Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Kuliner Khas Puasa di Semarang, Bubur India dari Masjid Jami Pekojan


Pernah menyantap menu berbuka puasa 'bubur India' ini di Semarang? Kalau belum, mungkin momen Ramadhan ini bisa dicoba. Kamu tinggal datang ke Masjid Jami Pekojan sebelum berbuka puasa. Lalu, mengapa ini menarik untuk kamu coba?

Beberapa tahun lalu, kami pernah mencicipi menu ini di sana. Tapi entah mengapa saat kami cari postingannya di blog dotsemarang, kami kehilangan konten berharga tersebut. Mau tidak mau, kami kembali datang kemarin ke sini.

Kuliner khas Ramadhan di Semarang

Alasan kamu harus mencoba menu ini karna Bubur India ini sudah menjadi ikon kuliner khas Semarang yang ada hanya saat bulan puasa. Menu ini sendiri sudah ada sejak lebih dari 100 tahun lalu, atau sejak tahun 1878.

Sejarah kuliner ini sendiri pada waktu pedagang dari Gujarat, India dan Pakistan datang dan menetap di Petolongan (daerah yang ada di Semarang). Dan salah satu kawasannya dibangun sebuah Masjid, ada dalam video yang kami sematkan.

Konon nama Koja sendiri yang diambil dari kata Pekojan, merupakan sebutan untuk keturunan Pakistan. Jadi pada waktu puasa, banyak orang India datang ke Masjid Pekojan dan membawa bekal bubur untuk berbuka.


Saat kami mencoba di sana, suasana sudah sangat ramai. Beruntung kami masih bisa mendapatkan jatah bubur yang disajikan dengan buah, susu cokelat dan kurma. Sangat nikmat meski bubur sudah terasa dingin (dibuat setelah shalat dhuzur soalnya).

Mengutip situs detikcom (31/5), rahasia nikmatnya Bubur India ada pada bumbu yang terdiri dari jahe, wortel, daun salam, serai, kayu manis, santan dan Garam. Bahan-bahan itu dicampur dalam beras di kuali tembaga.

Gimana, mau mencoba juga?

Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📍 Cardea Semarang Resmi Buka di Jangli, Hadirkan Konsep Physio-Pilates Pertama

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

👩‍💻 Hari Perempuan Sedunia 2026: Kabar Galau Gandjel Rel dan Estafet Semangat di SDK Semarang

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026