Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Trend Semarang : Ketika Es Teh Naik Kelas, Bisnis yang Menggiurkan?

Saat mencari di google, ternyata bisnis es teh cup jumbo sudah marak sejak tahun 2022. Bahkan awal tahun 2023, bisnis ini semakin merajela. Ada beberapa media yang menulis bagaimana bisnis es teh jumbo bisa laku ratusan cup dalam sehari. Di Kota Semarang?

Kami tertegun sejenak saat melihat daftar media yang menulis ada campusnesia.co.id. Kebenaran kami kenal dengan salah satu orang dari redaksinya. Media tersebut sudah menulis tentang fenomena es teh jumbo. Menarik isu ini mereka angkat juga.

Mendadak rame

Meski bisnis es teh sudah berkembang 2 tahun belakangan, entah kenapa kami baru sadar jika daerah sekitar kami sekarang mendadak rame dengan bisnis es teh jumbo.

Harganya sendiri bikin kami mengatakan 'wow' karena cuma Rp3.000 saja. Meski sebenarnya itu dalam gelas esnya lebih banyak es batunya saja. Tapi, tetap saja itu sangat besar dan benar-benar buat puas.

Bisnis es teh jumbo dengan harga per-cupnya cuma tiga ribu rupiah begitu banyak di jalan-jalan. Bahkan, sampai ke dalam gang yang notabene bukan jalan besar.

Bisnis yang menggiurkan?

Bila dibandingkan dengan harga es teh di tempat makan, bisnis es teh jumbo tentu lebih masuk di kantong. Apalagi cuaca Kota Semarang di musim kemarau gini, identik dengan panas terik saat siang hari. 

Saat kami mencobanya pertengahan bulan Juli kemarin, bisnis ini terlihat sederhana dari cara penyajiannya. Apalagi ada tulisan 3000 yang berarti harga es tehnya dengan embel-embel jumbo. 

Saat kami tanyakan ke penjualnya, mbak penjualnya malah langsung bilang bahwa mereka bukan merek franchise itu. Ini baru dan belum banyak (3-5 outlet) katanya.

Ternyata bisnis es teh terasa lebih banyak kelihatan karena hadirnya banyak bisnis lokal yang mencoba mengambil ceruk yang sedang tren.

Pantes saja bisnis ini menarik perhatian. Ditambah, varian es teh ini juga tidak terpaku pada satu rasa saja. Seperti di dalam gambar di atas, ada banyak varian dengan harganya juga yang beragam.

Naik kelas ?

Kami tidak menyangka saja, biasanya minum es teh manis di tempat makan malah sekarang jadi tren yang berkembang. Dari sisi kepraktisannya dan popularitasnya ternyata mempengaruhi gaya hidup masyarkat, khususnya remaja dan sekitar Semarang.

Dulu hanya untuk sekedar teman makan, sekarang malah jadi trend yang tak perlu beli makan untuk meminumnya. Dengan harganya yang murah meriah dan permainan strategi (jumbo), siapa tidak ingin mencoba. Malah bisa buat nagih. 

...

Sepertinya memang kami telat menyadarinya bisnis es teh jumbo 3000 ini. Kami memang sering melihat, hanya saja tidak sebanyak sekarang. Terutama di sekitar tempat tinggal kami.

Bagaimana, tertarik untuk mencoba bisnis ini juga?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali