Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Meski Belum Ada CFD, Simpang Lima Semarang Tetap Ramai


Ketika tren sepeda menjadi perbincangan topik di mana-mana, kami ingin mengetahui bagaimana suasana kawasan Simpang Lima pada hari Minggu yang biasanya ada CFD (Car Free Day) awal bulan Juli. CFD-nya masih belum diberlakukan, tapi suasanya???

Sudah lebih dari 3 bulan dari terakhir kami menulis CFD diliburkan demi meminimalisir penyebaran koronavirus di bulan Maret 2020.

Pembatasan akses demi pesepeda

Bulan ini diawali hari Minggu jatuh pada tanggal 5 Juli. Car free day yang kami lihat di Jakarta, yang sudah berlaku kembali, kami pikir Kota Semarang mungkin melakukannya juga. Ternyata, tidak.


Namun pemandangan dengan suasana ala CFD begitu tampak dari banyaknya masyarakat yang berkerumun di kawasan Simpang Lima.

Karena CFD belum diberlakukan kembali, jalanan dibagi dua dengan papan petanda yang ditaruh di tengah jalan. Ya, itu untuk jalur sepeda. 

Kami tidak heran sebenarnya jalanan utama Ibu Kota Jawa Tengah ini dikuasai para pesepeda. Tren yang berkembang mengarahkan demikian.

Namun yang menarik adalah upaya pemkot dalam memasang papan penunjuk di tengah antusias masyarakat yang begitu besar untuk menikmati hari Minggu di Simpang Lima.

Di tengah lapangan juga tak kalah ramai. Orang-orang yang hilir mudik, sekedar berolahraga atau menikmati suasana, jadi kesan seakan pandemi bagi mereka hanyalah informasi yang ada di media sosial maupun berita.

Kami harap mereka tetap memakai masker dan menjaga jarak. Kesadaran diri sendiri memang diperlukan di sini. Semoga semuanya selalu sehat dan Ibu Kota semakin kuat.


Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📍 Cardea Semarang Resmi Buka di Jangli, Hadirkan Konsep Physio-Pilates Pertama

Mengawinkan Modem M3Y dengan Kartu 4G Smartfren

👩‍💻 Hari Perempuan Sedunia 2026: Kabar Galau Gandjel Rel dan Estafet Semangat di SDK Semarang

🕌 Menjemput Maghrib di Jantung Kota: Tradisi Buka Puasa di Masjid Raya Baiturrahman Semarang

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026