Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Branding Kauman Semarang Sebagai Kawasan Kampung Qur'an

Gambar di atas ini kami ambil tanggal 9 Februari kemarin. Sebuah gerbang besar dengan tulisan Kawasan Kauman Kampung Qur'an. Identitas baru dari Kampung Kauman yang memang masyarakatnya yang menghuni di sini sangat kental agama Islamnya. Penasaran?

Kami baru saja mengingat gambar ini yang masih tersimpan di galeri hape dan entah kenapa baru sekarang kami posting di blog. Padahal saat mengambil gambar ini, kami sudah merilis topik lain yang berada di sini juga. Saat itu kami sedang melihat lapangan Aloon-aloon Semarang yang sudah bisa diakses kembali.

Sudah dari 8 tahun lalu

Meski kerap kali membuat tulisan seputar Aloon-aloon, branding Kampung Quran di Kampung Kauman rupanya sudah dilakukan dari 8 tahun lalu. 

Saat kami telusui di google, kami menemukan halaman artikel yang membahas ini di laman liputan6.com yang dipublish tanggal 4 Februari 2016. Wah, lama sekali. 😅

Di dalam artikelnya ditulis jika Pemkot Semarang akan mem-branding Kauman menjadi Kampung Alquran yang direncanakan pada tanggal 6 Februai 2016. Dua hari setelah artikelnya dirilis.

Peresmian launchingnya ditulis juga di sana bahwa yang akan melakukan adalah Pejabat (Pj) Wali Kota Semarang, Tavip Supriyanto.

Alasan branding

Untuk mempertegas. Sebab, di Kauman banyak kegiatan yang melekat dengan Alquran sudah dilakukan sejak 1952 dan pusatnya dilakukan di Pondok Pesantren Radhatul Quran yang berada sekitar Kampung Kauman Semarang.

Branding Kauman menjadi Kampung Quran mengadopsi dari Kampung Inggris di Pare, Kediri. Pelaksanaannya, murid-murid akan diberi paket belajar Alquran, baik yang dari nol maupun yang tingkat lanjutan.

Sayangnya saat peresmiannya kami tidak tahu. Padahal untuk mendeklarasikan sebagai Kampung Quran, penyelenggara mengadakan kirab. Yaitu, dengan ratusan warga dan wisudawan yang berjalan dari Kauman menuju Jalan Pemuda. Lalu melewati jalan Gajahmada dan kembali ke Kauman lewat jalan Kranggan.

Jadi lebih religius

Di laman lain yang kami telusuri juga, yaitu rmoljawatengah.id yang diposting tanggal 29 oktober 2023, ditulis di sana jika kehadiran Kampung Quran di era digital membuat kagum Wali Kota yang sekarang, Mbak Ita.

Kampung Quran menjadi bukti Kota Semarang menjadi kampung religius. Apalagi kawasan Kauman sudah melakukannya dari masa lalu dan terjaga hingga sekarang.

...

Saat kami telusuri tentang Kawasan Kampung Qur'an, kami sedikit malu rasanya mengapa baru tahu ini sekarang setelah 8 tahun dikenalkan. Padahal dari tahun 2018, kami lebih banyak menerbitkan tulisan tentang Alun-alun. Fokus kami di sana, sampai-sampai teralihkan dengan cerita branding Kampung Qur'an.

Mungkin benar ungkapan yang mengatakan 'lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Halaman ini mewakili ungkapan tersebut. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?