Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Sahur di Simpang Lima Semarang, Makan Nasi Ayam Bu Sami

Ini kali pertamanya kami sahur sampai cari di Simpang Lima. Yang mengejutkan, tempat makan yang kami tuju ini sudah penuh pengunjung yang sedang antri. Wew, pemandangan yang sama saat makan di Warung Mbak Tum daerah Peterongan.

Puasa telah berakhir, namun momennya masih kebayang hingga sekarang. Kami pikir tidak akan menemukan kesan menarik selain saat berbuka saja di beberapa masjid. Rupanya ini juga menarik untuk kami tulis dan dibagikan di halaman ini.

Bagi sebagian besar masyarakat Kota Semarang, Nasi Ayam Bu Sami tentu sudah sering terdengar. Apalagi sudah melegenda karena sudah ada sejak 1975. Makanya tidak heran, momen puasa jadi tempat favorit melepaskan rindu dan dahaga.

Antri panjang

Kami tiba di sini jam setengah 3 Senin dini hari (8/4). Lokasinya tepat berada di pujasera Simpang Lima yang dekat dengan Plaza Simpang Lima. Sekitar sini, ada juga Nasi Ayam Bu Widodo. Malah kami seringnya makan di situ.

Karena jam bukanya dari jam 10 malam hingga 6 pagi, Nasi Ayam Bu Sami tentu jadi alternatif saat perut terasa lapar. Tengah kota pula dan tidak ribet mencarinya, siapa tidak tertarik untuk mencicipi.

Pemandangan antrian jadi kesan pertama saat kami datang. Itu luar biasa. Bahkan, beberapa menu sudah ada yang habis. Namun dengan sigap, sudah kembali terisi. 

Wisata kuliner malam hari

Jika kamu lebih familiar dengan nama Nasi Liwet dari Solo, maka Nasi Ayam sama persis. Bedanya paling kentara adalah kuahnya. Nasi Liwet dengan kuah areh. Sedangka Nasi ayam dengan kuah opor berwarna kuning.

Bagaimana soal rasa? Tentu enak pastinya, apalagi pengalaman Nasi Ayam Bu Sami bukan kaleng-kaleng. Secara pribadi kami sendiri sulit mengutarakan seperti apa kelezatannya. Maklum bukan food blogger.

Nasi Ayam Bu Sami jadi destinasi wisata kuliner malam hari di Kota Semarang. Jadi, tidak terbatas hanya saat momen puasa saja. Melainkan setiap saat selalu buka. Jika kamu sedang mampir di Ibu Kota Jawa Tengah, tidak salah kami arahkan ke sini. Siapa tahu cocok.

📝 Sayangnya kami tidak makan langsung di tempat, melainkan di bungkus, bawa pulang. Makanya tidak ada foto makanan. Sudah sampai rumah, malah langsung gasss haha....jam mau imsak soalnya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren