Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Fokus Konten Shopee Video Tahun 2024?

Bulan oktober lalu, kami membahas bagaimana algoritma Shopee Video yang berubah setelah TikTok Shop. Ternyata algoritma tersebut masih belum berubah hingga postingan ini terbit. Jadi, mulai sekarang sudah fokus ke video produk saja?

Tahun 2024 tinggal hitungan minggu. Kami sekarang rasanya semakin tidak fokus menerapkan pemasaran konten video di platform Shopee Video, meski memiliki jumlah pengikut yang lebih besar dari akun YouTube kami. 

Fokus For You Page (FYP)

Semenjak FYP Shopee Video berubah dari bulan Oktober, jumlah tayangan video yang kami bagikan merosot tajam. Fokus Shopee Video sekarang adalah video dengan keranjang belanja.

Satu sisi dilema buat kami, namun sisi lain perhatian kami bisa teralihkan untuk terus mengikuti. Beberapa video yang memberikan konten promosi cukup menarik dan tanpa sadar minat belanja kami hampir saja terbangkitkan.

Ya, kami berusaha menahan diri karenanya. FYP sepertinya sangat sukses untuk penonton seperti kami yang hanya membuka aplikasi tapi tidak membeli.

Tren tahun 2024

Sambil memikirkan strategi untuk memaksimalkan konten dotsemarang, sepertinya tahun 2024, tren video di Shopee Video akan fokus pada video berkeranjang belanja.

Sebenarnya kami bisa saja menaruh keranjang seperti video-video yang dibagikan. Hanya saja, toko yang kami bawa produknya ke dalam video kami tentu hanya si pemiliknya yang dapat untung. Sedangkan kami, tidak pastinya.

Tren ini sangat menguntungkan bagi pelaku bisnis dalam memanfaatkan aplikasi Shopee. Terlebih memiliki toko di sana. Kami rasa sekarang siapa saja dengan mudah membuat video. 

Tawarkan produk dengan pengalaman pribadi lewat suara. Rekam video dengan gambar yang terang dan jelas, dan kasih musik yang sedang tren.

Manfaatkan halaman pencarian

Seperti mudah masuk halaman FYP saja, padahal rasanya sulit juga untuk menarik perhatian. Ya, untunglah Shopee Video memiliki halaman Pencarian yang berada di sebelahnya.

Bila sulit masuk FYP, pemilik bisnis atau kreator video dapat memanfaatkan kolom pencarian. Di sana ada banyak tagar yang ditampilkan. Tagar tersebut semacam tantangan sebenarnya yang dapat diikuti sehingga menarik penonton.

📝 Perhatian! Ini adalah analisa dan opini dari dotsemarang. Tidak ada data resmi yang kami gunakan sebagai referensi. Sehingga tren ini bisa berubah sewaktu-waktu. Mohon maaf apabila harapanmu sangat tinggi untuk postingan ini.

...

Sebagai pembuat konten di Shopee Video yang tidak menggunakan keranjang belanja, kami sadar sepertinya harus dibatasin aktivitas kami di Shopee Video. Tapi bukan berarti kami akan meninggalkan platform tersebut.

Untuk strategi pemasaran video, gunakan trik yang sudah kami tulis di halaman ini. Semoga sedikit banyak membantu menarik penonton dan bisnisnya lancar.

Sampai jumpa tahun depan, eh tahun 2024. Perubahan sangat cepat, terus pantau perkembangannya yang terjadi.

Artikel terkait :

Comments

  1. Loh kan kalau menautkan keranjang kuning di video itu kita bisa dapet komisi kak. Meskipun itu barang dari toko lain, dan kalau ada orang yg check out lewat keranjang kuning yg kita tautin itu kita dapet komisi. Kan ada program affiliate

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya betul. Tapi ada sebagian pembuat konten yang tidak terdaftar dalam program tersebut. Untuk tren seperti itu emang arahnya ke sana. Dulu masih bisa video yang biasa.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?