Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Sharing Pengatahuan Kegawatdaruratan, Dinkes Kota Semarang Undang Banyak Relawan

Selasa kemarin, tanggal 9 Mei, Dinas Kesehatan Kota Semarang kembali mengadakan acara yang membagikan informasi dengan mengundang awak media, komunitas relawan Kota Semarang dan kami, para pemilik blog. Tema besar yang jadi bahan diskusi adalah pengetahuan kegawatdaruratan Kota Semarang.

Bertempat di Bakso dan Steak Pak Djono yang berada di jalan Kenconowungu,  acara cukup ramai karena dihadirin banyak relawan Kesehatan. Kami baru mengetahui keberadaan mereka, syukurlah kami turut hadir.

Dari daftar absen yang kami lihat, beberapa relawan yang datang adalah

  • Miksemar
  • Bankom Polrestabes Semarang
  • Sarda Jateng
  • Info Taruna Semarang
  • Relawan Semarang Hebat
  • Relawan Call Center 112
  • Mungkin masih ada lagi yang belum tercatat
Yang menarik dari relawan adalah mereka sudah dibekali kemampuan Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu sehari-hari atau SPGDTs. Bahkan, membawa tas emergency kit yang selalu siap dalam keadaan apapun.


Inovasi Dinkes Kota Semarang

Acara utama sendiri dimulai dengan persentasi dari Drg. Rahma Defu, M.Kes yang memaparkan tentang SIMPANGLIMA, yaitu Sinergitas dalam Penanganan Gawat darurat Terpadu secara Lintas Sektro dan Bersama Masyarakat.


Bagaimana pengaruh Call sepanjang tahun 2022. Dimana ada ribuan kasus yang terjadi dengan penyebaran terbanyak ada di kawasan Semarang Barat. 

Lalu, juga ada persebaran layanan Ambulance Hebat yang saat ini jumlahnya sekitar 6 unit kendaraan yang tersebar di 6 lokasi di Kota Semarang. Tahun ini sepertinya akan ada tambahan.

Yang cukup menarik perhatian kami adalah Panic Button yang sudah bisa diakses namun sementara hanya bisa lewat website ambulanhebat.semarangkota.go.id. Sepertinya website sekarang sedang maintenance.

Tombol 'Panic Button' adalah inovasi yang terus disempurnakan melengkapi Call Center yang sudah ada seperti 112, 1500-132 dan 119. Hubungi nomor ini apabila mengalami kegawatdaruratan di Kota Semarang.

Masih banyak hal yang sebenarnya ingin kami bagikan mengenai pemaparan beliau yang memiliki informasi menarik. Kami akan sambung di halaman lainnya nanti.


Video ini kami ambil saat acara, dimana tim Ambulance Hebat unboxing tas emergency yang sering dibawa relawan. Sangat lengkap sekali isinya. Video kami bagi-bagi, karena shorts hanya bisa upload berdurasi 1 menit saja. 

...

Lewat acara ini, DKK Kota Semarang beerharap kesadaran masyarakat untuk Kota Semarang lebih hebat. Apalagi adanya kehadiran relawan Kesehatan yang akan saling membantu. 

Banyak upaya dan inovasi yang terus dilakukan untuk melayani masyarakat Kota Semarang, terutama layanan kegawat daruratan yang lebih efisien dan cepat. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali