Posts

Showing posts with the label Pecinan

Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

🚩 Kirab Budaya Ho Tek Tjing Shin: Kemeriahan 160 Tahun Klenteng Ling Hok Bio Semarang

Image
Kawasan Pecinan Semarang kembali berdenyut kencang bulan ini. Setelah keriuhan Pasar Imlek Semawis beberapa waktu lalu, suasana serupa kembali hadir melalui perhelatan yang jauh lebih masif. Menariknya, event kali ini bukan sekadar hajatan lokal, melainkan magnet bagi perwakilan klenteng dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Namun, ada sedikit bumbu "tragis" dari sisi kami; justru kami sendiri gagal menyaksikannya secara langsung di lapangan. Beruntung, jalinan pertemanan antar komunitas membuat kami tetap mendapatkan dokumentasi menarik untuk dibagikan di sini. Agenda Langka 3 Tahunan Acara yang berlangsung selama dua hari pada akhir pekan kemarin, Sabtu dan Minggu (11-12 April 2026), merupakan rangkaian peringatan HUT ke-160 Klenteng Ling Hok Bio. Fokus utama yang paling menyita perhatian tentu saja kirab budaya yang mengelilingi labirin Pecinan Kota Semarang pada Minggu sore. Mengapa event ini terasa begitu istimewa hingga kami memasukkannya dalam daftar "5 Kirab...

🏮 Ketuk Pintu 2026: Ritual "Kulo Nuwun" dan Penelusuran Sudut Tersembunyi di Pecinan

Image
Setelah sekian lama absen, tahun 2026 ini akhirnya kami memastikan diri untuk ikut berpartisipasi dalam tradisi Ketuk Pintu . Ritual tahunan ini biasanya digelar tepat setelah prosesi Selametan di Klenteng Tay Kak Sie . Kehadiran beberapa rekan sesama blogger dan penghobi foto membuat langkah kaki kami terasa lebih bersemangat menyusuri aspal Pecinan edisi kali ini. Bagi yang belum familiar, Ketuk Pintu adalah ritual khas masyarakat Tionghoa di Semarang sebagai penanda dimulainya rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek dan gelaran Pasar Imlek Semawis . Tradisinya memiliki magis tersendiri. Jika prosesi Selametan terasa khidmat dan puitis, maka Ketuk Pintu adalah bentuk "permisi" yang sangat santun—sebuah penghormatan kepada leluhur dan dewa-dewi tuan rumah sebelum keriuhan festival dimulai. Warna-Warni Kebaya di Tengah Modernitas Aktivitas ini sejatinya menyerupai kirab atau arak-arakan dengan berjalan kaki. Di tengah modernitas Kota Semarang, melihat para tokoh masyarakat dan w...

📰 Menelusuri Jejak Tinta di Pecinan Semarang: Dari Rumah PoHan hingga Gang Pinggir (Bagian 1)

Image
Kami sangat antusias ketika informasi acara ini mampir di lini masa Instagram. Awalnya, kami tidak menyadari jika tanggal pelaksanaannya, 9 Februari , bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) . Sebuah kebetulan yang manis, bukan? Dengan tajuk 'Jejak Sejarah Pers di Pecinan Semarang' , mari ikuti rangkuman perjalanannya. Kesibukan kami kembali padat di awal Februari usai rentetan agenda di bulan Januari. Apalagi acara kali ini berlabel gratis namun kuotanya sangat terbatas. Sempat kami simpan saja informasinya, eh, malam harinya rekan sesama blogger menyodorkan formulir pendaftaran. Tanpa pikir panjang, langsung gaskan daftar saat itu juga. Ditemani Gerimis di Kepodang Seperti biasa, akses menuju lokasi di Jalan Kepodang, Kota Lama, yakni Rumah PoHan , kami tempuh dengan bersepeda. Kami tak menyangka pagi itu, Senin 9 Februari 2026, Semarang menyapa dengan gerimis yang mengundang. Namun, semangat kami tidak surut, apalagi setelah menyadari kaitan acara ini dengan HP...

🚀 Spotted di Pecinan Semarang: Bank Mandiri Pasang Logo Alipay Gede, Sinyal Semarang Ramah Turis China!

Image
Perhatian kami di kawasan Pecinan Semarang mendadak tertuju pada semburat warna orange yang begitu mencolok mata. Alipay ? Kami sempat bertanya-tanya, apakah logo dompet digital raksasa asal Tiongkok ini sudah lama terpampang di fasad Bank Mandiri cabang Semarang Wotgandul ? Tapi, apa sebenarnya makna di baliknya? 🎯 Bukan Stiker Temporer, Tapi Sinyal Resmi! Gambar yang kami abadikan beberapa waktu lalu ini menunjukkan betapa agresifnya penampakan logo Alipay di sana. Bukan sekadar stiker, melainkan signage resmi, permanen, yang berdiri berdampingan dengan banner besar bertuliskan “Semua Aplikasi Pembayaran”. Lokasi cabang Bank Mandiri ini sangat strategis dan menarik: 2 Menit jalan kaki dari Klenteng Tay Kak Sie. 5 Menit dari Pasar Gang Baru. 10 Menit menuju Sam Poo Kong (salah satu destinasi wajib bagi turis dari Tiongkok). Melihat konteks ini, kami yakin ada misi khusus di balik penempatan signage Alipay di jantung Pecinan Semarang. Apakah ini isyarat bahwa Semarang semakin...

