Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Ketika Algoritma Shopee Video Berubah Setelah TikTok Shop Tutup

Shopee video mengambil berkah dari ditutupnya TikTok Shop awal bulan Oktober kemarin. Strategi baru dilakukan dengan mengubah pengaturan algoritmanya, di mana tampilan halaman 'for you' hanya untuk video yang ada keranjang kuningnya. Bagus sih, tapi.

Sebagai salah satu pengguna yang menebar benih, maksud kami memposting video di Shopee, perubahan algoritma yang ditampilkan sekarang kurang sreg buat kami.

Itu karena video yang sudah kami unggah biasanya, sebelum TikTok Shop, minimal dapat penayangan 50-200 views. Sekarang? Ada yang hanya 0 paling sedikit. Paling banyak pun kurang dari 10 penayangan.

Pengikut baru

Meski jebloknya penayangan atau views video yang kami upload di Shopee Video akhir-akhir ini, ada satu hal unik yang membuat kami bisa tersenyum sumringah.

Kami kedatangan banyak pengikut baru dalam sekejap. Kadang sehari bisa bertambah sekitar 10-30 pengikut baru. Entahlah, ada apa sebenarnya?

Padahal dari sisi penayangan video, sangat buruk. Kami malah jadi bingung sendiri menanggapinya. Ingin senang tapi sulit. Merasa sulit, tapi ya kok pengikutnya nambah banyak.  😅 Ah, sudahlah.

Video keranjang kuning yang menguasai FYP (For You)

Seperti yang kami singgung sebelumnya di atas, tampilan video FYP Shopee Video sekarang banyak dihuni video dengan keranjang kuning. Tentu itu kabar baik bagi pelaku usaha.

Padahal sebelumnya, kami banyak menemukan video sesuai kategori yang kami pilih. Seperti film, olahraga, musik dan sebagainya. Perubahan algoritma karena pesaing mereka sedang menurun, membuat perubahan yang sangat drastis. Entah ke depan bakal berubah seperti apa lagi.

📝 Gambar cover dibuat dengan generate AI

...

Entah bagaimana denganmu yang juga membangun branding di Shopee lewat video, bukan jualan atau pengguna biasa. Apakah sama terdampak atau tidak sama sekali?

Kami harap postingan ini memberi harapan yang sama denganmu.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?