Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Ketika Gen Z Membanjiri Event Modifikasi Mobil

Bicara Generasi Z tidak ada habisnya apabila membahas tentang dunia pemasaran. Gen Z dianggap sebagai bagian keberhasilan bila sukses merekrut mereka dalam hal-hal tertentu, semisalnya acara yang digelar di Sam Poo Kong bulan Mei kemarin.

Sudah sangat lama tidak menulis tentang generasi yang lahir pada tahun 1997-2012 atau generasi setelah milenial. Kali ini kami tidak membahas bagaimana cara menarik mereka atau kelebihannya, melainkan kehadiran mereka di acara.

Ya, itu cukup menarik buat kami. Biasanya kami melihat pola Gen Z di Kota Semarang lewat bioskop. Bila suatu film bisa menarik perhatian merek (gen z), dipastikan filmnya akan bertahan lebih lama atau bisa sukses tembus box office (1 juta penonton).

Mendadak jadi fotografer

Kami ikut hadir di acara road to OLX Autos Indonesia Modification & Lifestyle Expo 2023 yang digelar di Sam Poo Kong tanggal 20 Mei kemarin. 

Saat sudah di dalam, banyak anak muda dari kalangan generasi Z yang membanjiri plataran yang banyak terdapat mobil-mobil dipajang. Entah kenapa pandangan kami malah teralihkan keberadaan mereka ketimbang mobil modifikasi.

Mereka seperti fotografer handal atau profesional, atau memang profesi yang digeluti, mengambil gambar tiap mobil yang mereka dekati. 

Tidak peduli dengan perangkat apa yang mereka miliki, dari smartphone hingga kamera profesional, mereka tampak luwes dan sangat antusias.

Bergerombol

Salah satu sifat utama generasi Z adalah weconomist yang artinya menyukai sesuatu yang dilakukan bersama-sama. Tidak heran, mereka pada datang bergerombol. Dari ngambil gambar hingga pergi ke spot-spot tertentu.

Sepertinya panitia memahami karakteristik pengunjung tipe mereka yang apabila ingin masuk ke lokasi acara, berikan tiket gratis saja. Tentu, ada timbal balik juga karena pengunjung yang ingin masuk harus mem-follow akun Instagram penyelenggara.

Ladang konten

Tidak perlu buzzer atau influencer, cukup datangkan generasi Z yang memiliki sifat utama yang suka melakukan sendiri atau DIY. 

Dari kamera mereka, kita hanya perlu menunggu bahwa akan ada banyak konten yang tersebar di media sosial seperti TikTok yang paling mereka sukai.

📝 Bukan konten berbayar atau kerja sama.

...

Sepertinya sudah terlalu panjang kami menulis. Ketimbang event mobil sebelumnya yang juga kami datangin, event kali ini lebih banyak generasi Z -nya yang hadir. 

Bagi kami, event modifikasi mobil di tempat wisata tersebut bisa dikatakan sukses berjalan dari sisi pengunjung muda.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

🌙 Mengapa di Chromebook Tidak Ada Tombol 'Sleep'?