Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Berkunjung ke Ekowisata Taman Air Tlatar di Boyolali

Sudah lama tak mampir ke Boyolali. Sekali mampir, kami hanya sedang kunjungan biasa. Kebenaran menemani anak kerabat yang sedang mengikuti studi tur. Tak banyak yang bisa kami eksplore di sini, namun kami suka dengan suasananya.

Akhir pekan, tepatnya hari Sabtu tanggal 4 Mei kemarin, pertama kalinya kami mengunjungi Ekowisata Taman Air Tlatar di Boyolali ini. Ada banyak bus yang datang ke sini semenjak kami tiba.

Suasana alam yang teduh

Parkir roda empat tampak penuh dengan kebanyakan pengunjung adalah orang tua murid yang datang menemani anak-anak mereka yang sedang studi tur di sini.

Sedangkan arah di depan kami yang sedikit agak jauh, ada banyak pemandangan bus yang berdatangan dan sepertinya di sana adalah parkir khusus bus.

Di sini, hamparan pepohonan menutupi cerahnya langit menjelang siang. Apakah itu pohon pinus? Entahlah, kami dan beberapa pengunjung malah fokus pada anak-anak yang diarahkan oleh orang dewasa yang mengajak bernyanyi dan menari.

Sisi lain, ada kolam besar. Salah satu kolamnya dipakai untuk wisata edukasi. Bagian belakangnya, ada pemandangan asri mirip hutan yang sudah dikelola dengan baik.

Ada banyak anak-anak di sana yang mengikuti intruksi pembimbing yang sedang berjalan menelusuri tempat ini.

Tujuan wisata edukasi

Saat menelusuri di google, kami diarahkan ke akun Instagram @tlataroutboundanava yang memposting berbagai macam kegiatan outbound yang dilakukan di sini. Pesertanya beragam, namun paling banyak adalah pelajar Sekolah, khususnya TK/Paud.

Seperti namanya ekowisata, tempat wisata ini mengajak masyarakat berkunjung ke area alami yang nan-asri untuk lebih dekat dengan alam.

Apalagi pengunjungnya adalah anak-anak yang banyak tinggal di daerah perkotaan dan terpapar gadget dan internet. Di sini, mereka lebih dikenalkan dan melihat secara langsung yang dikemas dengan pola-pola permainan dan tantangan sederhana.

...

Rasanya ini sudah waktunya kami pergi karena acaranya sudah selesai. Seperti yang kami katakan sebelumnya, kami ke sini bukan dalam rangka kunjungan wisata. Sehingga tak banyak yang kami eksplore di Ekowisata Taman Air Indonesia ini atau ETASIA.

Semoga ada kesempatan lain untuk kembali berkunjung. Ya, meski akan sulit jika bicara startegi pemasaran yang biasa dilakukan Disporapar Jateng yang mengganti haluannya sekarang dengan tidak menggandeng para pemilik blog.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

⚡ Wajah Baru Sudut Brigjend Katamso: Saat Lokasi Strategis Menjadi Saksi Evolusi Elektrik

🚒 Aksi Mobil Damkar Mendinginkan Aspal Jalan Pemuda Sebelum Pawai Ogoh-ogoh 2026 Dimulai

💻 Samsung Galaxy Chromebook Plus: Menemukan Jejak Sang Veteran di Balik Branding Galaxy

🥐 Toko Kue Gambang: Antara Ganjel Rel Modern dan Riuh Media Sosial