Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Kuliner Depok, Wisata Kuliner Malam di Semarang


Festival Kuliner jalan Depok resmi dilaunching pada tanggal 24 Januari 2020. Kawasan ini sangat familiar buat kami yang sering menghadiri undangan dari hotel Pesonna Semarang. Satu lagi destinasi wisata kuliner malam di Kota Semarang.

Minggu ketiga, atau Jumat malam (14/2), kami mampir ke sini. Melihat lebih dekat seperti apa suasananya. Kami pikir dengan adanya kuliner Depok, jalanan bakal ditutup. Hingga pukul 6 malam lewat, ternyata tidak.

Kemarin saat pembukaan jalan Depok memang ditutup, tapi itu hanya pada saat launching saja.  Setelah itu tetap dibuka. Kami yang berpikir wisata kuliner di sini mirip Semawis mencoba menelusuri dan menemukan bahwa memang jalanan tidak ditutup.

"Jalan tidak ditutup. Sebagian lajur nanti untuk tenda jualan dan food truck sebagian untuk kendaraan melintas. Dan untuk kantong parkir sendiri disediakan dua titik di sisi timur dan sisi barat Jalan Depok," kata Wali Kota, mengutip detik.com (26/1).

Padat merayap

Dampak tidak ditutupnya jalan Depok memang membuat lalu lintas menjadi padat. Kunjungan kami hari ini masih belum menjelajah kuliner apa saja yang hadir di sini. Ya, macet membuat kami enggan untuk berhenti dulu.


Kami sempat bertanya pada awal-awal kuliner Depok dibuka kepada orang hotel Pesonna, apakah mereka ikut terlibat? Ternyata peserta stan masih diperuntukkan untuk pelaku UMKM.

Upaya pemerintah kota bukan saja menghidupkan pusat keramaian, tapi juga mendukung perkembangan UMKM.

Rencana ada lagi area kuliner malam

Kami pikir pusat kuliner di Pecinan tidak akan tergerus karena sudah menjadi roll model tempat lain. Dan rencana penambahan area kuliner rupanya tidak berhenti di jalan Depok.

Jalan Singosari dan jalan Veteran akan segera menyusul menjadi area kuliner malam di Kota Semarang. Apakah tahun 2020 ini bakal terealisasi semua? Mari kita tunggu saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

📱 PlayFix Android & Laptop Service Semarang: Mampukah Bertahan di "Lahan Panas" Jalan Kartini?

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?