Posts

Showing posts with the label Kesehatan

Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

🥾 Lawan Penuaan Dini Akibat Stres, Urban Hiking Semarang Tawarkan "Healing" Murah Meriah Lewat Jalur Blusukan

Image
Ada satu komunitas seru yang menarik perhatian kami sejak awal Desember kemarin. Apalagi saat itu, titik kumpul kegiatannya berada di Hotel Grand Candi Semarang. Nama komunitasnya adalah Urban Hiking Semarang (UHS) . Setelah kami telusuri lebih dalam, komunitas ini ternyata bukan sekadar wadah jalan sehat biasa, melainkan solusi nyata untuk melawan penuaan dini akibat stres perkotaan. Pernahkah Anda merasa lelah yang tidak kunjung hilang meski sudah akhir pekan? Hati-hati, itu mungkin bukan sekadar rasa capek biasa. Riset terbaru dari mindbodygreen mengungkapkan fakta medis yang mengejutkan: stres kronis dapat merusak telomere atau pelindung DNA tubuh manusia. Singkatnya, stres yang tidak terkelola dengan baik akan mempercepat penuaan unit terkecil tubuh (sel) dan memicu berbagai penyakit peradangan. Namun, ada kabar baik bagi warga Kota Lumpia. Kita tidak perlu mencari terapi mahal untuk memperbaiki kerusakan biologis tersebut. Penelitian menunjukkan bahwa kombinasi olahraga teratur...

🛌 Tidur Berkualitas: Kunci Rahasia Pemulihan Otot Maksimal dan Performa Bola yang Optimal

Image
Kami di sini sering membahas bagaimana olahraga dan gaya hidup sehat dapat mendukung aktivitas harian, termasuk sesi main bola atau fitness rutin. Mungkin sebagian besar dari kita fokus pada nutrisi atau program latihan, tetapi ada satu elemen penting yang sering terlewat: Tidur yang Berkualitas. Ya, bagi kami yang aktif bergerak, tidur bukan hanya soal istirahat. Tidur adalah bagian terpenting dari program pemulihan dan peningkatan performa, lho. Mari kami bahas mengapa tidur yang nyenyak menjadi faktor penentu apakah skill main bola kami akan meningkat atau malah rentan cedera. Berapa Jam Tidur yang Dibutuhkan? Secara umum, kebanyakan orang dewasa memerlukan tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam. Namun, bagi kami yang secara rutin berolahraga dengan intensitas tinggi—seperti atlet yang sering tanding atau latihan rutin bola—kebutuhan tidurnya bisa jadi lebih banyak. Tidur ekstra ini sangat krusial untuk memastikan tubuh mendapatkan waktu yang cukup untuk pemulihan optimal d...

6 Tanda Tubuhmu “Ngeluh” Kurang Serat, Jangan Disepelein!

Image
Pernah nggak sih ngerasa badan kok kayak kurang bertenaga, perut kembung, atau malah “macet” di kamar mandi? Eits, jangan buru-buru nyalahin bakso atau kopi susu kekinian yang kemarin kamu santap di Simpang Lima. Bisa jadi, tubuhmu lagi ngasih sinyal kalau asupan seratmu kurang, lho!  Sudah setahun tidak update tulisan tentang kesehatan . Kebenaran nih nemu bacaan menarik yang berhubungan dan kami juga menginginkan serat pada tubuh agar perut tetap lancar. Serat itu kayak superhero buat pencernaan dan kesehatan tubuh, tapi sering banget diabaikan. Nah, berdasarkan sumber dari luar yang kece, ini dia 6 tanda tubuhmu kekurangan serat. Yuk, cek apa aja! 1. Sembelit Jadi Langganan Kalau urusan “buang hajat” kok seret banget, kayak macetnya lalu lintas di Jalan Pahlawan pas jam pulang kerja, ini tanda klasik kurang serat. Serat bikin tinja lebih lembut dan gampang keluar, jadi kalau kamu cuma makan nasi pake ayam goreng tanpa sayur, jangan kaget kalau toilet jadi musuh. Solusinya? Tamba...

