Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Fleets, Nama Fitur Terbaru Twitter Mirip Stories


Ketika fitur baru ini diumumkan oleh Twitter, Rabu kemarin (4/3), kami rasanya tidak sabar menunggu. Mengingat negara yang diujicobakan sementara adalah Brazil. Sebaliknya di Indonesia, penolakan terjadi lewat trending dengan tagar RIPTwitter.

Sebagai pengguna sejak tahun 2010, kami melihat Twitter saat ini sebagai salah satu saluran pemasaran media sosial yang menarik. Kami memanfaatkan distribusi saluran untuk membagikan konten asli kami di blog dan media-media (foto dan video) hingga kampanye pemasaran.

Maka tak heran kami sangat antusias ketika Twitter mengumumkan hal baru yang dapat memberikan pengalaman dan cara baru untuk bekerja di pemasaran konten.

Tantangan Twitter untuk pengguna di Amerika Serikat

Bicara tentang stories atau cerita, pasti melihat fitur yang sama pada keluarga facebook hingga snapchat (kami tidak memakainya) yang merupakan pencetus awal fitur ini.

Stories Twitter via Twitter Brazil

Pengguna memungkinkan berbagi pemikiran singkat yang akan hilang setelah 24 jam. Mulai dari teks, foto, GIF dan video.

Kehadiran stories pada Twitter diumumkan beberapa minggu setelah perusahaan membeli Chroma Labs, yaitu sebuah startup yang mengembangkan pengeditan foto dan video pada stories. Apakah ini akan jadi menarik pada Twitter?

Dari situs businessinsider.com yang dirilis 6 Maret, menyebutkan bahwa opsi seperti ini menawarkan pengguna berbagi sesuatu yang lebih sifat pribadi dan jangka pendek.

Dan juga, membantu mengatasi jumlah pengguna Twitter di Amerika Serikat yang masih kecil. Di sana pengguna dikabarkan tidak nyaman dengan sifat Twitter yang umum dan permanen.

Fleets, di sisi lain adalah fitur yang tidak kekal dan hanya dapat dilihat oleh pengguna yang tidak mengikuti si pemilik akun bila ia membuka halaman profil si pengguna.

Namun pertanyaan menarik yang dituliskan businessinsider.com, apakah pengguna Twitter yang sekarang tidak aktif benar-benar ingin berbagi lebih banyak kehidupan pribadi mereka ketika platform semacam Instagram, Snapchat dan Facebook sudah memenuhi kebutuhan tersebut? Silahkan jawab sendiri.

Twitter kami, dotsemarang. Sudah 10 tahun kami aktif

Melihat peluang bagi pemasar dari Fleets

Situs businessinsider.com memberikan 2 cara bagaimana para pemasar dapat memanfaatkan Fleets sebagai bagian dari saluran pemasaran media sosial sebagai berikut :
  1. Fleets menawarkan metode baru dalam berinteraksi dengan merek, strategi yang populer di Twitter. Merek sering menggunakan Twitter untuk keterlibatan langsung dengan konsumen, apakah itu tentang pengumuman produk atau menangani keluhan pelanggan. Hampir 85% dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di AS menggunakan Twitter untuk memberikan dukungan kepada pelanggan. Fleets akan memberi pemasar cara lain untuk berbicara langsung dan secara informal dengan pelanggan via platform.
  2. Fleets bisa menjadi saluran baru untuk influencer Twitter. Meski tidak sering dianggap sebagai platform pemasaran influencer, Twitter memiliki sejumlah pemimpin besar yang dipercayai konsumen. Sekitar 10% dari pengguna mikro lebih memilih Twitter sebagai platform sosial mereka. Menurut SocialPubli, Twitter lebih tinggi daripada Facebook maupun Youtube. Tapi lebih kecil hingga 75% dari Instagram.
Sumber asli klik di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Pembaruan Kebijakan & Privasi X Terbaru (September 2026): Apa Artinya Buat Kita dan Akun Komunitas Lokal?

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

💻 Pengalaman Unik Mampir ke Orbit Computer Semarang yang Ternyata Satu Bangunan dengan Hotel dan Disambut AI Chatbot

🎪 Arak-arakan Tak Pernah Gagal: Mengamati Pawai Ta’aruf MTQ dari JPO Pandanaran Semarang