Bulan Juni 2026 kali ini terasa jauh lebih spesial bagi kami. Istimewanya, awal bulan ini jatuh pada hari Senin yang langsung disambut dengan tanggal merah memperingati Hari Lahir Pancasila. Sebuah awal minggu yang tenang sebelum kita kembali bersiap meramaikan berbagai aktivitas di sudut-sudut Kota Atlas. Namun, bukan hanya libur awal bulan yang membuat Juni ini berbeda. Tepat pada tanggal 10 Juni nanti, kita semua akan memperingati Hari Media Sosial. Sebuah momentum yang rasanya sangat lekat dengan keseharian kita saat ini, tak terkecuali bagi masyarakat yang tumbuh, bekerja, dan menetap di Kota Semarang. Oleh karena itu, tema besar yang kami bawa untuk mengantar daftar agenda bulan ini adalah refleksi seputar dunia media sosial lokal. Lompatan Lanskap Digital di Kota Semarang Jika menengok ke belakang dan melakukan kilas balik, lanskap digital di kota ini sudah melompat sangat jauh. Media sosial di Semarang bukan lagi sekadar ruang pamer aktivitas pribadi, tempat pamer foto estetik,...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Menjajal YouTube Create, Aplikai Editor Video Seluler dari YouTube
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Kamis kemarin (21/9), YouTube mengenalkan aplikasi terbarunya yang diperuntukkan pengguna seluler dengan harapan dapat meningkatkan level editing video mereka. Buat kami ini semacam kejutan karena tidak pernah berpikir ke arah sana. Langkah yang menarik untuk mengikuti jejak kompetitior.
Aplikasi YouTube Create sudah tersedia di Play Store dengan ukuran 50 Mb lebih. Saat ini, aplikasinya masih tahap beta. Itu artinya belum final dan akan terus disempurnakan.
Kesan pertama
Awal mengunduhnya, kami sangat bersemangat. Namun mendadak kehilangan rasa usai melihat sendiri bagaimana alat editornya di sana. Ya, itu terlalu sederhana. Dengan ukuran yang setengah 100 Mb, rasanya terlalu boros.
Bahkan dengan aplikasi editor sederhana semacam inShoot yang kami gunakan, YouTube Create masih kurang memuaskan kami. Namun karena versi beta, kami akan tetap menyimpannya di daftar aplikasi smartphone kami.
Langsung unggah ke YouTube
Salah satu kelebihan yang mungkin bisa dibanggakan saat pertama kami mencobanya adalah aplikasi ini langsung terhubung ke aplikasi utamanya, YouTube. Mirip dengan kompetitor.
Tentu ini memudahkan kami yang tidak perlu repot usai mengedit video dari mentah hingga jadi. Cukup praktis jika hanya membuat video sederhana di Shorts.
Alat editor
Kesan pertama yang sekilas melihat kesederhanaan aplikasinya, membuat kami ingin mencobanya langsung. Yang harus diperhatikan saat pertama kali usai menginstall aplikasi adalah kamu harus login dengan akun yang dipakai ke YouTube.
Kami memulai projek pertama kami dengan video ukuran kurang dari 15 detik. Pertama klik tanda plus, maka galeri perpustakaan file foto dan video kita akan muncul. Setelah memilih video, lalu klik impor.
Ternyata aplikasi membutuhkan waktu untuk menaruhnya di alat editornya dari galeri. Untunglah, itu tidak memerlukan koneksi internet untuk mengambilnya.
Tak banyak hal yang bisa kami beritahukan jika kamu sudah terbiasa dengan editor video semacam ini. Alat-alatnya sederhana dan tidak perlu tutorial untuk mencobanya.
Untuk mengubah ukuran bentuk video atau rasio aspek di YouTube Create, kita pilih 3 titik di kanan atas videonya. Di sana bisa diatur apakah videonya dibuat untuk Short (vertikal) atau biasa (horizontal). Hanya ada 3 ukuran saja di sana. Oh ya, satunya ukuran kotak.
