Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Ada Ikon Unik di Yogyakarta International Airport (YIA), Party Wisata?

Akhir bulan Maret kemarin, kami kembali lagi ke bandara Jogja yang berada di Kulon Progo. Tampak ikon baru yang beberapa bulan sebelumnya tak pernah kami lihat. Party Wisata, apakah itu?

Sabtu menjelang sore (30/3), masih seperti sebelum-sebelumnya, yaitu menjemput kerabat. Kami menunggu di gedung kedatangan seperti biasanya.

Dari lantai atas, pandangan kami menemukan ikon baru yang sebelumnya tidak ada di sana (gambar). Desainnya lucu dan menarik, apakah targetnya keluarga dan anak-anak?

Strategi pihak bandara?

Ternyata itu adalah program yang dihadirkan pihak bandara, PT Angkara Pura dengan Infia Corp sejak tanggal 14 Desember hingga Maret 2024. Pantes saja itu masih ada saat kami tiba.

Tujuannya, mengutip website rri.co.id yang dirilis tanggal 15 Desember 2023 adalah bagian strategi untuk meningkatkan trafik kunjungan di bandara.

Strategi ini dilakukan karena jumlah penumpang di YIA hanya berkisar 5-6 juta per-tahunnya. Sedangkan kapasitas di tahap 1, mencapai 14 juta penumpang per-tahun.

Branding wisata

Menarik mengetahui ini yang memilik tujuan menarik kunjungan masyarakat. Kami jadi ingat bandara lama Kota Semarang yang juga memiliki tempat wisata di bandara. 

Langkah pihak bandara patut diapresiasi dan dicontoh tentunya. Ikon Party Wisata yang ditonjolkan dengan karakter ikonik 'Hai Dudu' sebagai instalasai visual adalah caranya.

Jika melihat upaya branding wisata yang dilakukan pihak bandara, kira-kira gimana hasilnya? Entahlah, kami tidak tahu. Kedatangan kami juga hanya pengunjung biasa saat mengetahui ikon tersebut, bukan undangan media seperti biasanya.

Akan diterapkan ke bandara lain di Indonesia

Oh begitu. YIA jadi lokasi pertama penerapan konsep #PartyWisata ini. Itu berarti konsep ini bukan pihak bandara yang membuatnya, melainkan INFIA Corp ( Intellectual Property (IP) di Indonesia).

Yah, mari kita tunggu apakah akan turut hadir juga di bandara Kota Semarang. Semoga saja pihak INFIA melirik kami untuk mengundang. Seperti apa sih infonya secara langsung dan bagaimana cara mereka membangun konsepnya tersebut.

Saat di Jogja, kami hanya melihat sekilas dari gambar yang kami unggah di halaman ini. Selain ikon Party Wisata, beberapa kereta kencana juga terlihat di sana (YIA).

Menarik!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Sisi Lain Grand Opening Cardea Semarang: Menikmati Menu Hotel di Kawasan Jangli