Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Juli 2026

Image
Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...

Agenda Semarang: Festival Arak-arakan Cheng Ho 2023

Tengah bulan Agustus, jalanan Kota Semarang kembali ramai dengan arak-arakan bernuansa budaya dan keberagaman. Agenda tahunan dalam rangka peringatan kedatangan Laksamana Cheng Ho ke Semarang 618 tahun ini bakal sangat meriah, eh benarkah?

Digelar 2 hari seperti biasanya, 18-19 Agustus 2023, namun acara utamanya ditaruh hari kedua pada akhir pekan atau hari Sabtu (19 Agustus).

Penyelenggara tahun ini sepertinta mempersiapkan acara dengan sangat meriah. Saat kami buka akun instagram @wisata.sampookong, gelaran ini ada beragam acara pendukungnya yang tak kalah menarik.

Mulai dari tarian seribu tangan, akrobatik barongsai hingga pesta kembang api di hari pertama (Jumat, 18 Agustus). Beberapa musisi turut dihadirkan, seperti Bianca Shakila dan Clarisa Dewi, salah satu runner-up pada ajang pencarian bakat X Factor Indonesia.

Perjalanan arak-arakan Cheng Ho seperti sebelumnya, biasanya dimulai dari Klenteng Tay Kak Sie yang berada di Gang Lombok. Lalu, berakhir di Klenteng Sam Poo Kong. 

Acara utamanya sendiri ada di Sam Poo Kong. Beberapa kali mengikuti, kami hanya menanti di luarnya saja atau di jalan yang dilewatin. Itu karena masuk ke kawasan Sam Poo Kong harus bayar tiket dulu.

Jadi, persiapkan dirimu. Acara arak-arakan biasanya pagi hari.

📝 Bukan konten berbayar atau kerja sama.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

[Review] Karnaval Dugderan 2016, Timeline Kurang Menarik

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

☕ Mengukur Efek Domino Kehadiran Parjo 24 Jam Terhadap Peta Kompetisi Kedai Kopi di Jolotundo

📱 itel P55 5G: Menimbang Rekomendasi AI Google untuk Hape 5G Murah di Bawah 2 Juta

🏋️‍♂️ Ketika Laptop Tipis ASUS ExpertBook Ultra Ditindih Barbel 100 Kg, Masih Aman?