ini menyimpan banyak cerita menarik untuk dibagikan di blog. Awalnya, kami tidak menyadari bahwa tenda besar yang berdiri kokoh di halaman parkir depan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) adalah area promo Eko Mie. Tenda tersebut disiapkan khusus untuk membagikan hidangan secara cuma-cuma kepada para jamaah yang hadir. Usut punya usut, Eko Mie ini ternyata masih saudara kandung dengan Mie Sedaap, namun tampil lebih low profile...

☕ Mencicipi Coco Latte: Saat Hydro Coco dan Anomali Coffee "Salaman" di Pelataran MAJT

Image
Entah sejak kapan merek minuman yang sangat kuat branding -nya dengan air kelapa ini punya varian rasa kopi. Kami sendiri sedikit kaget, namun yang lebih menarik lagi, kami justru merasakannya langsung di lokasi yang tidak biasa, yaitu di pelataran Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Penasaran? Ikuti cerita kami. Sabtu sore (28/2), usai mengikuti agenda di sana, kami menyempatkan diri menunggu waktu berbuka di pelataran depan bangunan utama masjid. Suasana sore yang cerah membuat area ini sangat ramai oleh warga yang ngabuburit. Jika cuaca sedang bersahabat dan tidak hujan, menunggu azan Maghrib di sini memang sangat kami rekomendasikan. Apalagi, pihak MAJT juga biasanya menyediakan menu berbuka puasa secara cuma-cuma bagi jamaah. Kejutan dari Hydro Coco   Jika pada Ramadan tahun lalu kami sempat melihat aktivitas merek air mineral yang cukup masif mencuri panggung perhatian di sini, kali ini giliran Hydro Coco. Meski skalanya tidak sebesar itu dan lebih fokus pada aktivasi booth pe...

🏟️ Pasar Tiban Stadion Diponegoro Semarang: Tetap Eksis di Kala CFD "Libur" Saat Ramadan

Image
Ada pemandangan kontras yang menarik perhatian kami selama bulan Ramadan kemarin. Jika biasanya area Car Free Day (CFD) Simpang Lima dan Jalan Pahlawan sementara tidak diberlakukan, lain halnya dengan fenomena di Jalan Ki Mangunsarkoro. Pasar Tiban Stadion Diponegoro seolah tidak mengenal kata libur. Ada yang sempat memperhatikan juga? Akses Jalan yang Tetap Terkondisi Suasananya tetap sama seperti Minggu-Minggu biasanya. Akses jalan dari arah Jalan Ahmad Yani ditutup sebagian, sementara dari arah Jalan Mayjend Sutoyo, penutupan dilakukan secara penuh oleh petugas. Awalnya, kami sempat ingin mengintip suasana CFD Simpang Lima karena belum mendapatkan informasi resmi mengenai peniadaannya selama puasa. Namun, saat melintas dari Jalan Ahmad Yani menuju Simpang Lima, arus kendaraan melaju tanpa halangan. Justru keriuhan sebenarnya berpindah ke area sekitar stadion. Ekosistem Ekonomi Rakyat yang Tahan Banting Apa yang membuat Pasar Pagi Minggu—atau yang lazim disebut warga sebagai Pasar ...

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

Image
Alasan kuat mengapa kami setiap tahun selalu menyempatkan diri berbuka puasa di Masjid Layur (Masjid Menara) adalah ritual Kopi Arab -nya yang melegenda. Sensasi ikonik ini setara dengan bubur India di Masjid Pekojan; sebuah tradisi yang seolah menjadi menu wajib saat Ramadan di Semarang. Selain cita rasanya, suasana di dalam masjid ini memang selalu membuat candu. Rasa lelah mengayuh sepeda dari kediaman kami yang lumayan jauh seketika luruh begitu ban sepeda menyentuh area parkir masjid di kawasan Kampung Melayu ini. Suasana Syahdu di Kampung Melayu Selasa sore ( 24/2/2026 ), kami memilih waktu yang agak santai. Beruntung bukan Senin atau Kamis yang biasanya jadwal kami bertabrakan dengan hobi main bola di lapangan mini soccer . Sore itu, Kampung Melayu kembali membuktikan dirinya sebagai destinasi wisata religi yang kuat, terutama dengan sejarah masjidnya yang kini telah genap berusia 224 tahun . Bagi yang rutin mengikuti postingan kami, mungkin tidak ada yang terlalu "spesial...

