Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Semarang Kota Kelima, Sosialisasi Buku Proyek Desain : Dasar Pengadaan & Pengelolaan Jasa Desain di Indonesia
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Buku ini saat diperkenalkan seperti sebuah buku sakti bagi pelaku desain karena jadi pedoman untuk lebih mendorong dan juga mengapresiasi, apalagi desain merupakan bidang utama ekonomi kreatif yang mencatat pertumbuhan tinggi setiap tahunnya.
Bertempat di Tekodeko, Jumat sore (4/12), Kota Lama Semarang, kami turut menghadiri sosialisasi buku yang telah dibuat sejak tahun 2017 dan selesai dicetak tahun 2019.
Tahun ini sendiri, buku yang memiliki sampul berwarna orange sudah masuk cetakan kedua. Kita dapat mendownload versi PDF-nya bila tertarik. Namun saat kami cari di situs Kemenparekraf, sangat sulit menemukannya. Tapi baca sampai bawah, kami memiliki PDF-nya.
Buku Pedoman
Ada 3 pembicara acara yang bertajuk 'Bincang Ragam Desain' yang dihadiri para awak media. Ya, acaranya seperti konferensi pers, tidak heran banyak media yang turut diundang. Dari sisi kiri, ada Adi Nugroho (Dewan Pengawas AIDIA), Damang Sarumpaet (Mewakilik Kemenparekraf) dan Noel Febry Ardian (Sekjen HDMI).
Peluncuran buku yang difasilitasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini berkolaborasi dengan enam asosiasi yakni
ADGI (Asosiasi Desainer Grafis Indonesia)
AIDIA (Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia)
ADPII (Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia)
HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia)
HDMI (Himpunan Desainer Mebel Indonesia)
IFC (Indonesia Fashion Chamber)
Buku yang lahir awalnya dari keresahan karena kurangnya apresiasi terhadap proses desain ini, dapat dijadikan sebagai pedoman bagi pelaku desain di tanah air.
Karena dunia profesi desain tidak punya acuan standar, maka dengan buku ini dapat menjembatani hal tersebut. Seperti penetapan harga desain. Dulu hanya harga perkiraan sendiri, sekarang ada ketentuan yang dapat menjadi referensi.
Pengaruhnya tentu bukan hanya kepada para pelaku desain, tapi klien seperti pemerintah, perusahaan dan sebagainya. Dan bagi yang membacanya, dapat lebih tertarik tentang profesi desain.
Terutama anak muda yang ingin menjadikan desain sebagai pekerjaan. Di Semarang, ada beberapa perguruan tinggi yang terdapat jurusan desain. Ini tentu kabar baik buat mereka di masa depannya.
"Dengan buku ini, profesi desain jadi lebih baik". Damang Sarumpaet .
Peran asosiasi
Buku ini menurut Damang Sarumpaet yang juga sebagai Anggota Dewan ADPII, sangat diapresiasi di perguruan tinggi. Kebanyakan referensi buku tentang desain berasal dari luar negeri. Dengan buku ini, jadi acuan bagi perguruan tinggi untuk program jurusan desain mereka.
Keterlibatan asosiasi desain dalam buku ini, bahkan profil asosiasi terdapat di dalam buku itu sendiri, dapat menjadi dorongan agar lebih segera membuat standar kompetisi. Peran asosiasi desain sangat penting.
Bagaimana mengapresiasi profesi desain. Seperti etika profesi yang juga tertuang di dalam buku, semisal berbicara kekayaan intelektual.
Perkembangan desain
Menurut Noel Febry, ini adalah momentum untuk membangun profesi desain di Indonesia. Apalagi melihat perkembangan desain di tanah air yang sampai mengundang desain ahli dalam sebuah proyek.
Dengan buku ini, peran seorang desain bisa diperhitungkan atau bisa diukur. Sektor ekonomi kreatif, profesi desain adalah salah satu penyokongnya.
"Seseorang akan mendapatkan haknya dari buah pikirnya". Noel Febry Ardian.
Buku ini juga dapat digunakan sebagai pengembangan strategi untuk menghire seorang desainer.
Semarang Kota terakhir
Penerbitan buku ini menjadi titik tolak dari Gerakan Sadar Desain yang digaungkan dalam membangun ekosistem desain yang bermartabat.
Kegiatan Gerakan Sadar desain ini sendiri dilangsungkan di 5 Kota, yaitu Yogyakarta, Denpasar, Bandung, Tangerang Selatan dan Semarang sebagai kota terakhir.
Bila kegiatan Bincang Ragam Desain hanya dihadiri awak media, maka untuk talkshow dengan judul Sosialisasi dasar Pengadaan dan Pengelolaan Jasa Desain digelar dengan online atau daring.
Siaran langsung yang dilakukan dari Bank Mandiri tersebut bisa ditonton lewat Youtube sekarang ini.
Saat ini program dilanjutkan dengan mempersiapkan riset dan penerbitan buku Standar Harga Jasa Desain dan Standar Remunerasi Profesi Desain di Indonesia.
Download buku PDF
Saat acara berlangsung, kami mencarinya ke situs Kemenparekraf dan berhasil menemukan link download-nya. Namun saat menuliskan ini, beberapa hari kemudian, kami kehilangan alamatnya.
Beruntung kami yang sudah mendownload buku versi PDF-nya ini. Kamu yang tertarik, bisa download di sini. Gratis dan tinggal buka saja.
