Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Selebgram Semarang yang Semakin Eksis Di setiap Acara


Kehadiran mereka saat ini di berbagai acara memang sudah wajar, terutama kota-kota besar. Namun untuk kami yang sering hadir dalam sebuah acara, mereka terbilang baru.

Seperti postingan kami sebelumnya tentang tren pemasaran yang melibatkan influencer, maka selain bloger, vloger/youtuber, foodgram , akun kota,  selebgram akan semakin sering kami temui.

Siapa selebgram yang kami maksud ini? Kalau hanya mengandalkan jumlah pengikut banyak, maka semua pemilik akun Instagram disebut selebgram juga. Bukan itu.

Selebgram di sini adalah seorang wanita, cantik dan punya pengaruh setiap unggahannya di Instagram. Mereka terkadang membawa fotografer untuk memberikan hasil terbaik. Tak jarang, bahkan membawa pasangannya.
Menurut situs celebgramme.com, selebgram adalah istilah untuk mereka pengguna akun Instagram yang terkenal di situs jejaring sosial tersebut. Istilah selebgram berasal dari kata selebritis dan Instagram yang bisa berarti selebritis yang cuma ngetop di Instagram.
Mengapa kategori perempuan yang kami masukkan sebagai selebgram, toh, pria juga pun sama statusnya. Ya, itu benar. Kami hanya belum menemukan selebgram pria aja di setiap kesempatan acara yang kami datangi atau diundang. Mungkin ada, kami aja yang belum ketemu.

Instagram memang sangat menarik. Banyak label yang diberikan kepada penggunanya. Bila artis yang menggunakan Instagram sangat wajar disebut selebgram, maka Instagram memberi status baru bagi mereka yang datang dari kalangan bukan artis.

Kamu bisa melakukannya juga dan berada di sana sebagai selebgram. Keuntungan yang di dapat tentu menggiurkan, selain bisa bertemu dengan influencer lain semacam kami disebuah acara.

Bagaimana prosesnya, kamu hanya perlu memperbaiki kualitas kontenmu dan tentu jumlah pengikut. Susah, pasti. Semua tentu butuh proses, namun hasil tidak bisa dibohongi. Meski kami mengerti cara nggak asyik menambah jumlah pengikut.

Melihat semakin menariknya selebgram dilirik pemasar sebuah perusahaan, maka ini peluang bagus untuk kamu yang belum memulai dan masih biasa memanfaatkan Instagram.

...

Kami tidak menyangka bahwa kami akan berada dalam satu ruangan dengan mereka. Bukan kami sinis atau tidak suka. Kami malah berupaya berkenalan meski tak semua berjalan mulus.

Beberapa waktu ke depan, kehadiran mereka yang hanya bermodal posting di Instagram akan semakin banyak. Semarang tahun ini lebih menarik dari sisi pemasar yang memanfaatkan selebgram, bagaimana dengan kotamu? Tertarik menjadi selebgram juga?

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏢 Dari Hospitality ke Sport Center: Menelisik Ekspansi Seru Gets Group Lewat Gets Courts Semarang

🎬 Sinyal Kebangkitan Film Semarang: Ketika Kompetisi Mulai Punya Taring