Usai mengedit, bagaimana cara kita menyimpan videonya? Kembali ke titik tiga di kanan pojok atas, pilih ekspor di sana. Sementara ini hanya ada 2 pilihan kualitas ukuran video, yaitu 720 dan 1080. Untuk kami, biasanya memilih 720 karena demi menghemat paket data internet.
Lalu, setelah dipilih 720 akan ada pilihan lagi, apakah ingin langsung di upload ke Youtube atau bagikan (ke aplikasi lain). Bila sementara tidak ingin memilih, tinggal keluar saja dengan mengklik tombol close di sana. Videonya tersimpan?
Tentu saja, silahkan cek galeri dan buka folder download. Selain video tersimpan di sana, ada juga gambar yang ikut tersimpan. Entah kenapa ada gambar yang ikut tersimpan dan ukurannya juga besar (sebuah cover video?).
Fitur menarik dari YouTube Create
Meski alat editornya sederhana, Youtube Create punya beberapa fitur yang sangat menarik atau bahasanya keunggulan dari aplikasi sejenisnya. Informasi ini kami ambil dari halaman resmi YouTube (support.google.com).
Pembersihan audio: Hapus kebisingan latar belakang yang tidak diinginkan dengan mengetuk tombol sehingga suara Anda bersinar.
Teks otomatis: Secara otomatis menambahkan teks ke video Anda dalam bahasa Inggris, Hindi, dan Spanyol. Lebih banyak bahasa lagi yang akan datang!
Filter/efek/transisi: Tambahkan filter, efek, dan transisi dengan mudah untuk membuat video Anda menonjol.
Musik bebas royalti : Dapatkan akses ke ribuan lagu dan efek suara bebas royalti—semuanya dalam YouTube Create. Trek musik dan efek suara ini dilindungi hak cipta dan dapat digunakan secara bebas dalam video yang Anda monetisasi.
Publikasikan langsung ke YouTube: Buat dan publikasikan video Shorts dan video berdurasi panjang dengan lancar langsung ke saluran YouTube Anda hanya dengan mengetuk satu tombol.
...
Ini masih permulaan ditulis di sana. Tentu, bakal ada banyak fitur tambahan lagi seiring waktu berjalan. Kami tidak sabar menanti aplikasi YouTube Create ini dilepas tanpa embel-embel versi beta. Bagaimana denganmu? Sudah mencobanya?
Semarang tidak pernah kehabisan cerita tentang keberagaman. Di balik riuh rendah aktivitas kota bawah, kontur perbukitan Kota Atlas menyimpan sebuah pesona spiritual yang megah. Tempat ini bukan saja menjadi Pura terbesar di Kota Semarang, melainkan juga yang terbesar di Provinsi Jawa Tengah. Berlokasi strategis di kawasan Jalan Sumbing, Pura Agung Giri Natha tidak hanya berdiri tegak sebagai pusat peribadatan suci, tetapi juga menjadi referensi kuat sebagai destinasi wisata religi dan budaya yang ramah untuk dikunjungi masyarakat umum. Setelah sekian tahun berlalu, akhirnya kami kembali lagi melangkahkan kaki ke sini. Momentum kembalinya kami ke pura ini terasa pas karena bertepatan dengan adanya acara menarik dari rekan-rekan mahasiswa Universitas Semarang (USM). Melalui program studi kreatif mereka yang bertajuk 'Perjalanan Napak Tilas' , agenda tersebut sukses digelar pada hari Sabtu, 6 Juni 2026. Kunjungan kali ini sekaligus menjadi pengingat berharga akan memori masa lalu...
Cerita kali ini sedikit menggelitik sekaligus menjadi tamparan renyah bagi kami. Bagaimana tidak? Selama bertahun-tahun, setiap kali pulang dari Uptown Mall BSB City menuju pusat Kota Semarang, kami selalu melakukan kesalahan konyol dalam memilih tempat menunggu bus. Kemana saja kami selama ini? Momen "Aha!" yang Mengubah Sudut Pandang Bagi pengelola blog yang sudah belasan tahun mengulas dinamika dan transportasi di Kota Semarang, menemukan hal baru di sudut kota yang sering dikunjungi itu rasanya magis. Namun, bagaimana jika momen penemuan itu sebenarnya adalah sebuah pengakuan dosa karena baru menyadari rute yang benar setelah bertahun-tahun keliru? Jujur, kami baru saja mengalaminya. Semua ini terungkap pada kunjungan kami ke Uptown Mall di kawasan BSB City pada tanggal 23 Mei kemarin. Kunjungan tersebut sebenarnya membawa misi lain, yaitu menonton film Keluarga Suami Adalah Hama di bioskop—sebuah ulasan film yang juga sudah kami bagikan di postingan sebelumnya. Namun, ...
