Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Menjajal YouTube Create, Aplikai Editor Video Seluler dari YouTube
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Kamis kemarin (21/9), YouTube mengenalkan aplikasi terbarunya yang diperuntukkan pengguna seluler dengan harapan dapat meningkatkan level editing video mereka. Buat kami ini semacam kejutan karena tidak pernah berpikir ke arah sana. Langkah yang menarik untuk mengikuti jejak kompetitior.
Aplikasi YouTube Create sudah tersedia di Play Store dengan ukuran 50 Mb lebih. Saat ini, aplikasinya masih tahap beta. Itu artinya belum final dan akan terus disempurnakan.
Kesan pertama
Awal mengunduhnya, kami sangat bersemangat. Namun mendadak kehilangan rasa usai melihat sendiri bagaimana alat editornya di sana. Ya, itu terlalu sederhana. Dengan ukuran yang setengah 100 Mb, rasanya terlalu boros.
Bahkan dengan aplikasi editor sederhana semacam inShoot yang kami gunakan, YouTube Create masih kurang memuaskan kami. Namun karena versi beta, kami akan tetap menyimpannya di daftar aplikasi smartphone kami.
Langsung unggah ke YouTube
Salah satu kelebihan yang mungkin bisa dibanggakan saat pertama kami mencobanya adalah aplikasi ini langsung terhubung ke aplikasi utamanya, YouTube. Mirip dengan kompetitor.
Tentu ini memudahkan kami yang tidak perlu repot usai mengedit video dari mentah hingga jadi. Cukup praktis jika hanya membuat video sederhana di Shorts.
Alat editor
Kesan pertama yang sekilas melihat kesederhanaan aplikasinya, membuat kami ingin mencobanya langsung. Yang harus diperhatikan saat pertama kali usai menginstall aplikasi adalah kamu harus login dengan akun yang dipakai ke YouTube.
Kami memulai projek pertama kami dengan video ukuran kurang dari 15 detik. Pertama klik tanda plus, maka galeri perpustakaan file foto dan video kita akan muncul. Setelah memilih video, lalu klik impor.
Ternyata aplikasi membutuhkan waktu untuk menaruhnya di alat editornya dari galeri. Untunglah, itu tidak memerlukan koneksi internet untuk mengambilnya.
Tak banyak hal yang bisa kami beritahukan jika kamu sudah terbiasa dengan editor video semacam ini. Alat-alatnya sederhana dan tidak perlu tutorial untuk mencobanya.
Untuk mengubah ukuran bentuk video atau rasio aspek di YouTube Create, kita pilih 3 titik di kanan atas videonya. Di sana bisa diatur apakah videonya dibuat untuk Short (vertikal) atau biasa (horizontal). Hanya ada 3 ukuran saja di sana. Oh ya, satunya ukuran kotak.
Usai mengedit, bagaimana cara kita menyimpan videonya? Kembali ke titik tiga di kanan pojok atas, pilih ekspor di sana. Sementara ini hanya ada 2 pilihan kualitas ukuran video, yaitu 720 dan 1080. Untuk kami, biasanya memilih 720 karena demi menghemat paket data internet.
Lalu, setelah dipilih 720 akan ada pilihan lagi, apakah ingin langsung di upload ke Youtube atau bagikan (ke aplikasi lain). Bila sementara tidak ingin memilih, tinggal keluar saja dengan mengklik tombol close di sana. Videonya tersimpan?
Tentu saja, silahkan cek galeri dan buka folder download. Selain video tersimpan di sana, ada juga gambar yang ikut tersimpan. Entah kenapa ada gambar yang ikut tersimpan dan ukurannya juga besar (sebuah cover video?).
Fitur menarik dari YouTube Create
Meski alat editornya sederhana, Youtube Create punya beberapa fitur yang sangat menarik atau bahasanya keunggulan dari aplikasi sejenisnya. Informasi ini kami ambil dari halaman resmi YouTube (support.google.com).
Pembersihan audio: Hapus kebisingan latar belakang yang tidak diinginkan dengan mengetuk tombol sehingga suara Anda bersinar.
Teks otomatis: Secara otomatis menambahkan teks ke video Anda dalam bahasa Inggris, Hindi, dan Spanyol. Lebih banyak bahasa lagi yang akan datang!
Filter/efek/transisi: Tambahkan filter, efek, dan transisi dengan mudah untuk membuat video Anda menonjol.
