Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

November 2018, Film A Man Called Ahok Menguasai Bioskop Semarang


Bila bulan Oktober ada film Asih yang kami catat sukses menarik perhatian penonton Semarang, bulan November, ada film A MAN CALLED AHOK yang mencatat lebih sukses. Apakah dampaknya juga berimbas secara nasional (jumlah penonton)?

Film bergenre biopik dengan durasi 102 menit ini, di bioskop Semarang berhasil mendapatkan semua kursi bioskop yang ada. Mulai dari keluarga 21 (Citra, DP, Paragon, Transmart), Cinemaxx (Java) dan bioskop lokal Semarang (Eplaza).

Pemutaran tengah malam

Sudah mendapatkan semua bangku bioskop, film yang diperankan Daniel Mananta sebagai Ahok ini juga mendapatkan jam pemutaran tengah malam atau midnight. Ada 3 bioskop, DP Mall, Paragon dan Transmart. Biasanya, strategi seperti ini buat si film akan mudah mendapatkan 1 juta penonton.

Dp Mall Premiere

Dari sekian banyak film Indonesia yang tayang di Semarang, untuk mendapatkan kursi di Premiere 21 sangat sulit. Selain tiket harga VIP alias lebih mahal dari standar bioskop, jarang sekali ada film yang tayang di sini. Khususnya Indonesia.
A Man Called Ahok merupakan film yang kami anggap fenomena untuk dapat layar di sana (21 Premiere) . Hampir satu minggu, film yang berkategori 13 tahun ini bertahan di sana.

Lho, belum 1 juta

Pengalaman kami dari sebelumnya, strategi dengan menempatkan jadwal seluruh bioskop, terutama di Semarang, biasanya film tersebut tembus 1 juta dalam 1 pekan. Tapi ini tidak terjadi pada film Ahok.

Sumber situs filmindonesia.or.id (15/11/2018)
..

Melihat yang terjadi, kami belajar sedikit bahwa strategi yang selama ini kami lihat rupanya tidak ampuh saat ini. Ini semacam update untuk kami melihat lebih jeli dalam dunia pemasaran film di tanah air. Meski batasannya hanya di bioskop Semarang.

Kira-kira setelah film A Man Called Ahok, ada lagi yang dapat menguasai semua bioskop di Semarang? Mari menunggu.

Artikel terkait :
Informasi Kerjasama
Hubungi lewat email dotsemarang@gmail.com
Atau klik DI SINI untuk detail lebih lengkap

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

6 Alat Untuk Media Sosial

📝 Hari Blogger Nasional 2026: Merawat Rumah, Menjaga Ingatan

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎭 Karnaval Nostalgia Dugderan: Saat Tradisi Lokal Ikut Meriahkan Panggung MTQ Nasional di Kota Semarang