Rasanya sudah biasa (normal), mal-mal sekarang hanya melayani pembayaran parkir kendaraan tanpa uang fisik. The Park Mall Semarang pun menerapkan hal yang sama. Namun meski begitu, pengguna kendaraan roda dua memiliki alternatif lain. Mari bicarakan itu nanti, fokus di pembayaran non tunai untuk kendaraan roda dua. Bagaimana dengan roda 4? Ya, sama saja. Pokoknya masuk ke bangunan parkir di The Park Mall, harus pakai pembayaran non tunai. Siapkan kartu pembayaran non-tunai Parkir di The Park Mall Semarang hanya melayani 2 kartu pembayaran non tunai, seperti Flazz BCA dan e-money. Oh, bukan 2 ternyata . Kartu Brizzi dari BRI juga bisa, termasuk Tap Cash dari BNI. Jadi, ada 4 kartu yang dapat dilayanin di sini. Karena pengalaman kami lebih untuk kendaraan roda dua, maka gambar yang kami tampilin di sini adalah suasana parkir roda dua. Yang belum tahu atau baru pertama kali ke The Park Mall menggunakan sepeda motor, parkirnya masuk sisi kiri. Cari saja arah masuk kendaraan masuk. Te...
Sore itu, lini masa kami tak sengaja terpapar unggahan dari akun Instagram @kawisata tentang peluncuran Lawang Sewu Short Film Festival (LOFF) 2026. Jujur saja, ini sebuah kejutan yang menyenangkan. Mengetahui gelaran malam peluncurannya dilaksanakan langsung di pelataran Lawang Sewu dengan gegap gempita, atmosfernya terasa begitu magis dan masif. Festival film pendek ini kembali menyapa setelah edisi pertamanya di tahun 2025 lalu sukses kami dokumentasikan di blog. Jika tahun lalu malam puncaknya berlokasi di Gedung Baru Ki Narto Sabdo, Kompleks Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), tahun ini LOFF mengambil langkah berani dengan menempati ikon sejarah paling populer di Kota Atlas. Malam pembukaan yang berlangsung pada Jumat, 22 Mei 2026 kemarin pun tidak main-main. Agenda yang sebenarnya sudah masuk dalam radar kalender acara kami ini kembali dihadiri langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, serta turut dimeriahkan oleh kehadiran aktris nasional sekelas Nirina Zubir. Sebagai p...
Hari ini (12/6), kami mendadak terkejut melihat aktivitas Bitly yang tidak seperti biasanya. Karena penasaran, kami langsung memeriksa kotak masuk. Ternyata benar, ada pemberitahuan kabar terbaru yang datang ke email dotsemarang. Sepertinya kali ini kami harus pergi meninggalkan platform pemendek URL tersebut setelah bertahun-tahun setia menggunakannya. Ada yang mengalami hal serupa? Ini adalah nasib nyata yang harus diterima oleh para pengguna yang mengandalkan layanan gratisan. Tiba-tiba saja, platform mengubah kebijakannya secara sepihak. Sebuah langkah agresif yang tentu sangat berdampak bagi pengguna yang enggan atau belum siap beralih ke fitur berbayar. Bagi kami, sebagai blogger independen atau pembuat konten yang aktif membagikan tulisan di media sosial, Bitly sudah seperti menu sarapan harian. Platform dengan logo ikan ikonik ini selalu menjadi andalan utama untuk merapikan tautan panjang dari blog agar terlihat manis, ringkas, dan estetik saat disodorkan kepada pembaca. Namun...
Comments
Post a Comment