Musik bebas royalti : Dapatkan akses ke ribuan lagu dan efek suara bebas royalti—semuanya dalam YouTube Create. Trek musik dan efek suara ini dilindungi hak cipta dan dapat digunakan secara bebas dalam video yang Anda monetisasi.
Publikasikan langsung ke YouTube: Buat dan publikasikan video Shorts dan video berdurasi panjang dengan lancar langsung ke saluran YouTube Anda hanya dengan mengetuk satu tombol.
...
Ini masih permulaan ditulis di sana. Tentu, bakal ada banyak fitur tambahan lagi seiring waktu berjalan. Kami tidak sabar menanti aplikasi YouTube Create ini dilepas tanpa embel-embel versi beta. Bagaimana denganmu? Sudah mencobanya?
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...
Masih ingat dengan tulisan kami yang mengulas soal bonus Google AI Plus selama 6 bulan dari XL Axiata ? Promo itu didapat setelah kami membeli paket FlexMax 7GB 28 hari seharga 25 ribu rupiah pada bulan Juli kemarin. Nah, ada kejadian unik di bulan Oktober ini. Pas kami memutuskan untuk tidak mengaktifkan paket internet seluler XL, fitur Google AI Plus-nya malah ikut-ikutan nonaktif 😆 Kami tentu tak menduganya dan ini menjadi pengalaman menarik yang ingin kami bagikan di blog. Kan siapa tahu ada pembaca yang mengalami nasib serupa. Alasan kami tidak mengaktifkan paket internet apa pun dari XL Axiata kali ini sebenarnya sederhana: karena harga yang ditawarkan sering berubah-ubah. Sebelumnya, kami sempat mendapat harga yang pas di kantong. Namun, pada bulan berikutnya harga sudah berganti, dan bukannya konsisten, malah cenderung naik. Dari situlah, kami mencoba rehat sejenak dari langganan data. Tak disangka, ada "kejutan" kecil di balik keputusan kecil tersebut. Realita Ekosi...
Menutup bulan Oktober, perhelatan GIIAS 2026 rupanya masih bergulir. Usai menyapa Kota Semarang beberapa waktu lalu, rangkaian roadshow pameran otomotif berskala nasional ini melanjutkan perjalanannya hingga singgah di Kota Makassar. Informasi tersebut kami ketahui dari rilis pers yang rutin mendarat di kotak masuk surel kami. Dari sekian banyak catatan yang dibagikan, ada satu hal menarik yang menggelitik untuk diulas di blog menjelang akhir bulan ini: statistik jumlah pengunjung GIIAS Semarang yang ternyata masih betah bertahan di bawah angka 30 ribu. Jika ditarik sedikit ke belakang, pada penyelenggaraan tahun 2024 silam, total kunjungannya sempat menyentuh angka 30.070 orang. Namun, capaian tahun 2026 ini justru mengulang pola tahun sebelumnya. Rasanya seperti mengalami deja vu, di mana angkanya kembali tertahan di kisaran 28 ribuan. Konsisten di Angka 28 Ribuan Berdasarkan data resmi penyelenggara, GIIAS Semarang mencatatkan angka kunjungan sebanyak 28.876 orang selama lima hari p...
Keramaian di lini masa media sosial seperti Threads dan X pada 27 Oktober kemarin menarik perhatian kami. Di antara deretan unggahan peringatan Hari Blogger Nasional , perbincangan tentang tiket bioskop seharga Rp25.000 bergulir begitu masif. Awalnya kami mengira ini sekadar aksi promo berkala dari penyedia layanan e-wallet atau aplikasi ticketing . Namun ketika mengetahui bahwa promo bertajuk Cinema Day ini diusung serentak oleh Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI), kami menyadari ada strategi pemasaran menarik yang sedang dimainkan di industri hiburan layar lebar tanah air. Bukan Sekadar Diskon, Ini Soal "Aksi Kolektif" Selama ini, kita terbiasa melihat promo bioskop yang berjalan sendiri-sendiri. Cinepolis punya Tuesday Special , XXI bekerja sama dengan bank tertentu, atau CGV dengan membership card -nya. Strategi individual ini memang efektif menjaga loyalitas basis pengguna masing-masing, tetapi dampaknya terhadap kebiasaan pasar secara luas cenderung t...
Comments
Post a Comment