Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Selamat Hari Film Nasional Tahun 2020
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Sempat berjalan baik di awal tahun dan diprediksi mendulang banyak penonton hingga 60 juta tahun ini, gara-gara virus Corona semua jadi berantakan. Hari Film Nasional yang berusia ke-70 tahun seolah datang untuk kembali mengajak orang-orang yang terlibat dalam industri ini melihat pekerjaan rumah lainnya yang masih belum selesai.
Di masa depan, ketika kembali menengok artikel ini, kami dapat mengetahui sejarah yang telah terjadi di tahun 2020. Bahwa wabah virus Corona mampu membuat bioskop tutup, orang-orang mulai khawatir keluar, dan ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Hampir seluruh dunia.
Sungguh menyebalkan memang ketika ini terjadi saat wajah perfilman tanah air yang baru berjalan 2 bulan harus berhenti di bulan berikutnya. Pemilik rumah produksi harus membatalkan film yang sudah masuk daftar jadwal film yang akan ditayangkan.
Film yang baru berjalan hampir sepekan, terpaksa ditarik. Proses syuting yang tidak dapat dilanjutkan, dan kru-kru yang sudah bertahan lama di tempat syuting salah satu kota, harus pulang kembali ke rumah mereka.
Karyawan-karyawan yang harus menganggur di rumah karena tak lagi melayani calon penonton di tempat mereka bekerja. Sudah jatuh, ketiban tangga pula.
Prediksi 60 juta tahun 2020
Informasi jumlah ini kami baca dari situs kompas lewat artikelnya yang berjudul 'Ketua BPI: Akibat Covid-19, Industri Film Mesti Siap Memasuki Paceklik'.
Prediksi ini disampaikan Chand Parwez Servia, Ketua Badan Perfilman (BPI) Indonesia yang juga pengusaha, produser film, dan pemilik rumah produksi PT Kharisma Starvision Plus yang diwawancari Kompas.
Kami senang dengan jumlah tersebut andai tercapai. Tapi sekarang rasanya tidak mungkin setelah melihat kenyataannya bahwa bioskop sedang tutup sementara. Dan Corona, tidak dapat ditebak kapan mulai pergi dari negeri tercinta kita ini.
Tren dan pekerjaan rumah yang belum selesai
Sekarang, orang-orang menyukai nonton film streaming. Sebut saja Netflix salah satunya yang begitu sering dibicarakan. Film-film Indonesia seakan mendapatkan tempatnya yang selama ini terus diperjuangkan dari dunia pembajakan.
Memang tidak bisa sepenuhnya selesai. Meski sudah menutup beberapa situs ilegal penyedia film, selalu ada yang datang lagi. Seperti rumput yang telah dipotong, selalu tumbuh lagi.
Bahkan, beberapa kali kami menemukan pengguna yang mengunggah film Indonesia di kanal Youtube. Tidak masalah sebenarnya menaruhnya di sana, selama itu pemilik hak cipta. Dan kami senang bisa menontonnya tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan.
Seperti yang dilakukan rumah produksi Falcon Pictures yang meluncurkan aplikasi bernama KlikFilm. Ini adalah suatu terobosan yang bagus menurut kami. Apalagi dilakukan pemilik dan pembuat film.
Kami pikir ini solusi untuk sedikit mengatasi pembajakan. Hanya saja, apakah masyarakat Indonesia sudah siap membayar untuk berlangganan ketika platform lain juga menawarkan hal yang sama. Sudah lebih dulu dan lebih menarik. Ya, ini tentu tantangan dan kami yakin, Falcon sudah mempersiapkan diri.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Kofindo (@kofindo) pada
Tetap semangat
Tidak banyak yang dapat kami lakukan selain hanya bisa memberikan kata semangat. Kami bukan rumah produksi, bukan pembuat film atau pecinta film yang selalu menonton di bioskop. Akhir-akhir ini, kami sudah membatasin menonton. Tapi kami selalu tersedia saat diajak nonton atau liputan para pemain film yang promo film mereka di Kota Semarang.
Sebagai sebuah akun yang pernah menjadi komunitas, Kofindo sekarang hanya membagikan informasi. Terutama yang ada di Kota Semarang. Fokus kami memang hanya film yang tayang di bioskop, kami masih belum bisa mengangkat sineas lokal.
Pokoknya tetap semangat. Badai pasti akan berlalu. Untuk saat ini, mari bersama-sama merayakan momentum Hari Film Nasional dengan saling memberi semangat. Sampai jumpa tahun depan. ...
Tiap tanggal 30 Maret diperingati Hari Film Nasional. Sedangkan tahun pertama diperingati pada tahun 1950. Waktu itu momentumnya saat hari pertama pengambilan gambar film Darah & Doa atau Long March of Siliwangi yang disutradarai oleh Usmar Ismail.
