Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Influencer Politik di Kota Semarang?

Ada bahasan menarik saat Bawaslu Kota Semarang mengadakan acara bertajuk Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan tema “Awasi Pemilu Melalui Jarimu”, Selasa kemarin (21/3). Salah satu pemateri yang merupakan dosen Komunikasi UNDIP menayakan tentang influencer yang tema kontennya seputar politik. Apakah di Kota Semarang ada?

Ada 75 orang yang hadir mewakili berbagai pegiat seperti wisata Semarang, lifestyle, kuliner, fashion, organisasi masyarakat hingga Panwascam Kota Semarang.

Dari sekian peserta yang diundang, terutama mereka yang memiliki pengaruh di media sosial, ternyata memang tidak ada yang mewakili influencer bertema politik. Pertanyaannya, apakah ada sebenarnya? Hanya tidak diundang saja?

Influencer politik

Pertanyaan ini sangat menarik buat kami karena akun dotsemarang sendiri juga bukan akun yang bernuansa politik. Padahal tahun 2024, negara tercinta kita ini akan mengadakan pemilu serentak. Mulai dari Pileg, Pilpres hingga Pilkada.

Dengan acara yang diadakan Bawaslu Kota Semarang, memang ada yang diharapkan dari peserta yang hadir. Yaitu, mensisipkan konten yang berbau politik ke konten yang dibuat. Entah itu influencer atau konten kreator. 

Namun ternyata dilema sendiri juga buat pemilik akun-akun yang bukan bernuansa politik seperti kami semisalnya. Branding yang sudah dibangun dengan kental dan kekhawatiran turut menyertai jawaban dari beberapa orang yang memberi jawaban saat ditanya pemateri.

Dari pihak Bawaslu Kota Semarang sebenarnya mereka banyak mengundang peserta dari kalangan influencer maupun konten kreator. Namun beberapa orang yang diundang ada yang tidak datang atau memang sedang berhalangan datang.

Kami pikir juga, mungkin ada di Kota Semarang yang kontennya membahas politik. Hanya saja seperti biasanya, saat dicari tidak ketemu. Namun nongol waktu-waktu tertentu.

Kami pernah juga mencari komunitas TikTok atau YouTube Kota Semarang. Mereka seperti ninja, tidak kelihatan, tahu-tahu ada saat momen tertentu. Mungkin begitu juga. 

Konten politik

Memang konten politik membuat was-was bila dipikir secara normal, apalagi awam. Namun saat mengikuti acara ini, konten politik tidak perlu yang dibuat rumit. Sederhana saja, tapi mampu memberi informasi yang valid.

Karena kita tahu, belajar dari pemilu sebelum-sebelumnya, banyak informasi yang beredar malah hoax. Kehadiran influencer politik diperlukan, dan apalagi akunnya validasi. Baik secara branding dan keasliannya.

Kami coba memikirkanya, sepertinya menarik juga sambil menunggu momentum pemilu tahun 2024. Tinggal bagaimana langkah sosialisasi Bawaslu ke depan.

Ini adalah kali pertama kami mengikuti kegiatan dari Bawaslu Kota Semarang. Perlu didorong lagi untuk lebih jauh memanfaatkan konten yang baik dan benar.

...

Gambar cover di halaman ini berasal dari website semarangkota.bawaslu.go.id yang diambil saat acara. Bila penasaran acaranya sendiri, bisa buka di sini (postingan Bawaslu Kota Semarang).

Jadi, apakah ada influencer atau konten kreator yang konten-kontennya membahas politik di Kota Semarang? 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026