Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Meski Belum Ada CFD, Simpang Lima Semarang Tetap Ramai


Ketika tren sepeda menjadi perbincangan topik di mana-mana, kami ingin mengetahui bagaimana suasana kawasan Simpang Lima pada hari Minggu yang biasanya ada CFD (Car Free Day) awal bulan Juli. CFD-nya masih belum diberlakukan, tapi suasanya???

Sudah lebih dari 3 bulan dari terakhir kami menulis CFD diliburkan demi meminimalisir penyebaran koronavirus di bulan Maret 2020.

Pembatasan akses demi pesepeda

Bulan ini diawali hari Minggu jatuh pada tanggal 5 Juli. Car free day yang kami lihat di Jakarta, yang sudah berlaku kembali, kami pikir Kota Semarang mungkin melakukannya juga. Ternyata, tidak.


Namun pemandangan dengan suasana ala CFD begitu tampak dari banyaknya masyarakat yang berkerumun di kawasan Simpang Lima.

Karena CFD belum diberlakukan kembali, jalanan dibagi dua dengan papan petanda yang ditaruh di tengah jalan. Ya, itu untuk jalur sepeda. 

Kami tidak heran sebenarnya jalanan utama Ibu Kota Jawa Tengah ini dikuasai para pesepeda. Tren yang berkembang mengarahkan demikian.

Namun yang menarik adalah upaya pemkot dalam memasang papan penunjuk di tengah antusias masyarakat yang begitu besar untuk menikmati hari Minggu di Simpang Lima.

Di tengah lapangan juga tak kalah ramai. Orang-orang yang hilir mudik, sekedar berolahraga atau menikmati suasana, jadi kesan seakan pandemi bagi mereka hanyalah informasi yang ada di media sosial maupun berita.

Kami harap mereka tetap memakai masker dan menjaga jarak. Kesadaran diri sendiri memang diperlukan di sini. Semoga semuanya selalu sehat dan Ibu Kota semakin kuat.


Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali