Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

OTI Fried Chicken, Brand Makanan Cepat Saji dari Semarang yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 2015

Awalnya mau nulis OTI Fried Chicken cabang Majapahit karena beberapa kali berkunjung langsung selama bulan puasa kemarin untuk pesan dibawa pulang. Setelah kami cari di google, kami baru ngeh brand ayam crispy yang identik dengan warna kuning ini dari Semarang. Lho, baru tahu?

Haha iya.. jarang-jarang nulis restoran cepat saji di blog. Terakhir kali hampir 1 tahun lalu. Itu pun karena nama Subway yang terkenal dan baru membuka cabang di Kota Semarang. 

Ditambah, ayam OTI memang enak dan ukurannya besar. Mengingatkan kami pada KFC, yah sebelas dua belas-lah perumpaannya. Makanya kami jadi tertarik untuk menuliskannya kali ini.

Tahun 2015

Tidak mengira jika OTI Fried Chicken sudah punya cabang belasan yang menyebar hingga ke kota sebelah. Apalagi brand yang didirikan oleh Arditio Hernanda bersama sahabatnya bernama Bob Desmon ini sudah hadir sejak tahun 2015.

Sedikit mengulik ke belakang bagaimana brand rumah makan cepat saji ini menarik perhatian kami. Dan nama OTI Desmon dipakai untuk menaungi OTI dan bran lainnya, termasuk Simsix. Nama restoran yang beberapa kali sering berseliweran di media sosial saking terkenalnya.

Awal buka tahun 2015, OTI Fried Chicken langsung didirikan di kawasan Bulusan yang berada di Kecamatan Tembalang. Dan sekarang tahun 2024, selain cabangnya yang ada di Kota Semarang, ada cabang lain di Ungaran, Salatiga, Demak, Kudus hingga Jepara.

Saat kami kunjungi laman resminya, maksudnya websitenya, sudah ada 21 cabang yang sudah berdiri. Jumlah ini tentu akan berubah apabila nanti kamu baru membaca halaman ini setahun kemudian.

Harga

Untuk ayam gorengnya sendiri saat kami pesan langsung di gerai yang ada di Majapahit, harga sepotongnya untuk ukuran dada atau paha atas dibandrol 16 ribu rupiah. Sedikit mahal apabila membandingkan dengan brand lokal lain yang pernah kami coba juga.

Apalagi itu belum pakai nasi. Nggak jauh beda sama brand terkenal meski ya sedikit lebih murah jika dipikir lagi. Entahlah, selera tiap orang berbeda. Termasuk kecintaan pada produk berasal.

📷 Gambar diambil tanggal 3 April 2024.
📝 Bukan konten promosi atau kerja sama.

...

Jadi lumayan panjang dan mengalihkan dari niat kami sebenarnya yang ingin memposting OTI Fried Chicken cabang Majapahit Semarang. Padahal foto-fotonya sudah siap, terutama suasana di dalam ruangannya.

Yaudah nanti saja, kapan-kapan. Dari postingan ini setidaknya, pengetahuan kami jadi bertambah. Kami harap kamu juga yang belum pernah mencoba makan ayam OTI ini.

Artikel terkait :

Comments

  1. Brand semarang yang paling aku suka, recomended dah.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali