Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Fleets, Nama Fitur Terbaru Twitter Mirip Stories


Ketika fitur baru ini diumumkan oleh Twitter, Rabu kemarin (4/3), kami rasanya tidak sabar menunggu. Mengingat negara yang diujicobakan sementara adalah Brazil. Sebaliknya di Indonesia, penolakan terjadi lewat trending dengan tagar RIPTwitter.

Sebagai pengguna sejak tahun 2010, kami melihat Twitter saat ini sebagai salah satu saluran pemasaran media sosial yang menarik. Kami memanfaatkan distribusi saluran untuk membagikan konten asli kami di blog dan media-media (foto dan video) hingga kampanye pemasaran.

Maka tak heran kami sangat antusias ketika Twitter mengumumkan hal baru yang dapat memberikan pengalaman dan cara baru untuk bekerja di pemasaran konten.

Tantangan Twitter untuk pengguna di Amerika Serikat

Bicara tentang stories atau cerita, pasti melihat fitur yang sama pada keluarga facebook hingga snapchat (kami tidak memakainya) yang merupakan pencetus awal fitur ini.

Stories Twitter via Twitter Brazil

Pengguna memungkinkan berbagi pemikiran singkat yang akan hilang setelah 24 jam. Mulai dari teks, foto, GIF dan video.

Kehadiran stories pada Twitter diumumkan beberapa minggu setelah perusahaan membeli Chroma Labs, yaitu sebuah startup yang mengembangkan pengeditan foto dan video pada stories. Apakah ini akan jadi menarik pada Twitter?

Dari situs businessinsider.com yang dirilis 6 Maret, menyebutkan bahwa opsi seperti ini menawarkan pengguna berbagi sesuatu yang lebih sifat pribadi dan jangka pendek.

Dan juga, membantu mengatasi jumlah pengguna Twitter di Amerika Serikat yang masih kecil. Di sana pengguna dikabarkan tidak nyaman dengan sifat Twitter yang umum dan permanen.

Fleets, di sisi lain adalah fitur yang tidak kekal dan hanya dapat dilihat oleh pengguna yang tidak mengikuti si pemilik akun bila ia membuka halaman profil si pengguna.

Namun pertanyaan menarik yang dituliskan businessinsider.com, apakah pengguna Twitter yang sekarang tidak aktif benar-benar ingin berbagi lebih banyak kehidupan pribadi mereka ketika platform semacam Instagram, Snapchat dan Facebook sudah memenuhi kebutuhan tersebut? Silahkan jawab sendiri.

Twitter kami, dotsemarang. Sudah 10 tahun kami aktif

Melihat peluang bagi pemasar dari Fleets

Situs businessinsider.com memberikan 2 cara bagaimana para pemasar dapat memanfaatkan Fleets sebagai bagian dari saluran pemasaran media sosial sebagai berikut :
  1. Fleets menawarkan metode baru dalam berinteraksi dengan merek, strategi yang populer di Twitter. Merek sering menggunakan Twitter untuk keterlibatan langsung dengan konsumen, apakah itu tentang pengumuman produk atau menangani keluhan pelanggan. Hampir 85% dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di AS menggunakan Twitter untuk memberikan dukungan kepada pelanggan. Fleets akan memberi pemasar cara lain untuk berbicara langsung dan secara informal dengan pelanggan via platform.
  2. Fleets bisa menjadi saluran baru untuk influencer Twitter. Meski tidak sering dianggap sebagai platform pemasaran influencer, Twitter memiliki sejumlah pemimpin besar yang dipercayai konsumen. Sekitar 10% dari pengguna mikro lebih memilih Twitter sebagai platform sosial mereka. Menurut SocialPubli, Twitter lebih tinggi daripada Facebook maupun Youtube. Tapi lebih kecil hingga 75% dari Instagram.
Sumber asli klik di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📸 Fenomena "Rebutan Konten": Ketika Tempat Baru di Semarang Tak Lagi Perlu Cari KOL

☕ Menikmati Sensasi Turkish Coffee di Horison Nindya Semarang

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru