Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Perbedaan Sate Ayam Blora dengan Sate Lainnya, Ada Kuah Opornya!


Ciri khas Sate Blora ini tentu menjadi kekayaan kuliner tersendiri bagi bangsa Indonesia. Apakah kami saja yang baru pertama kali mengetahui bahwa Sate ayam di Blora disajikan dengan kuah opor?

Ini adalah pengalaman berharga kami di luar Semarang saat berkunjung ke Kabupaten Blora dalam lanjutan perjalanan kami mengikuti rombongan peserta International Gamelan Festival 2018 (IGF).

Sebuah acara penyambutan dengan sajian ala pesta rakyat dipersembahkan pemerintah setempat. Salah satu kuliner yang disajikan adalah Sate Ayam Blora.

Pake kuah

Jika selama ini kamu menikmati sate ayam dengan bumbu biasanya seperti kami, maka selamat, kamu termasuk orang yang baru tahu seperti kami.


Sate ayam Blora disajikan dengan cara yang berbeda dari sate kebanyakan. Daging ayam pada sate sebelum dibakar rupanya sudah dibumbui dengan bawang putih, gula merah dan ketumbar.

Bumbu kacangnya mirip bumbu gado-gado yang biasa kami lihat. Cara menikmatinya bisa bersama nasi atau lontong yang kemudian ditaburin bawang goreng.

Yang spesial sebelum disajikan kepada kami sebelum disantap adalah siraman kuah opor pada hidangan. Wah, kami benar-benar terkesima karena ini yang pertama kali.

Kuah opor dengan cita rasa gurih yang hanya menggunakan santan sedikit saat disantap terasa manis yang berasal dari gula dan ketumbar yang dibakar kemudian dicocol dengan saus kacang yang nikmat.

Kami sendiri habis dua piring. Sudah tidak bisa ditambah lagi karena kegiatan kami bukan untuk berwisata sebenarnya. Ya, ini benar-benar nikmat. Terutama pengalamannya.

...

Tentu saja kuliner Blora masih banyak lagi, namun kami hanya bicara sesuai pengalaman saja. Itu artinya yang kami rasakan itu yang kami bawa ke blog ini.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Loko Wisata Cepu ini, Rabu (15/8), rombongan peserta IGF juga disambut dengan seni budaya bernama Tayuban. Postingan berikutnya, kami akan sedikit membahas Tayuban yang berasal dari kata Tayub.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📸 Fenomena "Rebutan Konten": Ketika Tempat Baru di Semarang Tak Lagi Perlu Cari KOL

☕ Menikmati Sensasi Turkish Coffee di Horison Nindya Semarang

🧘 Mengintip Lantai 2 Cardea Semarang: Lebih dari Sekadar Studio Pilates Biasa

Event Cosplay di Kota Semarang

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?