Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Survei Tentang Gen Z: Kehadiran Merek Tahun 2024 Semakin Lebih Penting

Orang-orang pemasar atau siapa pun yang menargetkan Generasi Z sebagai pasar harus melihat survei ini. Tren video pendek rasanya semakin merajela dan sekarang lebih fokus pada konten tertentu. Selengkapnya.

Kami sangat tertarik dengan laporan yang dibuat situs marketingbrew.com yang dipublish pada tanggal 5 Januari 2024 kemarin. Meski harus digaris bawahi terlebih dahulu, jika survei yang dilakukan lebih merujuk pada generasi Z di luar Indonesia. 

Hasilnya, tentu tidak akan sama dengan tingkah laku Gen Z di Indonesia. Meski begitu kami lihat ini tetaplah penting, khususnya pemasar maupun pembuat konten.

Umur Gen Z di tahun 2024

Kehadiran Gen Z diklasifikasikan dari rentang usia kelahiran 1997-2012. Itu artinya umur Gen Z paling tua tahun 2024 adalah 27 tahun. Sedangkan Gen Z termuda berumur 12 tahun.

Dikatakan tahun ini oleh penulis laman marketingbrew.com, Alysaa Meyers, daya beli Gen Z terus meningkat. Tulisan yang bisa kamu baca di sini secara lengkap merupakan hasil survei dari Morning Consult. Laporannya sendiri dibuat pada tahun 2023 pada bulan Oktober dan November. 

4 jam sehari

Gen Z mendedikasikan waktunya berjam-jam setiap hari untuk aktivitas online. Sekitar 35% dari survei mencatat bahwa waktu yang dipakai adalah 4 jam per hari. Hasilnya memang sedikit menurun dari tahun 2022 yang mencapai angka 38%.

Platform paling banyak digunakan

Menurut Morning Consult, YouTube, Instagram, TikTok dan Snapchat disebut sebagai platform yang paling banyak digunakan di kalangan Gen Z.

Sedangkan X atau Twitter mengalami penurunan sebesar 8 poin persentasi dalam hal pangsa Gen Z yang mengatakan bahwa mereka menggunakan platform tersebut pada tahun 2023 dibandingkan tahun 2022.

Hiburan

Hasil survei juga menemukan bahwa sebagian besar Gen Z beralih ke media sosial untuk hiburan atau melihat-lihat. Sementara lebih sedikit lagi yang menggunakannya untuk memposting diri mereka sendiri.

"Dengan semakin berkurangnya perilaku memposting, kehadiran suatu merek di media sosial menjadi lebih penting dari sebelumnya".

Video ulasan

Video ulasan dapat menjadi alat yang ampuh bagi merek. Ada 53% Gen Z mengatakan bahwa jenis konten tersebut telah menghasilkan pembelian. 

Pemasar harus mengetahui ini untuk lebih memfokuskan pada video ulasan. Kita tahu tren video pendek sangat disukai beberapa tahun terakhir. Bukan hanya video pendek, video standar juga bisa dimanfaatkan tahun ini.

...

Apa yang bisa kita dapatkan dari survei ini? Menurut kami sendiri (baca dotsemarang), hal terpentingnya adalah video ulasan atau review. Konten seperti ini akan semakin disukai oleh Gen Z yang berdampak pada aktivitas pembelian.

Bagaimana TikTok Shop yang akhirnya beraktivitas kembali karena menyadari pangsa pasar Indonesia. Shopee Video yang fokus pada video keranjang kuning, Instagram yang terus mencoba dan terbaru adalah YouTube Shorts yang juga memiliki keranjang belanja.

Artikel di atas masih panjang sebenarnya ulasannyayang ditulis Alysaa. Masih ada pembahasan tentang AI hingga skeptisme olahraga bagi Gen Z. Kalau sempat, kami akan melanjutkannya. Jika penasaran, silahkan klik link yang sudah kami bagikan di halaman ini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ Melihat "RT Online" di Kelurahan Sambirejo Semarang: Inisiatif Smart City yang Menembus Gang