Waroeng Semawis Re-Opening 2025: Kuliner Malam Pecinan Semarang Nyambung Langsung ke Pekojan Cafe Street

Image
Pecinan Semarang lagi on fire! Setelah Pekojan Cafe Street sukses jadi magnet anak muda dengan street coffee kekiniannya, kini giliran Waroeng Semawis comeback sebagai ikon kuliner malam Pecinan yang dirindukan. Lokasinya di Gang Warung , cuma 5 menit jalan kaki santai dari Jalan Pekojan —bayangkan: setelah chill ngopi di Tersenyum Kopi atau Pipi Coffee , langsung lanjut hunting kulineran legendaris di pasar malam ini. Revitalisasi kawasan Pecinan oleh Pemkot Semarang dengan total anggaran fantastis (sekitar Rp76 miliar) memang sukses bikin gairah pariwisata malam di Kota Lumpia ini naik level. Yuk, simak cerita lengkap re-opening akbar Sabtu lalu dan kenapa Waroeng Semawis wajib masuk list tujuan weekend kami! Waroeng Semawis: Ikon Kuliner yang Kembali Hidup Lebih Estetik Bagi warga Semarang, Waroeng Semawis bukan lagi nama baru. Dulu, pasar malam ini selalu ramai tiap akhir pekan, sukses menarik ribuan wisatawan untuk menikmati kelezatan otentik seperti lumpia Semar...

Pekojan Cafe Street: Dari Jalan Tua Pecinan ke Surga Nongkrong Anak Skena Semarang

Image
Pernah nggak sih, lewat Jalan Pekojan saat bulan puasa menuju Masjid Jami Pekojan , lalu terkejut melihat jalanan itu sekarang berubah total jadi lautan kursi plastik penuh anak muda yang asyik nyeruput kopi? Kami sendiri beneran kaget! Tempat yang dulunya sepi dan gelap, kini mendadak jadi hotspot nongkrong baru di Semarang! Trotoar yang direnovasi rapi oleh Pemkot Semarang ternyata jadi “karpet merah” buat fenomena Pekojan Cafe Street, pusat street coffee yang lagi hits banget di Kelurahan Purwodinatan, Semarang Tengah. Penasaran gimana jalan tua di kawasan Pecinan ini bisa jadi magnet anak skena Semarang? Yuk, simak cerita lengkap dari kami, termasuk pengalaman mampir langsung ke sana! Pekojan Sebelum Viral: Transformasi dari Sepi ke Sorotan Dulu, Jalan Pekojan itu cuma dikenal sebagai penghubung antara Kota Lama dan Pecinan, letaknya dekat Kelenteng Tay Kak Sie dan Pasar Semawis . Malam hari? Suasananya gelap, trotoar rusak, dan nggak banget buat orang pengen mampir. Tapi, ...

Bolang-Baling Termahal di Kota Semarang?

Image
Sabtu malam lalu (20/9), kami kembali ke Bolang-baling Gang Lombok. Dulu, saat pertama kali mencicipinya di tahun 2019 , harganya masih Rp7.000. Sekarang? Jalan Pekojan, Semarang, belakangan ini memang jadi sorotan di media sosial karena mendadak ramai dikunjungi anak muda. Saking ramainya, beberapa pengguna medsos sampai menyebutnya 'Semarang fomo' .  Kami mencoba melihat langsung fenomena ini dan memang benar adanya. Luar biasa, tapi kami akan bahas di lain waktu. Sekarang, kami mau fokus ke jajanan satu ini yang harganya bikin geleng-geleng kepala dan jualannya ada di sekitar Pekojan juga. Bolang-Baling Gang Lombok Lokasinya masih sama seperti dulu, yaitu di dekat jembatan arah Klenteng Tay Kak Sie. Gerobaknya tampak lebih rapi dan menarik dari sebelumnya. Yang bikin senang, mereka sudah menerima pembayaran non-tunai lewat QRIS. Awalnya, kami tak ada niat membeli jajanan ini saat memantau Pekojan. Entah kenapa, ban sepeda kami tiba-tiba berhenti di depan gerobaknya. Kami pik...

