Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Image
Memasuki bulan Februari 2026, atmosfer Kota Semarang terasa jauh lebih sibuk dari biasanya. Bukan sekadar rutinitas awal bulan, tapi ada semacam "tabrakan budaya" yang unik. Jika biasanya event besar datang bergantian, tahun ini warga Semarang seolah diajak merayakan semuanya sekaligus: menyambut Tahun Baru Imlek sekaligus mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadan. Hari ini, tepat tanggal 1 Februari yang jatuh pada hari Minggu, cuaca di Kota Semarang tampak cerah merona dari pagi hingga menjelang sore. Meskipun begitu, bulan Februari disebut-sebut masih menjadi puncak musim penghujan. Cuaca memang masih sulit diprediksi; bisa saja terik di siang hari, namun seketika hujan lebat saat malam menyapa. Dua Hajatan Besar dalam Satu Pekan Bulan ini, Ibu Kota Jawa Tengah punya dua agenda besar yang waktunya saling berhimpitan. Ada Pasar Imlek Semawis yang menjadi ruh perayaan Tahun Baru Imlek di Pecinan, dan ada Dugderan yang menjadi tradisi wajib warga Semarang menyambut bula...

Seperti Apa Penerapan Protokol Kesehatan di Taman Wisata Alam Posong


Hari kedua kami masih di Temanggung, tujuan tempat wisata berikutnya adalah Posong. Sorotan utama kami di sini adalah akses menuju lokasi utamanya yang harus ditempuh dengan menanjak. Maklum, lokasinya berada di ketinggian 1.800 mdpl. 

Setelah mengunjungi Candi Arjuna dalam kegiatan Jateng On The Spot 2020, perjalanan kami yang diikuti rekan blogger, media dan kontributor / pengelola website yang dikelola Disporapar dilanjutkan menuju Posong. Hujan menyertai mobil yang membawa kami pergi saat itu (20/10/2020).

Tidak fokus

Akhirnya kami tiba setelah beberapa jam lamanya dalam perjalanan. Apalagi akses menanjak dengan jalan yang belum aspal, membuat kendaraan kami harus berjalan pelan.

Pertama kali ke sini, tentu kami kagum dengan suasananya. Apalagi sepanjang jalan terlihat banyak tanaman kopi. 

Ada hal berbeda dari tempat wisata yang kami kunjungi selama 3 hari kali ini. Ternyata Posong kedatangan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Pak Sinoeng Noegroho Rachmadi. Nanti kami cerita tentang ini.

Protokol kesehatan

Seperti sudah terbiasa dengan pola adaptasi kebiasaan baru, sebelum masuk gerbang yang berwarna hitam, kami langsung spontan mencari wastafel portable yang disediakan pihak pengelola sebagai bagian protokol kesehatan.

Karena suasananya sedang ramai, kami tidak sempat mengambil gambar saat beberapa rekan kami diperiksa suhu tubuhnya. Anggap saja, tulisan ini mewakili meski tanpa gambar.

Beberapa wastafel di tempatkan beberapa titik. Kami hanya mengabadikan sedikit saja karena sudah terpesona dengan suasana Posong yang begitu luas. Seperti sedang datang ke taman surga, pikir kami.

Setiap spot, memiliki sesuatu yang menarik. Sayang untuk dilewatkan begitu saja. Sayangnya, gerimis masih mengikuti kami sampai di sini. 

...

Datang ke Posong, seperti datang ke sebuah taman yang sangat luas. Pengelola juga menyediakan kemah buat pengunjung yang ingin menghabiskan waktu di sini. Karena saat cerah, pengunjung dapat melihat 7 gunung sekaligus dan menikmati golden sunrise.

Kami harap kedatanganmu ke sini tetap mematuhi protokol kesehatan, meski kamu sudah tidak tahan untuk mengabadikan tiap tempat. Jangan lupa 3 M, ya!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Februari 2026

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

🪁 Apa Kabar Festival Layang-Layang Internasional Semarang? Menanti di Awann Costa, Temu Asyiknya di BKT