☕ Menikmati Sensasi Turkish Coffee di Horison Nindya Semarang

Image
Kami tidak menyangka bisa menikmati segelas kopi khas ala Turki ini secara langsung di Semarang. Biasanya, pemandangan unik ini hanya bisa kami saksikan melalui layar media sosial atau video pendek yang berseliweran di timeline . Namun, tambahan topping kurma di atasnya membawa cita rasa yang benar-benar di luar ekspektasi. Pengalaman ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kami ke Hotel Horison Nindya Semarang pada pertengahan Februari kemarin. Pihak hotel mengundang kami untuk mencicipi paket menu buka puasa yang mereka siapkan sebagai sajian spesial menyambut bulan Ramadan tahun ini. Sebagai penikmat kopi—meski bukan level fanatik—apa yang dihadirkan Horison Nindya tentu memberikan nilai tambah yang luar biasa bagi pengunjung. Kapan lagi bisa melihat atraksi panci kecil yang digeser-geser secara ritmis di atas pasir panas? Uapnya mengepul pelan, menebarkan aroma kopi yang sangat kuat, pekat, dan berkarakter. Setelah proses seduh dirasa matang, karyawan yang bertugas menawark...

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang

Image
Tahun lalu, suasana buka puasa di Masjid Raya Baiturrahman Simpang Lima Semarang hanya kami dokumentasikan dalam bentuk galeri foto. Namun Ramadan kali ini, kami ingin menceritakannya lebih dalam di sini. Sebab, Baiturrahman lebih dari sekadar destinasi berburu takjil gratis; ia adalah ruang tamu paling inklusif di jantung Kota Semarang. Rabu sore (25/2), stang sepeda kami arahkan menuju kawasan Simpang Lima. Masjid yang kini genap berusia 52 tahun ini adalah saksi bisu sejarah. Sejak diresmikan tahun 1974, ia telah melihat bagaimana Simpang Lima bertransformasi dari lapangan terbuka menjadi pusat gravitasi ekonomi dan sosial yang modern. Inilah alasan kuat mengapa kami memasukkan masjid ini ke dalam daftar kunjungan wajib Ramadan setelah MAJT, MAS, Pekojan, dan Layur. Arsitektur Lokal di Tengah Modernitas Keistimewaan Baiturrahman terletak pada lokasinya yang sangat strategis. Meski dikepung gedung tinggi, masjid ini tetap mempertahankan identitas lokal dengan atap limasan. Selain nil...

🕌 Wajah Modern di Masjid Jami Pekojan: Ketika Bubur India Bertemu QRIS

Image
Seperti tahun-tahun sebelumnya, langkah kaki kami kembali tertuju ke sini setiap bulan Ramadan. Menyesap suasana bangunan bersejarah, mendengarkan ceramah yang meneduhkan, dan tentu saja, menanti semangkuk Bubur India dengan resep legendaris yang sudah bertahan ratusan tahun . Namun, ada satu pemandangan yang sempat luput dari ingatan kami. Penasaran? Geliat UMKM di Depan Masjid   Sabtu malam (21/2), kami sedikit dibuat kaget dengan deretan tenda yang terpasang rapi di depan Masjid Jami Pekojan. Apakah ada bazar atau pasar Ramadan dadakan? Maklum, selama ini setiap berkunjung ke sini, jarang sekali ada aktivitas "ekstra" seperti ini di area depan. Setelah memarkirkan sepeda dan berbincang dengan penyelenggara, barulah kami tahu kalau tenda-tenda tersebut bukan agenda internal pihak masjid. Melainkan inisiatif warga kampung sekitar yang berkolaborasi dengan para pelaku UMKM. Sebuah pemandangan yang segar, melihat ekonomi lokal ikut berdenyut di pelataran cagar budaya. Digitali...

