Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Kota Semarang Jadi Tuan Rumah Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN Ke-55


Usai bulan Juli kemarin Kota Semarang kedatangan ribuan orang acara Pornas Korpri XVI, bulan Agustus ini kembali Ibu Kota Jawa Tengah kedatangan banyak orang. Kali ini ada lebih dari 500 delegasi atau perwakilan. Meski lebih sedikit, namun yang datang dari banyak negara.

Kami senang dengan fakta tersebut bahwa Kota Semarang didapuk menjadi tempat pertemuan Menteri Ekonomi atau ASEAN Economic Ministers (AEM) yang ke-55. Pertemuan tersebut berlangsung dari tanggal 17-22 Agustus 2023. Hotel Padma jadi lokasi acara ini berlangsung.

Alasan dipilih

Meski kami tidak terlibat secara langsung, sekelas ASEAN pula, saat kami menelusuri mesin pencari google alasan dipilihnya Kota Semarang sebagai tuan rumah mengutip finance.detik.com adalah

Kota Lunpia dianggap merefleksikan perkembangan sosial budaya Indonesia. Semarang juga dinilai siap menyelenggarakan ajang internasional dan memadai secara infrastruktur.

Negara yang hadir

Tentu saja ini bukan saja berkah buat Kota Semarang tapi juga kembali mengangkat perekonomian seperti perhotelan, tempat wisata, UMKM dan lainnya.

Beberapa negara yang hadir selain tentu delagasi ASEAN itu sendiri ialah China, Australia, New Zealand, India, Kanada, Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris dan Rusia.

Isu yang dibahas

Ada 6 isu yang dibahas selama pertemuan mengutip laman goodnewsfromindonesia, yaitu 

  1. Transformasi Digital (digital transformation)
  2. Pembangunan Berkelanjutan (sustainable development)
  3. Ketahanan Kesehatan (health Resilience)
  4. Ketahanan Pangan (food Security)
  5. Fasilitasi Perdagangan dan Investasi (trade and investment facilitation).

Cukup menarik melihat nomor 1 dimana transformasi digital menjadi isu penting yang dibahas. Sayang sekali kami tidak bisa melihat info ini lebih detail lagi.

...

Salah satu hasil kesepakatan dari pertemuan yang menarik perhatian kami adalah arsitek yang bisa bekerja di negara kawasan ASEAN manapun. Wah, mantab ini. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026