Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Kuliner Depok, Wisata Kuliner Malam di Semarang


Festival Kuliner jalan Depok resmi dilaunching pada tanggal 24 Januari 2020. Kawasan ini sangat familiar buat kami yang sering menghadiri undangan dari hotel Pesonna Semarang. Satu lagi destinasi wisata kuliner malam di Kota Semarang.

Minggu ketiga, atau Jumat malam (14/2), kami mampir ke sini. Melihat lebih dekat seperti apa suasananya. Kami pikir dengan adanya kuliner Depok, jalanan bakal ditutup. Hingga pukul 6 malam lewat, ternyata tidak.

Kemarin saat pembukaan jalan Depok memang ditutup, tapi itu hanya pada saat launching saja.  Setelah itu tetap dibuka. Kami yang berpikir wisata kuliner di sini mirip Semawis mencoba menelusuri dan menemukan bahwa memang jalanan tidak ditutup.

"Jalan tidak ditutup. Sebagian lajur nanti untuk tenda jualan dan food truck sebagian untuk kendaraan melintas. Dan untuk kantong parkir sendiri disediakan dua titik di sisi timur dan sisi barat Jalan Depok," kata Wali Kota, mengutip detik.com (26/1).

Padat merayap

Dampak tidak ditutupnya jalan Depok memang membuat lalu lintas menjadi padat. Kunjungan kami hari ini masih belum menjelajah kuliner apa saja yang hadir di sini. Ya, macet membuat kami enggan untuk berhenti dulu.


Kami sempat bertanya pada awal-awal kuliner Depok dibuka kepada orang hotel Pesonna, apakah mereka ikut terlibat? Ternyata peserta stan masih diperuntukkan untuk pelaku UMKM.

Upaya pemerintah kota bukan saja menghidupkan pusat keramaian, tapi juga mendukung perkembangan UMKM.

Rencana ada lagi area kuliner malam

Kami pikir pusat kuliner di Pecinan tidak akan tergerus karena sudah menjadi roll model tempat lain. Dan rencana penambahan area kuliner rupanya tidak berhenti di jalan Depok.

Jalan Singosari dan jalan Veteran akan segera menyusul menjadi area kuliner malam di Kota Semarang. Apakah tahun 2020 ini bakal terealisasi semua? Mari kita tunggu saja.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📸 Fenomena "Rebutan Konten": Ketika Tempat Baru di Semarang Tak Lagi Perlu Cari KOL

☕ Menikmati Sensasi Turkish Coffee di Horison Nindya Semarang

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru