Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

Image
Kota Semarang memasuki usia ke-479 tahun ini. Sebuah angka yang menandai kematangan perjalanan panjang sejak disahkan oleh Sultan Hadiwijaya pada tahun 1547 silam. Memasuki bulan Mei, atmosfer perayaan sudah terasa di berbagai sudut kota. Bagi warga maupun wisatawan yang berencana berkunjung, inilah momen terbaik untuk ikut larut dalam kemeriahan Hari Jadi Kota Semarang (HJK) . Mari tandai kalender Anda, berikut adalah rangkuman agenda yang akan mewarnai Kota Atlas sepanjang bulan Mei 2026. