Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Apakah Tahun 2021 Jadi Panggung Buat Jejaring Sosial Berbasis Audio?

Jalannya memang masih panjang, tapi perlahan-lahan mulai kelihatan. Beberapa aplikasi sebenarnya sudah melakukannya dengan mengandalkan audio, tapi untuk audio sosial? Kami pikir ini menarik untuk sebuah informasi yang mungkin bakal terjadi. Atau malah sekedar prediksi.

Ketika Twitter datang dengan fitur audio, kami pikir akan segera mendapatkannya tak berapa lama. Sama seperti saat mereka mengenalkan Fleets. Namun sampai sekarang, fitur tersebut masih belum kami dapatkan. Mungkin beberapa orang malah sudah. Apakah ini ada maksud dengan tren tahun 2021?

Kali ini Sophie dari Buffer lewat emailnya mengirimkan bacaan menarik tentang masa depan media sosial tahun 2021 adalah audio. Wah, kami langsung tertarik dengan link yang diberikan dengan mengarah situs wired.com. Kami bersyukur bahwa era kami sudah ada google terjemahan yang sangat membantu. Artikel aslinya kami taruh di bawah, tinggal klik saja nanti.

Clubhouse ?

Clubhouse adalah aplikasi yang saat ini sedang banyak dibicarakan oleh mereka (orang luar). Sayangnya, masih terbatas dan hanya untuk pengguna iOS. Kabar baiknya bagi pengguna Android, aplikasinya sudah ada. Namun saat kami membuka, belum tersedia tombol install.

Salah satu kelebihan Clubhouse adalah memiliki ruangan obrolan berbasis audio. Di dalam ruangan tersebut, pengguna bisa mendengar suara semua orang. Interaksi yang terbangun dengan orang baru juga terasa intim. Sama seperti juga mendengarkan podcast di mana pengguna bisa berbicara kembali.

Karena masih versi beta, Clubhouse tentu butuh banyak perbaikan. Tahun 2021 bila resmi diluncurkan, bakal menarik untuk dicoba juga. 

Discord

Aplikasi ini kami udah mengenalnya setiap membuka halaman komik online. Ternyata sudah diluncurkan sejak tahun 2015 dan memiliki 100 juta pengguna. Dan tahun ini memutuskan beralih dari platform audio untuk para gamer ke platform audio untuk semua orang.

Buat penggunanya, tentu percakapan dengan audio di sana tidak asing lagi. Namun bagi pengguna yang belum bergabung, termasuk kami, belum melihat ini menarik. Melihat beberapa hari lagi tahun 2020 akan berakhir, tentu Discord patut diperhitungkan.

Audio Space Twitter

Kabar terbaru dari Twitter semenjak mengenalkan Audio sosialnya, kini tengah membuat audio space. Rasanya akan sama seperti Clubhouse. Semua pengguna terkumpul dalam satu ruangan yang membahas tema tertentu. Entahlah, kami sendiri juga tidak mengetahui detailnya.

Namun bila melihat ke depan, Twitter sudah ancang-ancang memanfaatkan momentum tahun depan dari sekarang. Tapi ini tidak akan mudah, seperti kata Will Partin, seorang peneliti di Data and Society's Disinformation Action Lab dalam halaman wired

“Salah satu tantangan besar dari jejaring sosial terbuka seperti Twitter adalah bahwa apa yang baik di satu komunitas dianggap salah di komunitas lain”.

“Sulit untuk membuat kebijakan yang akan membuat kedua kelompok bahagia.”

Pandemi dan menemukan pijakan

Tidak dipungkiri bahwa pandemi juga membantu terciptanya pijakan baru atau era baru media sosial berbasis audio. Orang-orang masih tidak ingin keluar rumah, maka mereka bisa menggunakannya.

Di Amerika, platform audio semacam streaming musik, termasuk podcast sangat berkembang. Spotify dan Apple Music adalah dua platform yang digemari. Dengan opsi yang semakin dipersonalisasi untuk menemukan musik baru dan kehidupan sehari-hari, ini sama saja membuka pijakan baru untuk jejaring sosial berbasis audio tahun depan.

...

Mari melihat ini sebagai peluang dan informasi yang mungkin sangat bermanfaat untuk membuat strategi pemasaran, andai bila tren ini terbukti. Apakah ini akan lebih banyak menguras tenaga dan pikiran atau sebaliknya.

Artikel aslinya wired bisa kamu buka di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Pembaruan Kebijakan & Privasi X Terbaru (September 2026): Apa Artinya Buat Kita dan Akun Komunitas Lokal?

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

💻 Pengalaman Unik Mampir ke Orbit Computer Semarang yang Ternyata Satu Bangunan dengan Hotel dan Disambut AI Chatbot

🎪 Arak-arakan Tak Pernah Gagal: Mengamati Pawai Ta’aruf MTQ dari JPO Pandanaran Semarang