Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

Image
Memasuki bulan April yang jatuh pada hari Rabu, suasana Semarang biasanya mulai bertransisi. Jika Maret lalu kita khusyuk dengan momen Ramadan dan Idulfitri, bulan ini kota ini terasa kembali bergairah dengan deretan acara yang lebih "berwarna". Hari ini cuaca Kota Semarang terpantau cerah. Entah apakah ini pertanda bahwa musim hujan telah berakhir dan Semarang kembali ke "setelan awal"—yang katanya, tiap orang yang tinggal di sini punya matahari sendiri-sendiri saking panasnya. Suara-suara tentang panasnya Semarang terdengar seru namun terkadang juga haru, terutama bagi mereka yang baru merantau atau tinggal di sini. Padahal, jika mau jujur dan realistis, masih ada kota lain yang jauh lebih panas dibanding Semarang. Menghadapi cuaca dan kondisi ekonomi saat ini memang perlu strategi; tetap kreatif tanpa harus membuat diri sendiri burnout atau kelelahan. Tema Besar: Perempuan Berdaya Jika melihat cover yang kami sematkan di halaman ini, tebakanmu benar bahwa tema ...

Ketika Minimarket Jualan Ayam Goreng Siap Saji

Jika bicara bisnis, memang kita harus belajar sama minimarket yang kami bahas di sini, yaitu Indomaret dan Alfamart. Rasanya semua lini mereka masukin. Dari jual pulsa, tarik tunai hingga ayam goreng krispi. Pesaing KFC?

Tidak-tidak, minimarket tidak mungkin bersaing dengan gerai ayam goreng dari Amerika tersebut. Itu hanya hiperbola saja. Tapi memang faktanya, minimarket sekarang juga jualan makanan cepat saji. Tidak sekedar ayam goreng saja, ada sosis bakar dan sebagainya.

Tidak semua gerai minimarket

Tahun 2020 saat kami sedang bepergian menggunakan kereta, kami yang saat itu merasa lapar sedang mencari makanan. Karena tidak ingin terlalu jauh dari stasiun, kami mampir saja ke minimarket. 

Kami terkejut dengan gerai si alfa yang menyediakan ayam goreng plus nasi. Persis seperti sedang beli fried chicken di gerai KFC atau McD.

Harganya terjangkau tentunya ketimbang beli di-brand besar (yang kami sebut di atas). Dikemas dengan apik dan letaknya yang strategis, sangat membantu kami tentunya.

Meski begitu, tidak semua gerai minimarket menyediakan layanan cepat saji. Kami tidak tahu bagaimana kriterianya. Syukurlah tidak semua, kebayangkan setiap daerah yang ada minimarketnya jualan ayam goreng. Bagaimana dengan lokal atau UMKM?

Strategi bisnis

Minimarket terus menjelma layaknya aplikasi super. Semua barang tersedia di sana. Dari jualan kopi, ayam goreng, tarik tunai hingga branding produk yang menggunakan hak cipta nama mereka.

Tentu ini adalah strategi bisnis. Minimarket jeli melihat peluang yang dicari masyarakat era sekarang. Apakah berpengaruh dengan toko klontong atau bisnis kecil?

Jelas, tapi kami tidak ingin membahas lebih detail tentang hal itu. Kami bukan pakar bisnis yang seakan lebih pintar dalam berpikir kritis.

Kami sering juga belanja di toko kelontong. Mereka juga memiliki strategi bisnis yang mungkin tidak akan diikuti minimarket. Pasar atau konsumennya ada sendiri, terutama yang berada dekat sekitar.

Setidaknya, toko kelontong yang sering kami singgahi sudah mengadopsi yang sama dengan minimarket. Dari sisi kasir, penempatan barang dan lainnya.

...

Mulai melebar, maafkan kami. 😅 Di era sekarang, copy paste sudah lazim. Perusahaan semacam Meta, TikTok dan teknologi lainnya pun melakukannya.

Semua ini tentang strategi bisnis saja dan bagaimana menangkap peluang yang ada. Toh, dalam dunia pemasaran, orang-orang semakin ke sini semakin paham bagaimana melihat generasi yang sekarang didominasi Gen Z dan milenial. 

Apakah kamu pernah beli ayam goreng di minimarket?

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

⛪ Karnaval Paskah Kota Semarang 2026: Rekor Peserta dan Pesan Persatuan yang Semakin Kuat

📌 Agenda Kota Semarang Bulan April 2026

🏥 Sisi Lain Grand Opening Cardea Semarang: Menikmati Menu Hotel di Kawasan Jangli