Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Fokus Konten Shopee Video Tahun 2024?

Bulan oktober lalu, kami membahas bagaimana algoritma Shopee Video yang berubah setelah TikTok Shop. Ternyata algoritma tersebut masih belum berubah hingga postingan ini terbit. Jadi, mulai sekarang sudah fokus ke video produk saja?

Tahun 2024 tinggal hitungan minggu. Kami sekarang rasanya semakin tidak fokus menerapkan pemasaran konten video di platform Shopee Video, meski memiliki jumlah pengikut yang lebih besar dari akun YouTube kami. 

Fokus For You Page (FYP)

Semenjak FYP Shopee Video berubah dari bulan Oktober, jumlah tayangan video yang kami bagikan merosot tajam. Fokus Shopee Video sekarang adalah video dengan keranjang belanja.

Satu sisi dilema buat kami, namun sisi lain perhatian kami bisa teralihkan untuk terus mengikuti. Beberapa video yang memberikan konten promosi cukup menarik dan tanpa sadar minat belanja kami hampir saja terbangkitkan.

Ya, kami berusaha menahan diri karenanya. FYP sepertinya sangat sukses untuk penonton seperti kami yang hanya membuka aplikasi tapi tidak membeli.

Tren tahun 2024

Sambil memikirkan strategi untuk memaksimalkan konten dotsemarang, sepertinya tahun 2024, tren video di Shopee Video akan fokus pada video berkeranjang belanja.

Sebenarnya kami bisa saja menaruh keranjang seperti video-video yang dibagikan. Hanya saja, toko yang kami bawa produknya ke dalam video kami tentu hanya si pemiliknya yang dapat untung. Sedangkan kami, tidak pastinya.

Tren ini sangat menguntungkan bagi pelaku bisnis dalam memanfaatkan aplikasi Shopee. Terlebih memiliki toko di sana. Kami rasa sekarang siapa saja dengan mudah membuat video. 

Tawarkan produk dengan pengalaman pribadi lewat suara. Rekam video dengan gambar yang terang dan jelas, dan kasih musik yang sedang tren.

Manfaatkan halaman pencarian

Seperti mudah masuk halaman FYP saja, padahal rasanya sulit juga untuk menarik perhatian. Ya, untunglah Shopee Video memiliki halaman Pencarian yang berada di sebelahnya.

Bila sulit masuk FYP, pemilik bisnis atau kreator video dapat memanfaatkan kolom pencarian. Di sana ada banyak tagar yang ditampilkan. Tagar tersebut semacam tantangan sebenarnya yang dapat diikuti sehingga menarik penonton.

📝 Perhatian! Ini adalah analisa dan opini dari dotsemarang. Tidak ada data resmi yang kami gunakan sebagai referensi. Sehingga tren ini bisa berubah sewaktu-waktu. Mohon maaf apabila harapanmu sangat tinggi untuk postingan ini.

...

Sebagai pembuat konten di Shopee Video yang tidak menggunakan keranjang belanja, kami sadar sepertinya harus dibatasin aktivitas kami di Shopee Video. Tapi bukan berarti kami akan meninggalkan platform tersebut.

Untuk strategi pemasaran video, gunakan trik yang sudah kami tulis di halaman ini. Semoga sedikit banyak membantu menarik penonton dan bisnisnya lancar.

Sampai jumpa tahun depan, eh tahun 2024. Perubahan sangat cepat, terus pantau perkembangannya yang terjadi.

Artikel terkait :

Comments

  1. Loh kan kalau menautkan keranjang kuning di video itu kita bisa dapet komisi kak. Meskipun itu barang dari toko lain, dan kalau ada orang yg check out lewat keranjang kuning yg kita tautin itu kita dapet komisi. Kan ada program affiliate

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul. Tapi ada sebagian pembuat konten yang tidak terdaftar dalam program tersebut. Untuk tren seperti itu emang arahnya ke sana. Dulu masih bisa video yang biasa.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

🎬 Tren Pemasaran Film Indonesia di Threads: Tiket Gratis, Riuhnya Agensi Kilat, Hingga Realita Kreator di Lapangan

📶 Nyoba Wi-Fi Publik Pemkot Semarang di Tri Lomba Juang: Adem Tempatnya, Gimana Kecepatannya?

🔥 Menemukan Petis Kangkung di Jalan Jolotundo: Kuliner Legendaris Semarang yang Bertahan di Tengah Dinamika Kota

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

🏛️ Menonton Pembukaan FKL 2026 dari Layar Kaca: Antara Kemegahan Seremoni dan Realitas Lapangan