Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

Image
Bulan November selalu lekat dengan ingatan kolektif kita pada Hari Pahlawan tiap tanggal 10 November. Jika bulan Oktober sebelumnya sempat mengajak kita menengok kembali riuhnya sejarah lewat napas Pertempuran 5 Hari di Semarang , maka bulan November ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan arti kepahlawanan dalam bentuk yang lebih luas—terutama lewat karya, konsistensi, dan pergerakan orang-orang yang terus menghidupkan sudut-sudut kota. Ya, perjuangan hari ini tidak selalu tentang bambu runcing. Di Semarang, denyut itu justru terasa lewat geliat para pegiat literasi, komunitas kreatif, peracik kopi, hingga ribuan pasang kaki yang meramaikan jalanan lewat deretan fun run dan festival akhir pekan. Kota ini terus bergerak karena ada banyak tangan yang tak lelah merawatnya. Nah, buat pembaca setia yang sedang mencari referensi kegiatan, akhir pekan mau kemana, atau sekadar ingin melihat bagaimana Semarang berdenyut sepanjang bulan ini, berikut adalah rangkuman agenda Kota Semar...

Fleets, Nama Fitur Terbaru Twitter Mirip Stories


Ketika fitur baru ini diumumkan oleh Twitter, Rabu kemarin (4/3), kami rasanya tidak sabar menunggu. Mengingat negara yang diujicobakan sementara adalah Brazil. Sebaliknya di Indonesia, penolakan terjadi lewat trending dengan tagar RIPTwitter.

Sebagai pengguna sejak tahun 2010, kami melihat Twitter saat ini sebagai salah satu saluran pemasaran media sosial yang menarik. Kami memanfaatkan distribusi saluran untuk membagikan konten asli kami di blog dan media-media (foto dan video) hingga kampanye pemasaran.

Maka tak heran kami sangat antusias ketika Twitter mengumumkan hal baru yang dapat memberikan pengalaman dan cara baru untuk bekerja di pemasaran konten.

Tantangan Twitter untuk pengguna di Amerika Serikat

Bicara tentang stories atau cerita, pasti melihat fitur yang sama pada keluarga facebook hingga snapchat (kami tidak memakainya) yang merupakan pencetus awal fitur ini.

Stories Twitter via Twitter Brazil

Pengguna memungkinkan berbagi pemikiran singkat yang akan hilang setelah 24 jam. Mulai dari teks, foto, GIF dan video.

Kehadiran stories pada Twitter diumumkan beberapa minggu setelah perusahaan membeli Chroma Labs, yaitu sebuah startup yang mengembangkan pengeditan foto dan video pada stories. Apakah ini akan jadi menarik pada Twitter?

Dari situs businessinsider.com yang dirilis 6 Maret, menyebutkan bahwa opsi seperti ini menawarkan pengguna berbagi sesuatu yang lebih sifat pribadi dan jangka pendek.

Dan juga, membantu mengatasi jumlah pengguna Twitter di Amerika Serikat yang masih kecil. Di sana pengguna dikabarkan tidak nyaman dengan sifat Twitter yang umum dan permanen.

Fleets, di sisi lain adalah fitur yang tidak kekal dan hanya dapat dilihat oleh pengguna yang tidak mengikuti si pemilik akun bila ia membuka halaman profil si pengguna.

Namun pertanyaan menarik yang dituliskan businessinsider.com, apakah pengguna Twitter yang sekarang tidak aktif benar-benar ingin berbagi lebih banyak kehidupan pribadi mereka ketika platform semacam Instagram, Snapchat dan Facebook sudah memenuhi kebutuhan tersebut? Silahkan jawab sendiri.

Twitter kami, dotsemarang. Sudah 10 tahun kami aktif

Melihat peluang bagi pemasar dari Fleets

Situs businessinsider.com memberikan 2 cara bagaimana para pemasar dapat memanfaatkan Fleets sebagai bagian dari saluran pemasaran media sosial sebagai berikut :
  1. Fleets menawarkan metode baru dalam berinteraksi dengan merek, strategi yang populer di Twitter. Merek sering menggunakan Twitter untuk keterlibatan langsung dengan konsumen, apakah itu tentang pengumuman produk atau menangani keluhan pelanggan. Hampir 85% dari Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di AS menggunakan Twitter untuk memberikan dukungan kepada pelanggan. Fleets akan memberi pemasar cara lain untuk berbicara langsung dan secara informal dengan pelanggan via platform.
  2. Fleets bisa menjadi saluran baru untuk influencer Twitter. Meski tidak sering dianggap sebagai platform pemasaran influencer, Twitter memiliki sejumlah pemimpin besar yang dipercayai konsumen. Sekitar 10% dari pengguna mikro lebih memilih Twitter sebagai platform sosial mereka. Menurut SocialPubli, Twitter lebih tinggi daripada Facebook maupun Youtube. Tapi lebih kecil hingga 75% dari Instagram.
Sumber asli klik di sini.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Oktober 2026

📌 Agenda Kota Semarang Bulan November 2026

🎯 Kisah Oktober: Pas Paket XL Nonaktif, Google AI Plus Pun Ikut "Masuk Angin"

🎟️ Cinema Day 27 Oktober: Strategi Baru Pengusaha Bioskop Menggaet Penonton?

🚗 Pengunjung GIIAS Semarang 2026 Tertahan di Angka 28 Ribuan, Ada Apa?