Memasuki bulan Juli, atmosfer Kota Semarang rasanya mengalami sedikit pergeseran. Puncak kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang sudah kita lalui, dan riuh rendah musim libur sekolah pun perlahan mulai berganti dengan persiapan kembali ke rutinitas. Namun, bukan berarti ibu kota Jawa Tengah ini bakal kehilangan dayanya. Menatap kalender satu bulan ke depan, Juli 2026 justru membawa energi baru yang menyegarkan. Kota ini seperti sedang mengajak warganya untuk bergerak lagi—menjadi lebih bugar sekaligus tetap bersenang-senang dalam balutan agenda yang penuh warna. Sisa Kemeriahan di Awal Bulan Minggu pertama Juli langsung dibuka dengan babak akhir dari Jateng Fair 2026 di PRPP. Berlangsung hingga tanggal 5 Juli, perhelatan ini menjadi destinasi pamungkas bagi warga kota yang ingin menghabiskan sisa liburan. Bukan cuma soal pameran produk dan inovasi daerah, panggung hiburannya yang menghadirkan deretan musisi lokal maupun nasional tetap menjadi magnet kuat bagi pemburu konser di Semarang. Ta...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Seperti Apa Berbuka Puasa di Masjid Agung Jawa Tengah?
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Ada yang berencana buka puasa di Masjid Agung Jawa Tengah? Kalau ada, kami punya cerita di postingan ini dan beberapa tips yang setidaknya bisa membantumu saat sudah ada di MAJT. Bulan puasa setidaknya kamu harus punya banyak pengalaman seru yang bisa menambah semangat kamu menjalankan ibadah.
Senin (29/5), kami ikut buka bareng di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Alasan kami ke sini selain ingin buka bareng, juga ingin menambah konten puasa di blog dotsemarang. Kami masih ingat tahun lalu pernah juga buka di sini. Namun saat kami cari di blog, ternyata belum ada kami posting.
Kupon dan ruangan khusus
Sebelum kamu percaya diri ke sini, sebaiknya kamu tahu bahwa panitia yang mengurusin buka bersama akan membagi-bagikan semacam kupon yang memudahkan kamu masuk ke ruangan khusus yang telah disediakan bagi jamaah yang ingin berbuka.
Sebagai Masjid terbesar di Semarang, mereka yang buka puasa di sini tentunya sangat banyak. Dan gunanya kupon ini agar lebih tertib saja saat masuk. Bagaimana yang tidak dapat kupon? Tetap dikasih menu bukber, hanya saja panitia akan mendahulukan kamu yang sudah memegang kupon. Mereka hanya butuh waktu saja.
Ruangan khusus ini sangat luas. Setelah kamu masuk, silahkan mencari tempat duduk yang kosong. Biasanya sudah ada panitia yang memberitahu kamu di mana seharusnya kamu duduk.
Setelah dirasa semua orang sudah masuk, panitia segera membagi-bagikan menu buka puasa. Seperti gambar di atas. Ada nasi kotak dan air gelas minieral. Karena kami hanya sekali ini ke sini, tentu menu yang disediakan tidak pakem ini terus. Kamu mungkin bisa mencobanya lain waktu bila penasaran.
Salat dulu
Bila kamu sudah tahu bagaimana buka puasa di MAJT di atas, maka beberapa tips berikut ini bisa membantumu untuk tidak salah maksud yang bisa membuatmu kurang semangat nantinya.
Pertama, kamu harus tahu bahwa buka puasa di MAJT setelah selesai salat Magrib. Kamu bisa membatalkan buka saat azan dengan mengambil segelas air di dekat ruangan khusus yang disediakan panitia. Tapi jangan berharap masuk ke dalam ruangan tersebut.
Kedua, kamu harus ikut antri saat mau masuk ruangan khusus tersebut mengingat jamaah yang ikut berbuka bukan kamu dan teman-temanmu saja.
Ketiga, kemarin kami ada menikmati kue yang dibagi-bagikan saat mengantri. Kamu bisa mengambilnya secara cuma-cuma. Lumayan buat melepaskan nafsu laparmu.
Keempat, jangan berhamburan. Haha.. Masa kamu makan seperti di rumah atau kamar kos. Di bawah ini, kamu bisa lihat juga suasana bukber di MAJT yang kami kemas dalam bentuk video.
...
Postingan ini kami buat dalam rangka menambah konten saat puasa. Kamu bisa ikutan berbagi konten berbuka puasa di Semarang di blog dotsemarang ini. Namun harus yang khusus berhubungan dengan ciri khas yang ada di Semarang.
Maksudnya, kamu buka di masjid seperti kami di atas. Atau menyantap menu kuliner di tempat tertentu dan hanya ada di Semarang. Kalau berminat, kamu bisa manfaatkan email dotsemarang atau via media sosial kami.
