Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Melihat Potensi Semarang Lewat Acara Kontes Sepeda

Potensi yang kami maksud adalah sebagai tuan rumah dan juga wadah untuk penyelenggaraan kontes sepeda. Menurut panitia penyelenggara, banyak pemilik pesepeda mengikuti acara di kota tetangga, mengapa tidak kita buat aja di Semarang.

Minggu akhir bulan November, Sentraland Mall menjadi tuan rumah acara Sentral Java Auto Vaganza yang di dalamnya terdapat kategori-kategori seperti pameran sepeda, bursa sepeda, gathering komunitas, indie clothing hingga bazar UMKM.

Kami sendiri tertarik dengan pameran sepeda yang ternyata dikonteskan selama 2 hari di akhir pekan, 21-22 November. Sedangkan acara keseluruhannya sendiri berlangsung sejak tanggal 20-29 November 2020.

Acara kedua kalinya

Pameran sepeda ini oleh panitia ternyata sudah dilakukan yang kedua kalinya dan berharap tahun depan akan kembali dilakukan. 

Meski jumlah peserta yang mengikuti tidak banyak seperti acara pameran pertama, setidaknya ada 30 peserta yang mengikuti dan beberapa peserta dari luar kota, seperti Sragen, Salatiga, Pekalongan, Jepara hingga Solo.

Jumlah yang tidak banyak ini menurut penyelenggara, Mit's Production selaku event organizer, karena di Solo juga sedang ada acara yang sama. Antusiasnya sedikit berkurang karena berbarengan.

Potensi Semarang

Kami yang datang yang awalnya hanya sekedar melihat pameran sepeda, jadi tertarik tentang penyelenggaraan ini. Acara kontes sepeda masih jadi satu dalam acara utama.

Padahal, bila kami pikir dengan melihat tren sepeda di Kota Semarang, acara seperti ini bisa dikatakan menarik andai menjadi acara utama. 

Saat kami berbincang dengan salah satu panitia, Mas Tiko yang menyempatkan diri memberikan waktunya, menurut beliau Semarang ini punya potensi dan tidak kalah dengan kota-kota lain.

Solo dianggap sebagai tren penyelenggaraan kontes sepeda seperti ini dan sudah banyak gelaran yang dilakukan. Mengapa tidak dibuat juga di Semarang, sambung beliau.

...

Karena niatnya hanya ingin melihat pameran sepeda, kami tidak melihat akhir dari penilaian kontes sepedanya siapa yang menjadi lebih baik. 

Di luar kegiatan dan harapan yang ingin kami sampaikan lewat artikel ini, kami juga memperhatikan bagaimana strategi acara ini bisa jadi bagian pemasaran oleh pihak Sentraland Mall. Sudah seharusnya mal yang berada di jalan Ki Mangunsarkoro lebih populer lagi.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT