Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Mengunjungi Lokasi Lekker Paimo, Jajanan Legendaris Kota Semarang

Usai mengajak kerabat kami wisata kuliner Semarang ke Nasi Pindang Kudus, esok harinya kami melanjutkan ke Lekker Paimo. Sekian tahun dari berdirinya dotsemarang, baru tahu tempatnya dan ternyata dekat saja.

Leker, sebagian orang mungkin sudah familiar dengan jenis jajanan ini. Mengambil nama Paimo yang merupakan pembuatnya, Lekker Paimo sudah ada sejak tahun 1979. Jika kamu telusuri sejarahnya di google, akan ada banyak referensi yang bisa kamu baca.

Pertama kali

Andai kami tidak menemani kerabat, mungkin kami tidak akan tahu di mana Lekker Paimo. Padahal lokasinya dekat dengan tempat futsal New Golden Pringgading yang pernah kami posting tahun 2021. Yaelah... 😅

Suasananya terbilang ramai saat kami kunjungi kemarin awal tahun (1/1/24). Bahkan, membuat jalanan macet karena yang mengunjungi sebagian terlihat membawa roda empat.


Kami pikir hanya ada satu alat produksi yang digunakan. Bisa meleleh menunggunya, lihat gambar. Namun saat pesanan kami disebut namanya, kami diarahkan ke lokasi lainnya yang berada di dalam gang. Hanya perlu berjalan kaki beberapa meter.

Sebuah rumah bertingkat dengan kondisi yang lebih baik saat menunggu di sana. Berbeda dengan yang pertama, sebagian pembeli banyak yang berdiri. Meski sebenarnya sudah disediakan tempat duduk di sampingnya.

Cara pesan

Namanya juga pertama kali, kami sedikit kebingungan karena banyaknya pembeli. Ternyata oleh si Ibu yang membantu aktivitas, kami disuruh menulis pesanannya di kertas yang tersedia di ruang sebelah. Di sana juga tersedia daftar menunya.

Usai menulis apa saja yang ingin dipesan, tinggal serahkan secarik kertas tersebut ke mereka. Lalu, hanya tinggal menunggu saja untuk dipanggil. Bila ramai banget, maka akan diarahkan seperti tulisan sebelumnya. Pindah ke lokasi ke dua.

...

Kami saking antusiasnya lupa mengambil foto lekernya. Tahu-tahu sudah habis di dalam mulut. Leker adalah jajanan yang unik dengan porsinya yang terasa sedikit buat kami. Berarti harus beli lebih dari satu. 😅

Ada banyak ragam menu, tapi kami memilih yang sederhana saja. Daftarnya bisa kamu lihat, eh nanti kami posting di halaman lainnya saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📍 Cardea Semarang Resmi Buka di Jangli, Hadirkan Konsep Physio-Pilates Pertama

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

👩‍💻 Hari Perempuan Sedunia 2026: Kabar Galau Gandjel Rel dan Estafet Semangat di SDK Semarang

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026