🥣 Menghidupkan Kembali Nasi Glewo, Kuliner Langka Semarang di Pasar Ambyar Horison Nindya

Image
Saat pertama kali mengitari deretan menu yang siap dihidangkan, pandangan kami sempat terhenti pada sebuah stall sederhana. Namanya Nasi Glewo . Awalnya terlihat biasa saja, namun setelah mendapatkan penjelasan dari pihak hotel, kami langsung bergegas mengambil piring. Oh, jadi begini penampakannya. Pernahkah terpikir ada kuliner Semarang yang sekilas mirip dengan Nasi Gandul khas Pati? Jujur saja, dalam dunia perkulineran kami merasa masih cukup awam. Namun jika bicara soal rekomendasi kuliner di Semarang, mungkin beberapa arsip artikel yang sudah kami tulis bisa menjadi referensi. Menariknya, Nasi Glewo belum pernah sekalipun mampir dalam postingan blog kami. Perjumpaan di Hotel Horison Nindya Semarang ini resmi menambah daftar panjang kekayaan rasa lokal yang patut kami rekomendasikan, meski untuk saat ini, lokasi yang baru bisa kami temukan adalah di hotel ini saja. Kuliner Legendaris yang Kian Langka Rasa penasaran membawa kami menelusuri jejaknya di jagat maya. Berbeda dengan T...

🚲 Car Free Day Semarang Libur Selama Ramadan 2026, Kapan Aktif Lagi?

Image
Pertanyaan yang selalu muncul tiap tahun saat memasuki bulan suci: Apakah CFD Semarang tetap ada selama puasa? Kami tahu jawabannya hampir pasti nihil. Namun, ingatan kami sempat melayang pada momen di mana aspal Simpang Lima tetap dibuka untuk warga meski di tengah bulan Ramadan. Penasaran kapan itu terjadi? Mengulik Arsip CFD di Bulan Puasa Semarang tanpa Car Free Day (CFD) di hari Minggu pagi memang menciptakan atmosfer yang berbeda. Biasanya, kawasan Simpang Lima hingga Jalan Pahlawan sudah riuh rendah sejak matahari belum tinggi—mulai dari pelari yang serius, komunitas sepeda, hingga mereka yang sekadar berburu kuliner pagi. Kami sempat mencoba mengubek-ubek arsip untuk memastikan apakah CFD pernah benar-benar tetap berjalan saat puasa. Sayangnya, di catatan utama kami tidak menemukannya. Namun, penelusuran berlanjut ke blog galeri foto kami, dan ketemu! Ternyata pada Maret 2023 , aktivitas di jantung kota ini terpantau masih bergulir. Nah, apa kami bilang?! Kenangan visual mem...

🌙 Iftar Picnic: Tradisi Buka Puasa di Grand Candi Hotel Semarang Kembali Hadir

Image
Tradisi kental bulan puasa di Grand Candi Hotel Semarang akhirnya kembali kami sambangi setelah absen selama dua tahun. Rasa penasaran membuncah saat kami kembali diundang tepat pada hari pertama puasa. Kira-kira, apa saja hal menarik dari hotel bintang lima yang berlokasi di Semarang Atas ini untuk dibagikan kepada pembaca dotsemarang ? Undangan launching menu Iftar Ramadan sebenarnya sudah tiba jauh-jauh hari. Namun, saking padatnya jadwal, kami hampir lupa jika pelaksanaannya berbarengan dengan aktivitas di lapangan mini soccer . Sempat muncul keraguan, apalagi lokasi hotel di Jalan Sisingamangaraja ini punya tantangan tersendiri untuk diakses dibanding hotel-hotel di pusat kota. Namun, demi menjaga relasi dengan tim Marketing yang sangat akrab dengan pegiat blog di Kota Semarang, kami pun memantapkan diri untuk hadir. Filosofi Kehangatan dari India hingga Mesir Membawa nama yang konsisten sejak tahun 2020, Grand Candi Hotel kembali menghadirkan Iftar Picnic . Nama ini bukan seka...