...
Buku proyek desain sendiri merupakan buku pertama dari tiga seri buku yang tengah disusun dan diterbitkan oleh Kemenparekraf/Baparekraf yang secara keseluruhan akan berisi sembilan bab pembahasan.
Tiga diantaranya merupakan bahasan utama yakni, tentang pemahaman desain, proyek desain, dan asosiasi desain di Indonesia.
Ada juga pembahasan tambahan seperti jenis pengadaan proyek desain, mengenal pekerjaan, membuat pembiayaan, hingga memilih desainer yang tepat dan yang terakhir ada pembahasan tentang aspek hukum & etika profesi desain di Indonesia. (Referensi penutup haloindonesi.co.id)
Ini pertama kalinya kami melihat toko komputer yang bangunannya jadi satu dengan hotel. Apakah ini bentuk inovasi kolaborasi atau sekadar kebetulan karena satu kepemilikan? Entahlah, yang jelas ada banyak cerita seru dan menggelitik saat kunjungan kami ke sana pada awal bulan Agustus lalu. Perburuan kami mencari jajaran laptop ASUS ExpertBook di Kota Semarang kembali berlanjut. Kali ini, langkah kaki menuntun kami ke Orbit Computer yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Nomor 82. Patokannya cukup mudah bagi anak muda Semarang, lokasinya tak jauh dari eks gedung Metro Kertanegara—yang dulu jadi tempat nongkrong dan main futsal, namun kini telah bertransformasi menjadi arena padel. Sebelum memutuskan datang, kami sudah lebih dulu memastikan ketersediaan unit melalui pesan WhatsApp. Rasanya kunjungan bakal aman karena informasi di chat memberi sedikit titik terang. Namun, siapa sangka realita berkata lain? Bayangan di kepala mendadak runtuh, menyajikan pengalaman yang jauh lebih kocak ketimba...
Jarang-jarang ada tempat ngopi di Semarang yang berinisiatif mengumpulkan para penggiat konten dalam satu atap. Begitu melihat ajakannya sliweran di Threads , rasa penasaran tentu langsung menggelitik untuk ikut datang. Apalagi, kalau bicara soal istilah yang sering dipakai, kita jadi akrab dengan sebutan KOL (Key Opinion Leader) atau influencer . Jumat sore (28/8), kami turut hadir di Lingkar Coffee & Idea yang berlokasi di Pleburan, Kota Semarang. Tempat yang tidak asing karena sudah pernah ke sini bareng rekan-rekan mini soccer . Kami sendiri juga tak menyangka bisa terjaring oleh penyelenggara atau tempat ngopi ini. Maklum, tiap ada kampanye pemasaran atau aktivitas lewat threads , blog selalu diabaikan. Kali ini kami lebih bersemangat tentunya. Saat kami tiba, masih sedikit orangnya dan ada satu wajah yang familiar di sana. Beliau ternyata merupakan perwakilan dari pihak agensi yang bekerja sama dengan tempat ngopinya. Ketika Owner Toko Kopi Nggak Jadi Datang Mendengar kata ...
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Kamis sore, 17 September 2026, menjadi salah satu hari yang cukup menguji stamina. Bagaimana tidak, agenda undangan media gathering ASUS di Hotel Tentrem beririsan langsung dengan jadwal rutin main bola malam harinya. Berbekal sepeda lipat, perjalanan dimulai dari kawasan Gajah Raya menuju jantung Kota Semarang, berlanjut merapat ke Hotel Tentrem, dan ditutup dengan gowes kilat menuju Lapangan Barito. Hasilnya? Kaki sempat terasa pegal-pegal, dan energi ludes seketika—sampai-sampai jatah makan malam dari acara hotel terasa kurang karena keburu lapar lagi di lapangan hijau! Namun, lelahnya perjalanan sore itu terbayar tuntas saat mendapati bagaimana ASUS kembali menepati janjinya untuk menyapa para kreator, blogger, dan media di Semarang untuk kedua kalinya tahun ini, setelah perjumpaan lini komersial mereka di bulan Juni lalu. Kali ini, acara terasa jauh lebih semarak dan mewah karena kami para blogger digabungkan langsung dengan berbagai lini konten kreator lokal lainnya da...
Ini pertama kalinya kami memegang ASUS ExpertBook B9450 yang rasanya itu seperti bukan laptop. Sangat ringan, dan juga bentuknya sangat tipis serta presisi. Mari berkenalan sama laptop kelas enterprise yang tak sengaja kami temukan di salah satu toko komputer di Semarang ini. Ada cerita menarik di balik pertemuan kami dengan perangkat ini. Awal mulanya bermula dari pantauan di marketplace Facebook dan berlanjut ke kunjungan langsung ke toko komputer bernama P usat Laptop Nusantara —toko spesialis jual beli laptop second yang letaknya berada di sekitar Jalan Gajah Raya, Semarang. B9450, Sering Disebut B9 Gen 1 Saat menyambangi toko tersebut, ada dua unit laptop ExpertBook yang dipersilakan untuk kami lihat langsung. Awalnya, kami sempat meraba-raba varian apa ini sebenarnya, karena kenalan kami yang merupakan karyawan toko hanya menyebutnya secara singkat: "ASUS ExpertBook i7 Gen 10 RAM 16GB SSD 256GB" . Karena penasaran dengan silsilahnya, setelah ditelusuri lebih jauh, na...
Comments
Post a Comment