ANJASWARA, Alat Skrining Kesehatan Berbasis IOT

Image
Selain Ronaldia , ada Anjaswara yang diambil dari singkatan Anjungan Kesehatan Mandiri Warga Kota Semarang. Alat ini juga turut dikenalkan saat acara Rakerkes Kota Semarang 2024 bulan Juli kemarin. Seperti apa alatnya? Sekilas melihatnya seperti sebuah papan yang memanjang ke atas dengan bahan yang kokoh. Namun saat didekatin, alat kesehatan berbasis IOT ini bisa dilepas pasang sehingga mudah dibawa kemana-mana. Mengutip web resmi Dinkes Kota Semarang, Anjaswara merupakan alat skrining kesehatan berbasis IOT yang terdiri dari tiga komponen yaitu, tinggi badan, berat badan dan pemeriksaan gula. Karena masih dalam tahap pengembangan, ke depannya akan ditambahkan berbagai skrining Kesehatan. Deteksi Penyakit sedini mungkin adalah salah satu tujuan dilakukannya skrining Kesehatan. Sistem Anjungan ini menggunakan : Aplikasi antarmuka pengguna untuk desktop yang memungkinkan interaksi dengan perangkat keras dan memproses data pengguna Sistem analisis berbasis kecerdasan buatan untuk pengolah...

RONALDIA, Inovasi Layanan Robot Terbaru dari Dinkes Kota Semarang Tahun 2024

Image
RONALDIA singkatan dari Robot Layanan Dinas Kesehatan boleh Tanya Apapun ke Dia. Robot ini mengingatkan kami dengan robot sebelumnya yang bernama Ronaldo yang juga hasil inovasi Dinas Kesehatan Kota Semarang. Penasaran? Kami menjumpainya saat acara Rakerkes DinKes pada bulan Juli kemarin yang artikelnya sudah kami rilis duluan di sini . Sayangnya, kami tak banyak mengeksplore RONALDIA karena segera bergegas masuk ruangan mengikuti acara. Berbasi AI Kami sempat kembali melihatnya saat jeda istirahat makan siang. Sama seperti pendahulunya, robot ini juga berbasis AI atau kecerdasan buatan. Istilah yang tampak sangat familiar akhir-akhir ini. Dalam website resminya Dinkes Kota Semarang, robot ini sudah dilengkapi dengan berbagai fitur yang dapat berinteraksi dan bisa ber-navigasi karen sudah menggunakan 6 servo untuk menggunakan lengan kiri, kanan dan kepala. Kehadirannya sebagai bagian dari inovasi yang dikerjakan Dinkes sebagai salah satu upaya pengembangan tranformasi digital kesehata...

Perubahan Iklim dan Kesehatan Jadi Tema Besar di Rakerkes Semarang Tahun 2024

Image
Seminggu lalu, suhu udara di Kota Semarang mendadak lebih dingin dari biasanya. Khususnya pagi hari yang kami rasakan. Perubahan tersebut disebut sebagai fenomena bediding, yaitu cuaca akan lebih dingin dari biasanya.  Entah apa yang terjadi, linimasa media sosial ramai memperbicangkan dengan mengarah pada perubahan iklim. Padahal Kota Semarang terkenal dengan panasnya.  Kedua kalinya Saat kami sedang beraktivitas di luar ruangan, mendadak undangan datang dari perwakilan Dinas Kesehatan Kota Semarang yang ingin mengundang dotsemarang. Acara yang kurang lebih sama dengan tahun 2023, yaitu Rapat Kerja Kesehatan Kota Semarang yang disingkat RAKERKES. Saat melihat temanya yang super panjang, yaitu 'Perubahan Iklim dan Kesehatan Masyarakat Semarang Makin Kompak Makin Hebat Melesat Menuju Indonesia Emas' akhirnya kami tertarik mengikuti kembali. Maklum, undangan datang sore hari dan besok acaranya akan dimulai. Mepet sekali. Karena ada kalimat 'Perubahan Iklim' alasan kami be...

