Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Kursi-kursi Bandara di Kota Semarang Sekarang Sudah Tidak Ada Fasilitas Charging?

Saat awal-awal bandara baru Kota Semarang jadi, sebagian kursi di ruang tunggu keberangkatan ada yang sudah terdapat fasilitas charging atau stok kontak. Termasuk bandara Soekarno-Hatta (Jakarta) yang saat itu kami rasakan sebagai fasilitas mewah untuk sekelas penumpang seperti kami.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya bulan Maret 2024, kami sedang berada di bandara Kota Semarang yang akan pergi ke Jakarta dengan salah satu maskapai. 

Karena sudah lama tidak pergi-pergi dengan pesawat, kami baru ngeh jika kursi-kursi dulu yang ada tempat colokan listrinya sudah tidak tersedia lagi. Namun, colokan listriknya tersedia di satu terminal atau terpusat pada lokasi tertentu.

Tidak masalah sebenarnya. Hanya saja, terminal terpusat tersebut tidak membuat kami nyaman apabila hape kami ingin mengisi daya. Kami harus berdiri sambil menggunakan ponsel kami apabila ingin membuka hape atau membalas pesan.

Charging station atau maksud kami terminal

Kabel charger juga terbatas panjangnya, sehingga tidak bisa dibawa dengan posisi duduk atau jauh dari terminal. Belum lagi jika yang nge-charger banyak orang. Suasananya seperti sedang mengerubuti tukang kopi yang sedang antri menunggu giliran.

Bila harus ditinggal pun, terkadang was-was juga. Kalau duduknya dekat terminal sih, nggak masalah hape dan charger ditinggal karena bisa dipantau. Namun jika duduknya agak jauh, khawatinya hape yang ditaruh di terminal bisa saja hilang.

Gara-gara ini kami jadi ingat kursi yang ada fasilitas charging-nya. Sudah kami cari dan tanyakan kepada petugas bandara bahwa kursi sekarang sudah tidak ada fasilitas charginnya. Duh, jadi merepotkan juga sekarang.

Percuma ada akses WiFi gratis tapi hape baterianya lowbat. Mau tidak mau, kudu bersabar menunggu hingga baterai hape terisi. Sepertinya hape dengan fasilitas fast charging baru kerasa di sini kelebihannya. Bagaimana dengan hape yang harus mengisi baterainya sangat lama?

...

Mungkin sebenarnya ada, kami saja yang kurang ngeh dan tidak mencarinya secara menyeluruh. Tapi kan sudah kami konfirmasi sama petugas di sana *eh 😅 | Jika kamu melihatnya, bagikan info terbarunya di kolom kometar, ya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren