Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Semarang Melawan Corona
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Sejarah akan mencatat bagaimana dampak virus Corona atau COVID-19 atau Pneumonia Coronavirus Disease 2019 sangat berdampak pada banyak negara, termasuk Indonesia. Semarang sebagai salah satu kota besar juga tidak ingin tinggal diam. Bagaimana kota ini melawan Corona?
Pagi ini, semua tampak normal. Tak ada rasa khawatir seperti yang terjadi di media sosial. Roda sepeda yang kami kayuh sangat lancar dengan kondisi cuaca yang cerah.
Kami melintasi pemilik bengkel 24 jam yang ada di jalan sedang tertidur lelap di sofa yang terlihat empuk baginya. Lalu lintas yang sudah ramai lalu lalang.
Orang-orang yang bersemangat bersepeda seperti kami tanpa masker diwajah. Ibu-ibu dan perempuan muda yang tetap berbelanja di tukang sayur dan petugas kebersihan yang sudah rajin menyapu jalan.
Pemandangan yang normal seperti sebelum berita Corona menyebar ini rasanya terlalu aneh bila melihat media sosial yang membuat rasa khawatir jadi berlebihan. Apakah ini karena Semarang mendapatkan kota wisata terbersih atau memang kesadaran masyarakat yang tinggi?
Situs siagacorona.semarangkota.go.id
Roda ban sepeda kami mengarah ke jembatan Citarum. Kami pikir tidak akan menemukan himbauan atau informasi tentang Corona yang dilakukan Pemerintah Kota.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dotsemarang (@dotsemarang) pada
Syukurlah pikiran itu berhenti ketika melintas sebelum jembatan. Baliho besar dengan wajah Mas Hendi, Wali Kota Semarang yang dibuat konsep komik, terlihat dengan warna merah mendominasi. Tulisannya mudah dibaca 'Kenali & Cegah Virus Corona COVID-19'.
Saat melihat informasi dikemas di dalam baliho, mata kami tertuju pada situs siagacorona.semarangkota.go,id. Kami sudah mengeceknya dan berfungsi dengan baik semua info yang dibuat sesederhana tersebut.
Mulai dari telepon darurat, info seputar COVID-19, data ODP & PDP, jadwal penyemprotan Disinfektan, hingga rujukan pasien. Dan masih banyak lagi.
Bahkan situs siagacorona Pemkot Semarang sudah terhubung dengan situs pusat (covid19.go.id) dan Jawa Tengah (corona.jatengprov.go.id).
Penyemprotan Disinfektan Massal
Pemerintah Kota Semarang lewat Dinas Kesehatan juga tidak tinggal diam dengan apa yang terjadi. Kami baru mengetahui bahwa Dinkes Kota Semarang melakukan penyemprotan Disinfektan Massal.
Bahkan di dalam situs siagacorona ditaruh jadwal penyemprotan. Beberapa penyelenggaranya diantaranya selain Dinkes adalah Relawan, TNI, Dinas Pertanian, Pramuka, BPBD. Kota Lama bahkan berada diurutan pertama yang dilakukan penyemprotan pada tanggal 15 Maret 2020.
#bergerakbersamalawancorona
Bila baliho yang kami lihat merupakan salah satu cara Semarang melawan Corona lewat offline, termasuk penyemprotan, maka tagar #bergerakbersamalawancorona adalah cara melawan lewat online, maksud kami media sosial.
Kampanye yang dilakukan dengan tagar ini memang kebanyakan didengungkan akun pemerintahan, tapi kami tetap berharap perlawanan ini dapat menyentuh pengguna media sosial lainnya.
Tantangan terbesarnya adalah bagaimana meluruskan berita-berita hoax. Mas Hendi, sebagai salah satu influencer besar di Kota Semaran (karena beliau juga Wali Kota) mau tidak mau terus bekerja keras memberi edukasi lewat media sosial pribadinya.
Tidak mudah, tapi kami yakin bisa melewatinya
Akhirnya roda sepeda kami mulai berjalan pelan karena sudah dekat rumah. Tubuh kami berkeringat dan ini merupakan bagian dari cara kami mencoba tetap tangguh saat melawan Corona. Olahraga, makan-makanan yang sehat adalah bagian penting saat ini untuk tetap kebal (imun) saat ini.
Dengan ini juga berarti tulisan di halaman ini berakhir. Memang tidak mudah melawan Corona, tapi kami yakin upaya Pemerintah seperti yang ada di atas, masyarakat, dan semua pihak akan mampu melewati ini semua.
Benar-benar harus bekerja keras dan saling bahu membahu bekerja sama, terutama mengedukasi masyarakat lebih luas lagi.
*Tentu masih banyak upaya yang terus dilakukan, kami hanya membawa sedikit saja yang kami lihat di jalan.
Semoga Corona segera berakhir, tentunya dengan kesadaran masyarakat untuk tetap berdiam diri di rumah serta menjaga kesehatan tubuh dengan memperbanyak makan buah dan sayur.