Ketika Teknologi Wolbachia Ramai di Media Sosial

Image
Salah satu inovasi pengendalian kasus demam berdarah yang memanfaatkan bakteri Wolbachia mendadak ramai diperbincangkan di media sosial. Kami pikir sedang ada kampanye kesehatan untuk kembali menyebarkan informasinya. Eh, ternyata. Menuai kontroversi, dan berkembang menjadi disinformasi yang beredar hingga penolakan masyarakat. Kami yang pernah ikut sosialisasi untuk Kota Semarang akhir tahun 2022 jadi tergerak untuk melihatnya. Kok, bisa? November 2023 Grup WhasApp mendadak ramai yang setelah sunyi beberapa waktu. Ada kekhawatiran di sana dengan kabar yang menyebar bahwa penyebaran nyamuk dengan teknologi Wolbachia merupakan misi Bill Gates dan dianggap menyebabkan kerusakan genetik. Bahkan, yang menggelitik dari info tersebut adalah misinya Bill Gates untuk membentuk genetik LGBT. Yah, itu klaim yang menyesatkan. Di X (Twitter), seorang dokter sampai harus membagikan informasi tentang nyamuk Wolbachia dengan sebuah utas atau threads. Sangat detail dan kami harap konten edukasi pak Do...

Mahapatih Gajah Mada, Inovasi Big Data Kota Semarang

Image
Mahapatih Gajah Mada merupakan upaya bergerak bersama dalam menghadapi issue/masalah masyarakat dengan menekankan paa kemandirian masyarakat dala mengatasi masalah sosial, ekonomi demi terciptanya masyarakat yang sehat dan kualitas hidup yang baik. Paragraf di atas kami ambil dari tulisan yang ada di halaman Mahapatih Gajah Mada. Kami sedikit bingung dengan hadirnya Mahapatih Gajah Mada yang berbentuk buku yang diberikan kepada peserta saat Rakerkes bulan Juli kemarin. Ya, itu dilaunching secara resmi oleh Dinas Kesehatan Kota Semarang. Bahkan, dihadiri Wali Kota Semarang yang menandakan betapa pentingnya Mahapatih Gajah Mada ini. Namanya tentu tidak asing di telinga kita yang mengingatkan pada sebuah tokoh pada era kerajaan. Tujuan Kami sudah mencari informasinya di internet tentang Mahapahit Gajah Mada by Dinkes Kota Semarang ini, hasilnya nihil alias tidak ada. Saat diluncurkan, kami mikir malah Mahapahit Gajah Mada akan hadir berupa aplikasi atau website. Mungkin saja ke depan...

Rakerkes 2023, Transformasi Kesehatan Demi Wujudkan Semarang Semakin Sehat

Image
Kamis kemarin (20/7), Dinas Kesehatan Kota Semarang menginisiasi acara bertajuk Rapat Kerja Kesehatan yang disingkat Rakerkes. Selain dihadiri seluruh Puskesmas se-Kota Semarang, hadir pula direktur rumah sakit, akademisi, organisasi profesi, lintas sektoral hingga media. Termasuk kami, bloger. Tidak menyangka bisa hadir di sini, apalagi tempat yang digunakan adalah hotel Aruss. Hotel bintang 4 yang kami incar semenjak awal-awal hotel ini berdiri. Eh..nggak tahunya malah karna mengikuti acara ini bisa berkunjung kemari. Transformasi Kesehatan Acara yang digelar selama 2 hari, Kamis hingga Jumat , ini sangat serius. Itu artinya acara bukan seperti diskusi bulanan yang biasa dilakukan Dinkes bersama komunitas seperti biasanya. Tidak heran tempat yang digunakan adalah hotel. Dalam acara, turut hadir Menteri Kesehatan yang memberi sambutan lewat online. Lalu, ada Wali Kota Semarang, Mbak Ita yang juga memberi kata sambutan sekaligus meresmikan (launching) Mahapatih Gajah Mada . Ini bukan a...

Melihat Isi Dalaman Tas Emergency Kit

Image
Bila biasanya unboxing hape atau laptop, kali ini melihat isi tas emergency kit yang biasanya digunakan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan. Isinya? Kasa streil hingga perban. Penasaran? Ini dilakukan pada saat acara pertemuan yang diinisiasi Dinas Kesehatan Kota Semarang pada bulan Mei kemarin. Intip acaranya di sini . Aktivitas ini disampaikan oleh tim Ambulance Hebat. Tentu, itu menarik perhatian kami dan undangan yang hadir. Apalagi dalam kegiatan, ada banyak relawan kesehatan yang hadir. Video Silahkan simak di video yang sudah kami unggah beberapa waktu lalu. Ada 2 versi yang kami bagikan. Versi panjang bisa dilihat di Pinterest atau di bawah ini.  Sedangkan versi pendek yang terdiri potong-potongan, tersedia di YouTube. Tinggal pilih saja, mana yang kamu suka. .... Tas emergency kit tentu sangat penting bagi dunia kesehatan karena merupakan peralatan wajib yang disediakan apalagi yang berhubungan dengan kegawatdaruratan. Tujuannya tentu untuk menunjang pelayanan dengan...