Ini pertama kalinya kami memegang ASUS ExpertBook B9450 yang rasanya itu seperti bukan laptop. Sangat ringan, dan juga bentuknya sangat tipis serta presisi. Mari berkenalan sama laptop kelas enterprise yang tak sengaja kami temukan di salah satu toko komputer di Semarang ini. Ada cerita menarik di balik pertemuan kami dengan perangkat ini. Awal mulanya bermula dari pantauan di marketplace Facebook dan berlanjut ke kunjungan langsung ke toko komputer bernama P usat Laptop Nusantara —toko spesialis jual beli laptop second yang letaknya berada di sekitar Jalan Gajah Raya, Semarang. B9450, Sering Disebut B9 Gen 1 Saat menyambangi toko tersebut, ada dua unit laptop ExpertBook yang dipersilakan untuk kami lihat langsung. Awalnya, kami sempat meraba-raba varian apa ini sebenarnya, karena kenalan kami yang merupakan karyawan toko hanya menyebutnya secara singkat: "ASUS ExpertBook i7 Gen 10 RAM 16GB SSD 256GB" . Karena penasaran dengan silsilahnya, setelah ditelusuri lebih jauh, na...
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...
Entah kenapa kali ini kami memberi perhatian lebih pada pembaruan Kebijakan Layanan ( Terms of Service ) dan Privasi dari X (Twitter) yang dirilis September 2026 kemarin. Biasanya, urusan pembaruan seperti ini sering kali diabaikan begitu saja dan kita langsung reflek menekan tombol setuju. Namun saat coba kami pelajari lebih dalam, ada banyak hal menarik yang sangat relevan untuk dicermati, terutama bagi pengelola blog, akun komunitas, maupun pengguna aktif media sosial sehari-hari. Pembaruan aturan platform digital selalu membawa dampak pada cara kita berinteraksi di linimasa. Mari kita bedah secara santai tapi realistis apa saja poin pentingnya dan bagaimana dampaknya untuk aktivitas digital kita. 1. Pelatihan AI dan Penggunaan Data Konten Publik Salah satu poin paling krusial dalam pembaruan kebijakan privasi kali ini adalah kejelasan aturan mengenai penggunaan konten publik untuk pelatihan model kecerdasan buatan ( Artificial Intelligence ). Apa artinya? Cuitan, foto, hingga...
Ini pertama kalinya kami melihat toko komputer yang bangunannya jadi satu dengan hotel. Apakah ini bentuk inovasi kolaborasi atau sekadar kebetulan karena satu kepemilikan? Entahlah, yang jelas ada banyak cerita seru dan menggelitik saat kunjungan kami ke sana pada awal bulan Agustus lalu. Perburuan kami mencari jajaran laptop ASUS ExpertBook di Kota Semarang kembali berlanjut. Kali ini, langkah kaki menuntun kami ke Orbit Computer yang berlokasi di Jalan Sriwijaya Nomor 82. Patokannya cukup mudah bagi anak muda Semarang, lokasinya tak jauh dari eks gedung Metro Kertanegara—yang dulu jadi tempat nongkrong dan main futsal, namun kini telah bertransformasi menjadi arena padel. Sebelum memutuskan datang, kami sudah lebih dulu memastikan ketersediaan unit melalui pesan WhatsApp. Rasanya kunjungan bakal aman karena informasi di chat memberi sedikit titik terang. Namun, siapa sangka realita berkata lain? Bayangan di kepala mendadak runtuh, menyajikan pengalaman yang jauh lebih kocak ketimba...
Kami tak menyangka melihat kembali merek minuman serbuk kesehatan produksi PT Erela (perusahaan farmasi yang berbasis di Semarang) saat sedang bersepeda di sekitaran Simpang Lima. Yang menarik, cara menjualnya kini memanfaatkan gerobak dengan konsep street marketing yang segar. Pertama kali kami berkenalan dengan merek ini pada pertengahan tahun 2025 lalu. Saat itu kami terlibat dalam aktivitas pemasaran yang dibalut lewat keseruan mini soccer—sebuah pengalaman berkesan yang menjadi alasan kuat kami menuliskannya di blog. Nah, pada akhir bulan Agustus kemarin, merek ini terlihat kembali menyapa warga di dekat Taman Indonesia Kaya. Sebuah gerobak dengan sepeda listrik berpayung besar, lengkap dengan kotak pendingin dan kursi lipat di sisinya, akhirnya sukses menghentikan pedal sepeda kami. Dalam pikiran kami, pemandangan ini tentu sangat menarik untuk diangkat kembali ke blog. Ya, tentu kami juga tak melewatkan kesempatan untuk langsung membeli salah satu variannya demi merasakan lang...
Comments
Post a Comment