Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juni 2026

Image
Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...

Ketika Algoritma Shopee Video Berubah Setelah TikTok Shop Tutup

Shopee video mengambil berkah dari ditutupnya TikTok Shop awal bulan Oktober kemarin. Strategi baru dilakukan dengan mengubah pengaturan algoritmanya, di mana tampilan halaman 'for you' hanya untuk video yang ada keranjang kuningnya. Bagus sih, tapi.

Sebagai salah satu pengguna yang menebar benih, maksud kami memposting video di Shopee, perubahan algoritma yang ditampilkan sekarang kurang sreg buat kami.

Itu karena video yang sudah kami unggah biasanya, sebelum TikTok Shop, minimal dapat penayangan 50-200 views. Sekarang? Ada yang hanya 0 paling sedikit. Paling banyak pun kurang dari 10 penayangan.

Pengikut baru

Meski jebloknya penayangan atau views video yang kami upload di Shopee Video akhir-akhir ini, ada satu hal unik yang membuat kami bisa tersenyum sumringah.

Kami kedatangan banyak pengikut baru dalam sekejap. Kadang sehari bisa bertambah sekitar 10-30 pengikut baru. Entahlah, ada apa sebenarnya?

Padahal dari sisi penayangan video, sangat buruk. Kami malah jadi bingung sendiri menanggapinya. Ingin senang tapi sulit. Merasa sulit, tapi ya kok pengikutnya nambah banyak.  😅 Ah, sudahlah.

Video keranjang kuning yang menguasai FYP (For You)

Seperti yang kami singgung sebelumnya di atas, tampilan video FYP Shopee Video sekarang banyak dihuni video dengan keranjang kuning. Tentu itu kabar baik bagi pelaku usaha.

Padahal sebelumnya, kami banyak menemukan video sesuai kategori yang kami pilih. Seperti film, olahraga, musik dan sebagainya. Perubahan algoritma karena pesaing mereka sedang menurun, membuat perubahan yang sangat drastis. Entah ke depan bakal berubah seperti apa lagi.

📝 Gambar cover dibuat dengan generate AI

...

Entah bagaimana denganmu yang juga membangun branding di Shopee lewat video, bukan jualan atau pengguna biasa. Apakah sama terdampak atau tidak sama sekali?

Kami harap postingan ini memberi harapan yang sama denganmu.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🎬 Menengok LOFF 2026 dari Luar Pagar: Menanti Pintu Sinema Semarang Benar-benar Terbuka ke Layar Lebar

🛕 Pura Agung Giri Natha Semarang: Oase Religi Tradisi Bali di Atas Bukit Gajahmungkur

🚌 Plot Twist Trans Semarang di Uptown Mall: Bertahun-tahun Salah Halte, Ternyata Pulangnya Lewat Sini!

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

⚽️ Berburu Lokasi Nobar Resmi Piala Dunia 2026 di Kota Semarang: Siasat Hotel "Ganti Baju" hingga Markas Instansi