Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

Tenripada, Film Kedua yang Tidak Tayang di Bioskop Semarang Tahun 2020


Jumlah film Indonesia yang tayang terbatas di bioskop Semarang tahun ini melonjak lebih cepat ketimbang tahun 2019. Hingga bulan Maret, sudah ada 2 film yang tidak tayang. Untuk diketahui, tahun lalu baru satu film yang tidak tayang di bulan Maret.

Setelah film Kajeng Kliwon yang menjadi film pertama yang tidak tayang di Semarang, kini giliran film Tenripada yang menyusul sebulan berikutnya.

Film berdurasi 83 menit ini dirilis tanggal 12 Maret bersamaan film Mariposa dan Buku Harianku. Pekan kedua bulan Maret ini menjadi panggung buat film Mariposa yang banyak mendapatkan layar bioskop.

Film karya Anak Makassar
Dua tahun terakhir kami membicarakan film yang tidak tayang di bioskop Semarang pasti arahnya ke Makassar. Sineas di sana geliatnya luar biasa. Kami sangat mengapresiasi dan berharap itu juga terjadi diberbagai kota di tanah air.

Film karya anak  Makassar masih menjadi momok untuk ditayangkan di bioskop Semarang. Termasuk tahun 2020 ini. Semoga tahun ini ada satu film dari Makassar yang ditayangkan di Semarang, bahkan seluruh bioskop di Indonesia.

Kisah cinta yang berakhir tragis

Mengutip situs makassar.terkini.id, film yang disutradarai Rere Art2tonic ini mengangkat kisah cinta yang sangat romantis namun berakhir sangat tragis.

Film ini juga bagian dari kerjasama Paramedia Indonesia dengan Fakultas Teknik Industri, Universitas Muslim Indonesia (FTI  UMI) Makassar.

Lagi-lagi isu yang dibawa film dari Makassar masih seputar Silariang atau kawin lari yang dianggap melanggar adat menurut masyarakat.

Dua karakter dalam film ini, Syamsir dan Melati bersiap menjalin hubungan yang lebih serius, yaitu tunangan. Namun pada hari penting tersebut, Melati pergi dengan laki-laki lain. Dan hal inilah yang dianggap Silariang.

Silariang merupakan hal yang memalukan bagi keluarganya dan juga bagi keluarga calon tunangan. Ada 2 hal untuk menyikapi Silariang. Dalam kutipan yang ada di video trailer, caranya dengan dibuang dari keluarga atau cara yang kedua, dibunuh.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

📸 Fenomena "Rebutan Konten": Ketika Tempat Baru di Semarang Tak Lagi Perlu Cari KOL

☕ Menikmati Sensasi Turkish Coffee di Horison Nindya Semarang

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru