Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Kunjungan Kedua Ke Pabrik Rokok Praoe Lajar Tahun 2023, Apa Yang Menarik?

Meski sudah sekali mengunjunginya pada tahun 2022, namun tetap saja gairah kami tetap ada untuk kembali memasuki Pabrik Rokok Praoe Lajar. Kali ini bersama rombongan 'Jalur Rempah Tour 2023'. Ada cerita menarik apa lagi yang kami temui?

Pabrik Rokok Praoe Lajar yang letaknya dekat Stasiun Tawang bukan sekedar tempat yang memiliki nilai sejarah dan tempat industri penghasil rokok. Namun juga jadi tempat menambah wawasan dan pengalaman yang sangat berharga.

Kami tiba di sini saat akhir pekan atau hari Sabtu kemarin (9/12). Kegiatan ini dalam rangka bagian kegiatan acara Semarang Bercerita yang mengangkat tema 'Jalur Rempah' yang diadakan di Kota Lama juga.

Jumlah pegawai

Karena jumlah rombongan yang cukup banyak, kami dipecah menjadi beberapa kelompok usai diizinkan masuk oleh penanggung jawab pabrik.

Dalam tur, kami ditemani juga orang dari Pabrik. Mbak Arlin namanya yang bekerja dibagian keuangan. Koreksi kami bila salah menulis namanya.

Tidak ada yang berubah suasananya dan letak tempatnya seperti pertama kali kami ke sini. Semua orang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing. Meski ada beberapa yang menengok rombongan kami karena suara kami yang sedikit berisik.

Ada lebih 200 pegawai di sini kata Mbak Arlin. Itu belum lagi sama mereka yang bekerja sebagai batil rokok atau memotong ujung rokok sekitar 100 pegawai.  

Ditambah bagian slop ada 35 pegawai. Berapa jumlah keseluruhan pegawainya, kami lupa menayakan ini. Apalagi masih banyak lagi pekerjaan yang belum disebut di sini. Tiap satu orang, mereka bisa melinting sampai 5 ribu dalam sehari. Namun bila hanya sampai 4 ribu, itu tidak masalah. 

Karena Pabrik Rokok Praoe Lajar termasuk legend di Kota Semarang, kami jadi teringat dengan momen opening Queen City Mall yang kemarin dibuka. Terutama usia berapa lama pegawai bekerja.

Ternyata kurang lebih sama seperti yang kami pikirkan. Ya, pegawai Pabrik Rokok Praoe Lajar ada yang bekerja hingga 20 tahun lebih. Bahkan ada yang bergenerasi hingga ke anak-anaknya. Salut buat pekerja yang begitu setia dengan satu tempat.

...

Beberapa orang mungkin tidak menyukai aroma tembakau yang terasa menyengat di hidung. Mau gimana lagi, namanya juga mengunjungi pabrik rokok.

Namun tetap saja, kami melihat wajah antusias dari peserta tur kali ini yang sebagian besar baru pertama kali berkunjung. Kami yang sudah kagum dengan lamanya pabrik berdiri, eh kunjungan kedua semakin kagum dengan para pekerjanya yang berdedikasi tinggi. 

Jika generasi Z disuruh bekerja di sini, rasanya hanya menunggu hitungan bulan mereka akan keluar. Kecuali ada faktor lain yang ingin dicapai.

Artikel terkait :

Comments

  1. Salah satu rokok legendaris di kota Tegal dari tahun 90an. Kukira pabriknya dari kota Tegal, ternyata dari Semarang ya.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?