Kawasan Pecinan Direncanakan Akan Direvitalisasi

Image
Ada kabar baik awal tahun ini. Kawasan Pecinan Kota Semarang akan direvitalisasi. Mendengar kata revitalisasi jadi ingat Kota Lama dulu yang juga pernah dilakukan revitalisasi . Menarik untuk melihat prosesnya nanti. Kawasan padat yang bakal penuh tantangan untuk melakukannya. Kabar mengenai revitalisasi Pecinan datang dari google alert yang kami atur. Saat kami cari berita resminya, kami menemukannya di website resmi Pemkot Kota Semarang yang beralamat semarangkota.go.id . Dalam artikel yang dipublish tanggal 24 Januari 2024 kemarin ini, ternyata fokus utamanya ada di sekitar kali Semarang. Postingan aslinya bisa buka di sini . Menurut Wali Kota yang ditulis di sana, Kali Semarang nantinya akan disulap lebih menarik dengan menawarkan akses kapal wisata. Kalinya yang akan terhubung dari belakang Balai Kota sampai ke muara di Bandarharjo.  10 miliar Meski rencana besar Wali Kota sangat menarik, revitalisasi belum bisa dilakukan secara menyeluruh tahun ini. Langkah awalnya akan difo...

Konsep Baru Pasar Imlek Semawis Tahun 2023

Image
Acara yang sudah 2 tahun belakangan ini ditiadakan, akhirnya kembali datang. Penyelenggara tidak ingin tampil biasa saja dan bahkan, sedikit memberi kejutan dengan konsep baru yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Untunglah langit juga berkehendak, Kota Semarang cerah dari awal hingga acara berakhir. Tahun 2023, kegiatan Pasar Imlek Semawis diselenggarakan dari tanggal 20 - 22 Januari. Lokasinya berbeda dari sebelumnya. Kali ini ditaruh di Pasar Gang Baru sampai ke Gang Warung. Rute yang sangat panjang tentunya. Pintu gerbang Kami sangat bersemangat menyambut acara tahunan di Kawasan Pecinan ini. Sayangnya, tahun ini akses kami terbatas. Tidak ada undangan seperti tahun-tahun lalu untuk kalangan bloger yang biasanya disamaratakan dengan awak media. Sepertinya mereka mulai selektif dan mencari yang lebih kredibel. Karena sudah jadi kebiasaan untuk datang, kami sempat mengintip acara saat malam pembukaan. Pintu gerbang utama yang biasanya penuh ornamen ternyata ditaruh di depan pintu...

Mengunjungi Makuta Jamu Cafe Semarang

Image
Dari brandingnya saja sudah unik, cafe jamu? Lokasinya juga menarik, kawasan Pecinan . Salah satu destinasi wisata yang patut dikunjungi selain Kota Lama. Penasaran? Yuk, intip perjalanan kami ke sini awal tahun 2022.  Mengunjungi, kata yang lebih pas kami sematkan untuk judul tulisan ini karena memang kami bukan dalam rangka nongkrong atau minum kopi di sini sebenarnya. Melainkan tur wisata rame-rame. Dan kebenaran kali ini bareng rekan-rekan pemandu wisata Kota Semarang. Bangunan kuno? Entah, melihat sekilas dari luar bangunan ini seperti sudah ada sejak dulu. Bukan bangunan baru yang penuh aksesoris masa kini. Bangunannya juga tidak begitu besar, seperti sedang berkunjung ke rumah saja. Masuk ke dalam, baru kita disajikan suasana yang lebih modern. Ada dapur terbuka, tempat duduk ala kafe dan etalase kaca dengan produk-produk herbal. Balutan kuno masih terasa dari interior bangunan yang bisa terlihat dari atap-atap. Apakah ini semacam perpaduan yang membuat nostalgia? Kafe jamu ...

Mengintip Ruangan Hotel Pantes Pecinan Semarang

Image
Meski bukan bagian dalam daftar kunjungan tur , kesempatan untuk bisa melihat ke dalam hotel yang berada di jalan Kalikuping ini tidak kami sia-siakan. Kapan lagi, masa harus menginap dulu. Jujur, kami baru ngeh ada hotel yang keberadaannya tidak terlalu mencolok. Tersembunyi, tapi tidak jauh dengan jalan utama. Seperti menemukan permata yang tersembunyi. Ditambah lagi bangunannya juga bukan sebuah gedung yang menjulang tinggi, namun bentuk rumah yang memanjang ke belakang. Hotel Pantes Pecinan memang level bintangnya hanya satu, terjawab sudah alasannya. Melihat ruangan kamar Lobi hotel Kami yang masuk dengan peserta tur yang berasal dari HPI Kota Semarang seperti mendapatkan akses yang tidak akan bisa diperoleh jika kami pergi sendiri. Meski terlihat biasa dari luar, saat sudah masuk perasaan kami sedikit tertegun dengan suasana interior lobinya yang menarik. Mantabs! Spot foto Bila baca blognya hotelpantes.com , konsep desain interior yang diusung adalah bergaya vintage-chinoiserie ...