Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Pelibatan Anak Muda dalam Pelestarian Cagar Budaya di Kota Lama Semarang


Halaman ini berisi slide persentasi yang disampaikan Ibu Nik Sutiyani, S.T, M.T selaku Kepala  Bidang Pengawasan Dinas Penataan Ruang Kota Semarang yang hadir mengisi acara Festival Komukino Ke-8 pada tanggal 24 Januari 2020 di Kota Lama.

Anak muda menjadi prioritas dalam pembangunan manusia di Kota Semarang, begitu kata beliau yang bisa dilihat juga dari slide persentasi yang kami ambil gambarnya dengan kamera ponsel.

Kami tertarik dengan materi ini, meski suara mik yang dipegang beliau agak menggema di ruangan gedung Oudetrap yang digunakan sebagai lokasi acara. Bahkan, mengulang rekaman suara beliau dari ponsel pun tidak begitu mendapatkan banyak materi untuk kami ceritakan.


Mengapa anak muda?

Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Semarang mengalami peningkatan yang dapat dilihat dari slide yang disampaikan. Lebih di atas Bandung dan Surabaya.

Anak muda dirasa memiliki pengaruh besar, dan bagaimana mereka membuat inovasi yang turut memiliki peran besar dalam perubahan. Ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian cagar budaya.


Bagaimana melibatkan mereka?

Ada 4 cara yang ditampilkan, seperti menjadikan bangunan cagar budaya sebagai ruang berkarya bagi anak muda. Lalu, melibatkan dalam kegiatan atau memberi pelatihan sederhana terkait cagar budaya.

Misalnya bagaimana melakukan teknik konservasi atau membuat rencana pengelolaan kawasan cagar budaya. Atau bisa juga memanfaatkan skill atau ketertarikan mereka untuk mendukung project cagar budaya melalui saluran media sosial, fotografi hingga menulis.


Strategi pelibatan anak muda di Kota Lama

Di era teknologi ini, penggunaan aplikasi sangat dibutuhkan. Pada nomor 1 di dalam slide, bagaimana pembuatan aplikasi untuk Kota Lama sangat diharapkan. Di Semarang, ekosistem para developer seharusnya bisa melihat ini untuk menciptakan.

Menyediakan ruang bagi kegiatan anak muda di Kota Lama, seperti gedung Oudetrap yang sedang digunakan dalam acara ini. Itu berarti, perizinan seharusnya dipermudah bagi anak muda yang ingin berkegiatan di sana (Bangunan di Kota Lama).

Industri kreatif di Kota Lama perlu didorong, termasuk inisiatif anak muda untuk Kota Lama yang setiap tahun digelar Festival Kota Lama Semarang.


Strategi anak muda untuk cagar budaya

Berpikir kritis sangat diharapkan dari anak muda untuk mengidentifikasi potensi cagar budaya di sekitarnya. Dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan anak muda, seperti menjadi agen perubahan, innovators, communicators dan pemimpin.


...

Generasi muda sekarang ada 2 istilah yang sering dibicarakan, generasi milenial dan generasi Z. Adanya dukungan seperti ini, harus bisa dimanfaatkan. Mengingat Semarang sangat berhasrat untuk melibatkan anak muda. Khususnya pelestarian cagar budaya.

Apakah ini bermanfaat untukmu?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali