Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026

Image
Memasuki bulan Agustus, atmosfer di sudut-sudut Kota Semarang mulai terasa berbeda. Kibaran bendera merah putih, umbul-umbul yang mulai menghiasi jalanan protokol, hingga gapura kampung yang bersolek cantik menandai dimulainya bulan kemerdekaan. Semarak Agustus selalu menjadi daya pikat tersendiri yang dinanti setiap tahunnya. Sebagai blog yang terus memantau pergerakan aktivitas lokal, kami pun tidak sabar membagikan daftar acara menarik apa saja yang bakal memeriahkan kota sepanjang bulan ini. Salah satu magnet utama yang paling ditunggu-tunggu adalah perayaan tahunan kirab budaya yang berpusat di Sam Poo Kong. Event akulturasi budaya berskala besar tersebut dipastikan akan menjadi daya tarik utama, baik bagi warga lokal maupun wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Atlas. Bagi yang sedang menyusun rencana akhir pekan atau mencari hiburan di sela-sela aktivitas harian, berikut adalah kalender agenda, acara, festival kuliner, dan kegiatan komunitas di Kota Semarang sepanjang bulan ...

Perbedaan Sate Ayam Blora dengan Sate Lainnya, Ada Kuah Opornya!


Ciri khas Sate Blora ini tentu menjadi kekayaan kuliner tersendiri bagi bangsa Indonesia. Apakah kami saja yang baru pertama kali mengetahui bahwa Sate ayam di Blora disajikan dengan kuah opor?

Ini adalah pengalaman berharga kami di luar Semarang saat berkunjung ke Kabupaten Blora dalam lanjutan perjalanan kami mengikuti rombongan peserta International Gamelan Festival 2018 (IGF).

Sebuah acara penyambutan dengan sajian ala pesta rakyat dipersembahkan pemerintah setempat. Salah satu kuliner yang disajikan adalah Sate Ayam Blora.

Pake kuah

Jika selama ini kamu menikmati sate ayam dengan bumbu biasanya seperti kami, maka selamat, kamu termasuk orang yang baru tahu seperti kami.


Sate ayam Blora disajikan dengan cara yang berbeda dari sate kebanyakan. Daging ayam pada sate sebelum dibakar rupanya sudah dibumbui dengan bawang putih, gula merah dan ketumbar.

Bumbu kacangnya mirip bumbu gado-gado yang biasa kami lihat. Cara menikmatinya bisa bersama nasi atau lontong yang kemudian ditaburin bawang goreng.

Yang spesial sebelum disajikan kepada kami sebelum disantap adalah siraman kuah opor pada hidangan. Wah, kami benar-benar terkesima karena ini yang pertama kali.

Kuah opor dengan cita rasa gurih yang hanya menggunakan santan sedikit saat disantap terasa manis yang berasal dari gula dan ketumbar yang dibakar kemudian dicocol dengan saus kacang yang nikmat.

Kami sendiri habis dua piring. Sudah tidak bisa ditambah lagi karena kegiatan kami bukan untuk berwisata sebenarnya. Ya, ini benar-benar nikmat. Terutama pengalamannya.

...

Tentu saja kuliner Blora masih banyak lagi, namun kami hanya bicara sesuai pengalaman saja. Itu artinya yang kami rasakan itu yang kami bawa ke blog ini.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di Loko Wisata Cepu ini, Rabu (15/8), rombongan peserta IGF juga disambut dengan seni budaya bernama Tayuban. Postingan berikutnya, kami akan sedikit membahas Tayuban yang berasal dari kata Tayub.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📖 Catatan dari Luar Pagar Grand Opening Gramedia Jalma Semarang: Mewah, tapi…

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

Parkir di The Park Mall Hanya Melayani Pembayaran Non Tunai

⚽ Cerita Senyap Nonton Piala Dunia 2026 Lewat Platform Alternatif Snack Video

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Agustus 2026