Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Fitur DM Sudah Tersedia di Bluesky

Bluesky akhirnya menghadirkan fitur Direct Message (DM) atau pesan langsung seperti platform media sosial lainnya. Kabar ini bahkan diumumkan lewat email yang dikirim kepada semua penggunanya, termasuk kami pada tanggal 24 Mei kemarin.

Apa kabar Bluesky? Nasibnya tidak sebaik Threads. Kami pikir dalam perjalannnya sampai saat ini malah mirip Mastadon, tapi lebih baik selangkah di depannya.

Meski tidak seberisik Threads, Bluesky yang pengembangannya pernah dipegang orang Twitter, Jack Dorsey, rupanya mengambil inisiatif terlebih dahulu ketimbang Threads dalam menghadirkan fitur DM. Ya, Threads hingga postingan ini diterbitkan belum ada fitur DM. Khususnya di negara Indonesia.

Bluesky memang memberi pengalaman unik kepada penggunanya lewat alamat id-nya yang bisa dikustomisasi, hanya saja jumlah pengguna di Indonesia masih jauh dari harapan.

Mirip Mastadon, penggunanya lebih banyak dari luar dan aksesnya seolah terbagi-bagi. Jadinya Bluesky terasa boring. Terutama yang ingin mencoba melebarkan sayap dari sisi pemasaran.

Hadirnya fitur DM jadinya terpengaruh. Mau kirim pesan ke siapa jika penggunanya bisa dihitung yang aktif. Mungkin jumlah pengikutnya bisa ratusan dan ribuan, namun yang berkeliaran di linimasa terbatas.

Selain itu, keterlambatan fitur ini juga membuat ada perasaan aneh untuk berkirim pesan kepada pengguna lain. Karena terbiasa blak-blakan lewat mention, DM terasa bukan solusi.

Mungkin seperti yang dikatakan Bluesky lewat email yang dikirim. Pengguna bisa mengucapkan salam kepada teman, kolega atau orang yang kita sukai (crush). Ya, kalimat bagian akhir rasanya lebih masuk akal. 

...

Terlepas dari sudut pandang yang kami sampaikan, tentu fitur DM pasti sangat ditunggu-tunggu oleh sebagian pengguna. Orang-orang memiliki kepentingannya sendiri-sendiri. Mari biarkan saja, dan ucapkan selamat datang fitur DM di Bluesky. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?