Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Tenripada, Film Kedua yang Tidak Tayang di Bioskop Semarang Tahun 2020


Jumlah film Indonesia yang tayang terbatas di bioskop Semarang tahun ini melonjak lebih cepat ketimbang tahun 2019. Hingga bulan Maret, sudah ada 2 film yang tidak tayang. Untuk diketahui, tahun lalu baru satu film yang tidak tayang di bulan Maret.

Setelah film Kajeng Kliwon yang menjadi film pertama yang tidak tayang di Semarang, kini giliran film Tenripada yang menyusul sebulan berikutnya.

Film berdurasi 83 menit ini dirilis tanggal 12 Maret bersamaan film Mariposa dan Buku Harianku. Pekan kedua bulan Maret ini menjadi panggung buat film Mariposa yang banyak mendapatkan layar bioskop.

Film karya Anak Makassar
Dua tahun terakhir kami membicarakan film yang tidak tayang di bioskop Semarang pasti arahnya ke Makassar. Sineas di sana geliatnya luar biasa. Kami sangat mengapresiasi dan berharap itu juga terjadi diberbagai kota di tanah air.

Film karya anak  Makassar masih menjadi momok untuk ditayangkan di bioskop Semarang. Termasuk tahun 2020 ini. Semoga tahun ini ada satu film dari Makassar yang ditayangkan di Semarang, bahkan seluruh bioskop di Indonesia.

Kisah cinta yang berakhir tragis

Mengutip situs makassar.terkini.id, film yang disutradarai Rere Art2tonic ini mengangkat kisah cinta yang sangat romantis namun berakhir sangat tragis.

Film ini juga bagian dari kerjasama Paramedia Indonesia dengan Fakultas Teknik Industri, Universitas Muslim Indonesia (FTI  UMI) Makassar.

Lagi-lagi isu yang dibawa film dari Makassar masih seputar Silariang atau kawin lari yang dianggap melanggar adat menurut masyarakat.

Dua karakter dalam film ini, Syamsir dan Melati bersiap menjalin hubungan yang lebih serius, yaitu tunangan. Namun pada hari penting tersebut, Melati pergi dengan laki-laki lain. Dan hal inilah yang dianggap Silariang.

Silariang merupakan hal yang memalukan bagi keluarganya dan juga bagi keluarga calon tunangan. Ada 2 hal untuk menyikapi Silariang. Dalam kutipan yang ada di video trailer, caranya dengan dibuang dari keluarga atau cara yang kedua, dibunuh.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

📱 PlayFix Android & Laptop Service Semarang: Mampukah Bertahan di "Lahan Panas" Jalan Kartini?

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?