Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Tayuban, Kesenian dari Blora yang Menarik Perhatian Wisatawan


Mengutip buku promosi wisata yang berjudul 'Blora Mustika', Tayuban merupakan salah satu seni kebudayaan yang ada di Blora. Kesenian ini menyambut peserta International Gamelan Festival (IGF) saat berada di Heritage Trainz Loco Tour bulan Agustus.

Ini adalah halaman lanjutan dari road show bahasa lainnya anjangsana. Melihat kebudayaan yang memiliki sejarah penting tentang perkembangan gamelan, salah satunya adalah Blora

Suara gamelan sudah terdengar dari luar sebelum masuk ke lokasi utama. Para penabuh kebanyakan yang kami lihat adalah remaja hingga anak-anak yang dikolaborasikan dengan orang dewasa. Beberapa perempuan dengan pakaian tradisional terlihat ayu (cantik) sedang duduk menunggu. 

Kesenian populer


Mengutip dari situs wacana.co (18/1/2015), kesenian Tayub di sini, Kabupaten Blora, ternyata cukup populer. Bahkan pemerintah di sini melakukan banyak upaya agar kesenian ini tetak eksis dan tidak memberikan kesan negatif di masyarakat.

Salah satu upanya adalah membuat aturan atau lebih tepatnya tatat tertib yang harus ditaati oleh penari tayub. Dan juga mengadakan event tahunan di tempat-tempat wisata atau hiburan.

Maka tak heran upaya yang dilakukan pemerintah untuk Tayub demi menarik wisatawan asing atau domestik saat kami tiba langsung disuguhkan. Beberapa wisatawan asing atau peserta IGF tak ragu untuk ikut ambil bagian.

Ketiban Sampur, sebuah kehormatan


Bukan saja bule-bule (wisatawan asing) yang ikut ambil bagian ketika para penari menampilkan pertunjukkannya, beberapa pejabat terkait dan orang-orang ikut juga dalam suasana.

Mereka dipakaikan selendang dari para penari atau istilahnya ketiban sampur. Ini semacam mendapatkan kehormatan untuk menari bersama-sama dengan joget.

Perbedaan Tayub Blora dan Tayub daerah lain

Lihat foto-foto lainnya di album Facebook atau klik di sini.

Tayub tidak hanya berada di Blora saja, beberapa daerah lain juga memilikinya. Kami tertarik dengan ini dan mendapati sebuah blog dengan postingan tahun 2015, dinamond222.blogspot.com.

Perbedaan itu antara lain terletak pada tarian, pakaian atau busana serta musik pengiring. Perbedaan itu merupakan ciri khas dan membentuk jati diri kesenian tayub Blora.

...

Tentu bicara kesenian Tayuban masih akan sangat panjang sekali. Apalagi buat kami yang baru mengenalnya dari acara yang kami ikuti bersama peserta IGF 2018.

Peserta IGF bukan saja mendapatkan sambutan dengan pertunjukkan Tayub, tapi juga mereka menaiki kereta uap dibagian akhir aktivitas kami. Sayangnya, kami tidak dapat ikut naik kereta tersebut. Jadi tidak dapat menceritakan bagaimana rasanya naik kereta uap yang sangat tua di sini.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

📱 Dilema Resolusi 5G di Semarang dan Kabar Vakumnya ASUS Smartphone Tahun 2026

🏃‍♂️ 23 Semarang BTS Run: Strategi Jenius Memasarkan "Debu Proyek" Menjadi Gaya Hidup