Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Baru Tinggal di Kota Semarang, Manfaatkan Puasa dengan Cobain Menu Bubur India di Masjid Jami Pekojan

Hidangan utama di sini adalah bubur India. Konon menu ini sudah ada sejak 100 tahun lalu dan rasanya masih tetap sama. Jika kamu cari bubur ini di luar masjid, rasanya masih sulit. Mumpung momen bulan puasa, kamu bisa cobain dan itu gratis selama persediaan masih ada.

Kami jadi ingat salah satu postingan dari akun Menfess di X tentang pengguna yang tidak memiliki teman bukber dan beberapa yang baru tinggal di Ibu Kota Jawa Tengah. Kota Semarang memiliki ragam wisata religi yang menarik untuk dieksplore. Salah satunya Masjid Jami Pekojan.

Masjid berumur 1 abad lebih

Tinggal di Kota Semarang, setidaknya kamu harus lebih banyak mengenal kisah-kisahnya tentang sejarah yang membuat Semarang seperti sekarang. Apalagi kamu tinggal di Kota Lunpia ini dengan waktu yang tidak sebentar.

Masjid yang berada di jalan Petolongan, dekat kawasan Pecinan dan Kota Lama ini pamornya tidak diragukan lagi. Apalagi umurnya sudah lebih 1 abad dan statusnya juga sudah masuk dalam daftar salah satu bangunan cagar budaya Kota Semarang.

Bangunan utamanya masih asli sejak dibangun pertama kali, termasuk bagian ruangan utama. Lainnya, seperti lantai marmer, 4 pilar kayu, pintu dan mimbar hingga kaca patri juga masih asli.

Ketika kami berada di sini hari Selasa kemarin (19/3), auranya sangat terasa. Seperti kembali ke masa lalu, menengok kejayaan Masjid yang arsitekturnya merujuk Timur Tengah.

Bangunannya tidak besar namun sangat kaya sejarah. Bahkan, masjid yang dibangun pada era 1295 Hijriah atau sekitar 1878 Masehi ini terdapat satu makam yang masih didatangi peziarah, yaitu makam Syarifah Fatimah binti Husain Al-Aidrus. Makam tersebut diyakini sebagai makam salah satu seorang tokoh perempuan yang masih keturunan nabi.

Bubur india yang khas

Kami sudah beberapa kali menulis tentang menu berbuka puasa khas dari masjid ini. Karena itulah kami tiap bulan puasa selalu datang hanya untuk kembali mencicipi bubur India yang tiada duanya.

Kurang lengkap rasanya jika tidak mampir ke sini meski hanya sekali. Kami menyarankan ini kepadamu agar juga mencobanya.

Tiap orang hanya mendapatkan 1 mangkuk bubur dengan beberapa takjil dan segelas minuman. Kemarin kami mendapatkan teh hangat, beberapa tahun lalu ada susu cokelat. Kurma, tenang saja pasti diberi biasanya.

Jika penasaran dan ingin datang ke sini, usahakan jangan mepet waktunya. Datang sebelum jam 5 sore jika bisa. Bagi kamu yang muslim, bisa sholat ashar di sini dan mendengerkan kultum yang menambah pengetahuan dan mempertebal iman.

Lihat sekitar bagaimana tiap sudut bangunan begitu indah dan punya sejarah panjang. Pengalaman yang luar biasa dari masjid yang letaknya berada di dalam gang kecil ini.

...

Memang tidak harus bulan puasa untuk berwisata religi ke Masjid Jami Pekojan. Hanya bedanya, kamu tidak akan dapat jatah bubur yang sudah jadi ciri khas menu berbuka puasa di sini.

Pasti buat nagih, apalagi sudah menahan lapar sepanjang hari. Rasa hangat yang terasa diperut dengan tekstur yang lembut dikombinasikan rempah-rempah yang menambah rasa lezat si bubur India.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?