Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Mengunjungi Lokasi Lekker Paimo, Jajanan Legendaris Kota Semarang

Usai mengajak kerabat kami wisata kuliner Semarang ke Nasi Pindang Kudus, esok harinya kami melanjutkan ke Lekker Paimo. Sekian tahun dari berdirinya dotsemarang, baru tahu tempatnya dan ternyata dekat saja.

Leker, sebagian orang mungkin sudah familiar dengan jenis jajanan ini. Mengambil nama Paimo yang merupakan pembuatnya, Lekker Paimo sudah ada sejak tahun 1979. Jika kamu telusuri sejarahnya di google, akan ada banyak referensi yang bisa kamu baca.

Pertama kali

Andai kami tidak menemani kerabat, mungkin kami tidak akan tahu di mana Lekker Paimo. Padahal lokasinya dekat dengan tempat futsal New Golden Pringgading yang pernah kami posting tahun 2021. Yaelah... 😅

Suasananya terbilang ramai saat kami kunjungi kemarin awal tahun (1/1/24). Bahkan, membuat jalanan macet karena yang mengunjungi sebagian terlihat membawa roda empat.


Kami pikir hanya ada satu alat produksi yang digunakan. Bisa meleleh menunggunya, lihat gambar. Namun saat pesanan kami disebut namanya, kami diarahkan ke lokasi lainnya yang berada di dalam gang. Hanya perlu berjalan kaki beberapa meter.

Sebuah rumah bertingkat dengan kondisi yang lebih baik saat menunggu di sana. Berbeda dengan yang pertama, sebagian pembeli banyak yang berdiri. Meski sebenarnya sudah disediakan tempat duduk di sampingnya.

Cara pesan

Namanya juga pertama kali, kami sedikit kebingungan karena banyaknya pembeli. Ternyata oleh si Ibu yang membantu aktivitas, kami disuruh menulis pesanannya di kertas yang tersedia di ruang sebelah. Di sana juga tersedia daftar menunya.

Usai menulis apa saja yang ingin dipesan, tinggal serahkan secarik kertas tersebut ke mereka. Lalu, hanya tinggal menunggu saja untuk dipanggil. Bila ramai banget, maka akan diarahkan seperti tulisan sebelumnya. Pindah ke lokasi ke dua.

...

Kami saking antusiasnya lupa mengambil foto lekernya. Tahu-tahu sudah habis di dalam mulut. Leker adalah jajanan yang unik dengan porsinya yang terasa sedikit buat kami. Berarti harus beli lebih dari satu. 😅

Ada banyak ragam menu, tapi kami memilih yang sederhana saja. Daftarnya bisa kamu lihat, eh nanti kami posting di halaman lainnya saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali