Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

Di saat kami sudah mematangkan resolusi tahun 2026 untuk beralih ke smartphone 5G, sebuah kabar kurang sedap justru datang dari merek yang selama ini sangat dekat di hati. ASUS secara resmi mengumumkan bahwa mereka tidak akan merilis model smartphone baru sepanjang tahun 2026. Keputusan ini mencakup lini-lini populer mereka yang selama ini menjadi primadona, baik itu seri Zenfone yang compact maupun ROG Phone yang gahar.

Entah kenapa, kabar ini membuat kami merasa kehilangan. Meskipun kami sadar bahwa sebagai pengguna, kami tidak memiliki kuasa untuk mengubah arah strategi perusahaan sebesar ASUS. Memang, jika hanya mengincar koneksi 5G, ada banyak merek lain di pasar yang mungkin terasa lebih relatable secara spesifikasi.

Namun, dari lubuk hati terdalam, sulit rasanya untuk berpindah hati begitu saja. Merek ASUS telah lama mewadahi perjalanan kami sebagai blogger, mulai dari pemberian akses eksklusif ke berbagai acara mereka hingga dukungan perangkat yang konsisten kami gunakan sehari-hari. Rasanya seperti harus berpisah dengan kawan lama saat butuh dukungan untuk melangkah ke teknologi baru.

Mengapa ASUS Memilih "Jeda"?

Kami yakin tidak semua orang menjadi pemerhati teknologi yang memantau pergerakan vendor setiap harinya. Bagi kamu yang mampir ke halaman blog ini karena sudah rutin mengikuti pembaruan dari kami, mungkin juga bertanya-tanya apa alasan di balik keputusan besar ini.

Bukan sekadar konten rilis, kami berusaha merangkum beberapa poin penting yang kami temukan dari berbagai sumber terkait alasan ASUS mengambil langkah "istirahat":

  • Fokus ke Teknologi Masa Depan: ASUS memilih mengalihkan sumber daya mereka ke pengembangan teknologi berbasis Kecerdasan Buatan (AI), robotika, dan smart glasses. Sepertinya mereka ingin mencuri start di dunia yang lebih futuristik.

  • Alasan Strategis & Efisiensi: Tekanan pasar global, kenaikan harga komponen seperti RAM, hingga persaingan yang makin "berdarah-darah" menjadi faktor utama ASUS mengambil langkah jeda ini demi menstabilkan bisnis mereka secara internal.

  • Nasib Pengguna Lama: Bagi kamu yang saat ini masih setia menggunakan perangkat ASUS, tenang saja. Layanan purna jual, dukungan pembaruan perangkat lunak (software update), hingga klaim garansi dipastikan tetap berjalan normal untuk perangkat yang sudah beredar di pasaran.

Menanti Jawaban di Tahun 2027

Absennya seri seperti ROG Phone tentu sangat disayangkan, mengingat statusnya yang begitu ikonik di kalangan gamer. Langkah vakum ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang ASUS. Sayangnya, belum ada kepastian apakah mereka akan kembali menggebrak pasar di tahun 2027 atau justru benar-benar pamit selamanya dari dunia mobile. Untuk tahun 2026 ini, yang pasti mereka sedang "menepi" dari hingar-bingar peluncuran produk baru.

Realita Pindah Merek demi 5G di Semarang

Bagi kami yang masih memegang Zenfone 5 (rilisan 2018), kabar vakumnya ASUS terasa cukup pahit. Resolusi kami tahun ini untuk menikmati jaringan 5G yang makin merata di Kota Semarang pun kini menemui jalan buntu.

Zenfone 5 yang kami gunakan rasanya sudah semakin usang dan tentu saja belum mendukung sinyal 5G. Jika bicara realistis untuk mengejar resolusi teknologi tahun ini, pilihannya memang menjadi sangat pelik:

  1. Berburu Stok Terakhir (Zenfone 11 Ultra): Seri keluaran akhir 2025 ini masih sangat mumpuni dan sudah mendukung 5G dengan kencang. Namun masalahnya, stok perangkat ini kemungkinan besar akan menjadi rebutan dan harganya bisa jadi "digoreng" karena statusnya sebagai seri terakhir sebelum masa vakum.

  2. Pindah Brand (Langkah Paling Logis): Meski berat, demi kenyamanan menikmati jaringan 5G yang sudah merata di sudut-sudut Kota Semarang, berpindah ke merek lain mungkin menjadi satu-satunya jalan. Untuk tetap mendapatkan nuansa software yang bersih mirip Zenfone, mungkin kami harus melirik lini Google Pixel atau Samsung seri S yang dimensinya masih nyaman digenggam.

Memang berat rasanya merombak rencana upgrade yang sudah disusun rapi. Namun, dunia teknologi bergerak sangat cepat. Di saat ASUS memilih berinvestasi pada AI dan robotika, kita sebagai pengguna memerlukan solusi nyata yang bisa digenggam hari ini.

Situasi ini mengingatkan kami pada platform blog yang dulu sangat kami cintai, Blogdetik. Perlahan meredup, lalu menghilang. Bagi ASUS, mungkin mereka tidak hilang, namun dukungan "ekosistem" yang biasa kami rasakan itulah yang perlahan memudar.

Bagaimana denganmu? Apakah kabar absennya ASUS dari dunia smartphone tahun ini berdampak juga pada rencana upgrade milikmu, atau sekadar menjadi informasi tambahan saja?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📱 Dilema Pengguna Zenfone 5 di Tahun 2026: Antara Update Aplikasi dan Risiko 'Mati Mendadak'

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali

🚲 Apakah Ada Parkir Khusus Sepeda di UP PEAK Hotel Simpang Lima Semarang?