Manfaatkan Panic Button Ambulance Hebat Apabila Mengalami Kegawatdaruratan di Kota Semarang

Image
Meski sudah diluncurkan, fitur Panic Button yang tersedia di website ambulance hebat baru kami ketahui awal bulan Mei ini saat Dinas Kesehatan Kota Semarang mengadakan acara . Bagaimana cara mengaksesnya? Panic button merupakan tombol darurat yang dapat digunakan saat dalam kondisi yang membutuhkan penangan cepat atau kegawat daruratan. Panic button yang dihadirkan di dalam website Ambulance Hebat Kota Semarang melengkapi call center yang sudah ada seperti 112, 1500-132 dan 119. Bedanya dengan call center adalah kecepatan aksesnya saja. Secara fungsi sebenarnya sama apabila ingin menghubungi layanan emergenci yang ada di Kota Semarang. Seperti ambulance hebat semisalnya. Mengakses panic button Masyarakat bisa langsung menuju halaman website ambulance hebat yang beralamat di sini https://ambulance-hebat.dinkes.semarangkota.go.id . Tombolnya atau panic button tersedia di halaman utama yang bisa dilihat seperti gambar yang kami taruh di halaman ini. Tinggal klik dan nanti akan terhubung d...

Sharing Pengatahuan Kegawatdaruratan, Dinkes Kota Semarang Undang Banyak Relawan

Image
Selasa kemarin, tanggal 9 Mei , Dinas Kesehatan Kota Semarang kembali mengadakan acara yang membagikan informasi dengan mengundang awak media, komunitas relawan Kota Semarang dan kami, para pemilik blog. Tema besar yang jadi bahan diskusi adalah pengetahuan kegawatdaruratan Kota Semarang. Bertempat di Bakso dan Steak Pak Djono yang berada di jalan Kenconowungu,  acara cukup ramai karena dihadirin banyak relawan Kesehatan. Kami baru mengetahui keberadaan mereka, syukurlah kami turut hadir. Dari daftar absen yang kami lihat, beberapa relawan yang datang adalah Miksemar Bankom Polrestabes Semarang Sarda Jateng Info Taruna Semarang Relawan Semarang Hebat Relawan Call Center 112 Mungkin masih ada lagi yang belum tercatat Yang menarik dari relawan adalah mereka sudah dibekali kemampuan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu sehari-hari atau SPGDTs. Bahkan, membawa tas  emergency kit yang selalu siap dalam keadaan apapun. Inovasi Dinkes Kota Semarang Acara utama sendir...

Wolbachia Teknologi yang Ramah Lingkungan

Image
Wolbachia yang merupakan bakteri alami dan terdapat pada 50% serangga disebutkan aman untuk diterapkan. Bahkan dalam hasil analisis risiko oleh tim yang dibentuk Kemenristek dan Balitbangkes Kemenkes dalam 30 tahun risiko teknologi Wolbachia dapat diabaikan. Halaman ini kembali melanjutkan postingan yang diterbitkan bulan Desember 2022 tentang Wingko Semarang , yaitu program pengendalian DBD di Kota Semarang. Wolbachia jadi semacam upaya untuk menekan penyebaran DBD. Beberapa kota sudah melakukannya, dan sekarang giliran tiba di Kota Semarang.  Apakah aman? Beruntung slide persentasi yang dipaparkan dibagikan kepada peserta saat kami turut hadir mengikuti kegiatan workshop di bulan Desember kemarin. Dalam slide, teknologi Wolbachia aman dan ramah lingkungan. Menambahkan referensi, kami mengutip dari halaman website kemes.go.id yang menulis bagaimana uji coba nyambuk ber-Wolbachia telah dilakukan di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Hasilnya, di lokasi yang telah disebar Wolbac...