Entah kenapa kali ini kami memberi perhatian lebih pada pembaruan Kebijakan Layanan ( Terms of Service ) dan Privasi dari X (Twitter) yang dirilis September 2026 kemarin. Biasanya, urusan pembaruan seperti ini sering kali diabaikan begitu saja dan kita langsung reflek menekan tombol setuju. Namun saat coba kami pelajari lebih dalam, ada banyak hal menarik yang sangat relevan untuk dicermati, terutama bagi pengelola blog, akun komunitas, maupun pengguna aktif media sosial sehari-hari. Pembaruan aturan platform digital selalu membawa dampak pada cara kita berinteraksi di linimasa. Mari kita bedah secara santai tapi realistis apa saja poin pentingnya dan bagaimana dampaknya untuk aktivitas digital kita. 1. Pelatihan AI dan Penggunaan Data Konten Publik Salah satu poin paling krusial dalam pembaruan kebijakan privasi kali ini adalah kejelasan aturan mengenai penggunaan konten publik untuk pelatihan model kecerdasan buatan ( Artificial Intelligence ). Apa artinya? Cuitan, foto, hingga...
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Ini pertama kalinya kami memegang ASUS ExpertBook B9450 yang rasanya itu seperti bukan laptop. Sangat ringan, dan juga bentuknya sangat tipis serta presisi. Mari berkenalan sama laptop kelas enterprise yang tak sengaja kami temukan di salah satu toko komputer di Semarang ini. Ada cerita menarik di balik pertemuan kami dengan perangkat ini. Awal mulanya bermula dari pantauan di marketplace Facebook dan berlanjut ke kunjungan langsung ke toko komputer bernama P usat Laptop Nusantara —toko spesialis jual beli laptop second yang letaknya berada di sekitar Jalan Gajah Raya, Semarang. B9450, Sering Disebut B9 Gen 1 Saat menyambangi toko tersebut, ada dua unit laptop ExpertBook yang dipersilakan untuk kami lihat langsung. Awalnya, kami sempat meraba-raba varian apa ini sebenarnya, karena kenalan kami yang merupakan karyawan toko hanya menyebutnya secara singkat: "ASUS ExpertBook i7 Gen 10 RAM 16GB SSD 256GB" . Karena penasaran dengan silsilahnya, setelah ditelusuri lebih jauh, na...
Ini pertama kalinya kami melihat toko komputer yang bangunannya jadi satu dengan hotel. Apakah ini bentuk inovasi kolaborasi atau sekadar kebetulan karena satu kepemilikan? Entahlah, yang jelas ada banyak cerita seru dan menggelitik saat kunjungan kami ke sana pada awal bulan Agustus lalu. Perburuan kami mencari jajaran laptop ASUS ExpertBook di Kota Semarang kembali berlanjut. Kali ini, langkah kaki menuntun kami ke Orbit Computer yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Nomor 82. Patokannya cukup mudah bagi anak muda Semarang, lokasinya tak jauh dari eks gedung Metro Kertanegara—yang dulu jadi tempat nongkrong dan main futsal, namun kini telah bertransformasi menjadi arena padel. Sebelum memutuskan datang, kami sudah lebih dulu memastikan ketersediaan unit melalui pesan WhatsApp. Rasanya kunjungan bakal aman karena informasi di chat memberi sedikit titik terang. Namun, siapa sangka realita berkata lain? Bayangan di kepala mendadak runtuh, menyajikan pengalaman yang jauh lebih kocak ketimba...
Ketika Kota Semarang kembali dipercaya menjadi tuan rumah hajatan besar—apalagi untuk level Jawa Tengah yang skala acaranya selalu masif—penyelenggaraan Pawai Ta’aruf MTQ pada Sabtu (12/9) kemarin benar-benar membuktikan satu hal: tradisi kirab jalanan masih menjadi jurus pemasaran event ( event marketing ) paling ampuh di kota ini. Bagi masyarakat Semarang, istilah pawai, arak-arakan, atau kirab budaya selalu punya daya tarik magis. Begitu ada pengumuman rekayasa lalu lintas dan rute kirab dibagikan, warga otomatis bersiap memadati pinggir jalan. Dari sudut pandang pemasaran, strategi Organic Attention Magnet seperti ini hampir tanpa jarak: aksesnya gratis untuk siapa saja, menyuguhkan nilai hiburan visual, dan secara instan menggerakkan perhatian publik tanpa perlu promosi rumit. Bersepeda Pagi dan Menunggu dari Atas JPO Pandanaran Sebagai penikmat suasana kota yang lebih suka berburu momen dari sudut yang tenang, kami sudah bersiap sejak pagi dengan mengayuh sepeda. Mengetahui...
Semoga Corona segera berakhir, tentunya dengan kesadaran masyarakat untuk tetap berdiam diri di rumah serta menjaga kesehatan tubuh dengan memperbanyak makan buah dan sayur.
ReplyDelete