Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Seperti Apa Penerapan Protokol Kesehatan di Taman Wisata Alam Posong


Hari kedua kami masih di Temanggung, tujuan tempat wisata berikutnya adalah Posong. Sorotan utama kami di sini adalah akses menuju lokasi utamanya yang harus ditempuh dengan menanjak. Maklum, lokasinya berada di ketinggian 1.800 mdpl. 

Setelah mengunjungi Candi Arjuna dalam kegiatan Jateng On The Spot 2020, perjalanan kami yang diikuti rekan blogger, media dan kontributor / pengelola website yang dikelola Disporapar dilanjutkan menuju Posong. Hujan menyertai mobil yang membawa kami pergi saat itu (20/10/2020).

Tidak fokus

Akhirnya kami tiba setelah beberapa jam lamanya dalam perjalanan. Apalagi akses menanjak dengan jalan yang belum aspal, membuat kendaraan kami harus berjalan pelan.

Pertama kali ke sini, tentu kami kagum dengan suasananya. Apalagi sepanjang jalan terlihat banyak tanaman kopi. 

Ada hal berbeda dari tempat wisata yang kami kunjungi selama 3 hari kali ini. Ternyata Posong kedatangan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Pak Sinoeng Noegroho Rachmadi. Nanti kami cerita tentang ini.

Protokol kesehatan

Seperti sudah terbiasa dengan pola adaptasi kebiasaan baru, sebelum masuk gerbang yang berwarna hitam, kami langsung spontan mencari wastafel portable yang disediakan pihak pengelola sebagai bagian protokol kesehatan.

Karena suasananya sedang ramai, kami tidak sempat mengambil gambar saat beberapa rekan kami diperiksa suhu tubuhnya. Anggap saja, tulisan ini mewakili meski tanpa gambar.

Beberapa wastafel di tempatkan beberapa titik. Kami hanya mengabadikan sedikit saja karena sudah terpesona dengan suasana Posong yang begitu luas. Seperti sedang datang ke taman surga, pikir kami.

Setiap spot, memiliki sesuatu yang menarik. Sayang untuk dilewatkan begitu saja. Sayangnya, gerimis masih mengikuti kami sampai di sini. 

...

Datang ke Posong, seperti datang ke sebuah taman yang sangat luas. Pengelola juga menyediakan kemah buat pengunjung yang ingin menghabiskan waktu di sini. Karena saat cerah, pengunjung dapat melihat 7 gunung sekaligus dan menikmati golden sunrise.

Kami harap kedatanganmu ke sini tetap mematuhi protokol kesehatan, meski kamu sudah tidak tahan untuk mengabadikan tiap tempat. Jangan lupa 3 M, ya!

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🚀 ASUS ROG Flow Z13-KJP: Tablet "Sultan" 128GB RAM yang Siap Diajak Gowes Keliling Semarang

Event Cosplay di Kota Semarang