Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Kuliner Depok, Wisata Kuliner Malam di Semarang


Festival Kuliner jalan Depok resmi dilaunching pada tanggal 24 Januari 2020. Kawasan ini sangat familiar buat kami yang sering menghadiri undangan dari hotel Pesonna Semarang. Satu lagi destinasi wisata kuliner malam di Kota Semarang.

Minggu ketiga, atau Jumat malam (14/2), kami mampir ke sini. Melihat lebih dekat seperti apa suasananya. Kami pikir dengan adanya kuliner Depok, jalanan bakal ditutup. Hingga pukul 6 malam lewat, ternyata tidak.

Kemarin saat pembukaan jalan Depok memang ditutup, tapi itu hanya pada saat launching saja.  Setelah itu tetap dibuka. Kami yang berpikir wisata kuliner di sini mirip Semawis mencoba menelusuri dan menemukan bahwa memang jalanan tidak ditutup.

"Jalan tidak ditutup. Sebagian lajur nanti untuk tenda jualan dan food truck sebagian untuk kendaraan melintas. Dan untuk kantong parkir sendiri disediakan dua titik di sisi timur dan sisi barat Jalan Depok," kata Wali Kota, mengutip detik.com (26/1).

Padat merayap

Dampak tidak ditutupnya jalan Depok memang membuat lalu lintas menjadi padat. Kunjungan kami hari ini masih belum menjelajah kuliner apa saja yang hadir di sini. Ya, macet membuat kami enggan untuk berhenti dulu.


Kami sempat bertanya pada awal-awal kuliner Depok dibuka kepada orang hotel Pesonna, apakah mereka ikut terlibat? Ternyata peserta stan masih diperuntukkan untuk pelaku UMKM.

Upaya pemerintah kota bukan saja menghidupkan pusat keramaian, tapi juga mendukung perkembangan UMKM.

Rencana ada lagi area kuliner malam

Kami pikir pusat kuliner di Pecinan tidak akan tergerus karena sudah menjadi roll model tempat lain. Dan rencana penambahan area kuliner rupanya tidak berhenti di jalan Depok.

Jalan Singosari dan jalan Veteran akan segera menyusul menjadi area kuliner malam di Kota Semarang. Apakah tahun 2020 ini bakal terealisasi semua? Mari kita tunggu saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT