Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Sahur di Simpang Lima Semarang, Makan Nasi Ayam Bu Sami

Ini kali pertamanya kami sahur sampai cari di Simpang Lima. Yang mengejutkan, tempat makan yang kami tuju ini sudah penuh pengunjung yang sedang antri. Wew, pemandangan yang sama saat makan di Warung Mbak Tum daerah Peterongan.

Puasa telah berakhir, namun momennya masih kebayang hingga sekarang. Kami pikir tidak akan menemukan kesan menarik selain saat berbuka saja di beberapa masjid. Rupanya ini juga menarik untuk kami tulis dan dibagikan di halaman ini.

Bagi sebagian besar masyarakat Kota Semarang, Nasi Ayam Bu Sami tentu sudah sering terdengar. Apalagi sudah melegenda karena sudah ada sejak 1975. Makanya tidak heran, momen puasa jadi tempat favorit melepaskan rindu dan dahaga.

Antri panjang

Kami tiba di sini jam setengah 3 Senin dini hari (8/4). Lokasinya tepat berada di pujasera Simpang Lima yang dekat dengan Plaza Simpang Lima. Sekitar sini, ada juga Nasi Ayam Bu Widodo. Malah kami seringnya makan di situ.

Karena jam bukanya dari jam 10 malam hingga 6 pagi, Nasi Ayam Bu Sami tentu jadi alternatif saat perut terasa lapar. Tengah kota pula dan tidak ribet mencarinya, siapa tidak tertarik untuk mencicipi.

Pemandangan antrian jadi kesan pertama saat kami datang. Itu luar biasa. Bahkan, beberapa menu sudah ada yang habis. Namun dengan sigap, sudah kembali terisi. 

Wisata kuliner malam hari

Jika kamu lebih familiar dengan nama Nasi Liwet dari Solo, maka Nasi Ayam sama persis. Bedanya paling kentara adalah kuahnya. Nasi Liwet dengan kuah areh. Sedangka Nasi ayam dengan kuah opor berwarna kuning.

Bagaimana soal rasa? Tentu enak pastinya, apalagi pengalaman Nasi Ayam Bu Sami bukan kaleng-kaleng. Secara pribadi kami sendiri sulit mengutarakan seperti apa kelezatannya. Maklum bukan food blogger.

Nasi Ayam Bu Sami jadi destinasi wisata kuliner malam hari di Kota Semarang. Jadi, tidak terbatas hanya saat momen puasa saja. Melainkan setiap saat selalu buka. Jika kamu sedang mampir di Ibu Kota Jawa Tengah, tidak salah kami arahkan ke sini. Siapa tahu cocok.

📝 Sayangnya kami tidak makan langsung di tempat, melainkan di bungkus, bawa pulang. Makanya tidak ada foto makanan. Sudah sampai rumah, malah langsung gasss haha....jam mau imsak soalnya.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?