Menyambut bulan suci Ramadan tahun 2016, kota Semarang identik dengan acara 'dugderan'. Acara ini menurut saya dibagi dalam 3 bentuk event seperti pasar dugderan, karnaval budaya dan karnaval anak-anak - remaja. Lalu, bagaimana dengan timeline? Yang dibahas di halaman ini adalah 'karnaval budaya Dugderan' yang berlangsung di Balaikota. Kemudian karnaval ini berjalan menuju Masjid Agung Semarang dan berhenti di Masjid Agung Jawa Tengah. Memantau hashtag #Dugderan2016 Acara karnaval budaya dugderan berlangsung pada tanggal 4 Juni 2016 di Balaikota mulai siang hari. Tahun ini, saya memutuskan tidak mengikuti acara seperti tahun-tahun sebelumnya dengan datang secara langsung. Saya mengikuti perkembangan acara lewat timeline dengan hashtag. Salah satu akun yang menginfokan perkembangan acara di sana adalah akun @VisitJawaTengah seperti berikut ini. Semangat Siang. Yuk, bersiap dengan kemeriahan #Dugderan2016 ? Nantikan #LiveTweet nya dari Balaikota S...
Ada kabar gembira buat kamu yang mungkin baru menggunakan modem m3y. Kami baru sadar bahwa kartu 4G Smartfren bisa digunakan di modem M3Y yang perangkatnya sudah pernah kami review sebelumnya. Apakah kamu sudah juga mencobanya? Kami pikir M3Y sudah tidak bisa digunakan lagi dengan harganya yang kurang bersahabat untuk kami. Apalagi kartu yang tersemat sangat tidak memungkinkan kartu lain untuk masuk. Bahkan untuk sesama operator. Sekali keluar dari SIM Card-nya, kartu dipastikan tidak akan berfungsi. Ternyata bisa Internet merupakan kebutuhan wajib terkait aktivitas kami dalam dunia blogging. Maka saat sebelum pergi ke Jakarta acara ASUS kemarin, kami mencoba mempersiapkan segalanya yang salah satunya koneksi internet. Saat bertanya ke konter terdekat, ternyata kartu 4G Smartfren bisa digunakan untuk modem kami. Pokoknya yang keluaran Smartfren, kata penjaga konternya. Setelah memastikan sendiri dan menggunakannya, ternyata memang bisa. Apalagi kartu perdana y...
Smartphone merek asal Tiongkok ini sebenarnya tidak pernah masuk dalam rencana kami saat berniat memiliki ponsel 5G pertama. Namun karena satu dan lain hal, kami akhirnya tergoda untuk melakukan sedikit "perjudian." Apa yang sebenarnya membuat kami mendadak tertarik dengan itel P55 5G ini? Cerita bermula saat keberuntungan kami mendadak luntur di pertengahan tahun. Smartphone utama yang kami gunakan sehari-hari performa baterainya drop total. Bahkan, saking parahnya, bagian layarnya sampai terangkat (melendung). Padahal semenjak mempensiunkan ASUS Zenfone 5, kami sangat mengandalkan perangkat ini—yang kebetulan didapat dari kebaikan rekan-rekan komunitas bola kami (istilahnya, kami dipinjamkan perangkat untuk operasional). Karena perangkat yang kami gunakan, termasuk tablet, bukanlah barang baru, masalah umur memang tidak bisa bohong. Sadar bahwa menunggu perangkat ini benar-benar mati total akan memicu masalah besar bagi produktivitas blog, kami memutuskan untuk mempercepat ...
Tren olahraga padel di Kota Semarang tampaknya masih belum terbendung. Kehadiran Gets Courts yang baru saja beroperasi di kawasan Jalan Soekarno Hatta menjadi babak baru yang sangat menarik. Pasalnya, dalang di balik berdirinya fasilitas olahraga ini adalah Gets Group—sebuah nama yang sudah sangat familier di telinga masyarakat melalui jaringan hotelnya di Kota Atlas. Kami sendiri baru menyadari jika pusat olahraga padel teranyar ini berada di bawah payung grup hotel tersebut setelah kami memperbarui konten portofolio visual kami baru-baru ini. Kebetulan, lokasinya juga tidak terlampau jauh dari Lapangan Mini Soccer Barito Semarang , kawasan yang beberapa kali sempat kami ulas di blog. Tepat pada tanggal 18 Juli kemarin, Gets Courts rupanya baru saja menggelar momen soft opening . Sayang sekali, kali ini kami tidak mendapatkan undangan resmi, sehingga tidak bisa mengintip langsung kemeriahan suasananya dari dalam area lapangan secara langsung. Melebarkan Sayap Bisnis ke Dunia Sport ...
Sulit berpaling ketika melihat nama Joko Anwar terpampang nyata di poster feed Instagram salah satu akun kompetisi film kampus di Semarang. Sayangnya, karena antusiasme yang luar biasa, kami gagal mengamankan kursi free entry yang disediakan panitia. Kehabisan tiket memang menyisakan sedikit penyesalan, namun energi dari gelaran tersebut justru menginspirasi kami untuk menuliskan catatan ini. Sebuah pertanyaan besar pun muncul ke permukaan: Apakah tahun 2026 ini akan menjadi tahun emas bagi kebangkitan sineas film di Kota Semarang? Kawah Candradimuka di Kampus Udinus Gairah sinema lokal ini ditiupkan oleh Parade Film Udinus #3 . Mengingat tanda tagar di belakang namanya, kompetisi film tahunan ini jelas bukan lagi sekadar acara kemarin sore. Karena kami tidak mendapatkan slot kursi penonton, tulisan ini tentu tidak akan mengulas secara teknis jalannya festival atau siapa saja daftar pemenangnya. Namun, magnet seorang Joko Anwar tidak bisa bohong. Kami bisa membayangkan betapa riu...
Comments
Post a Comment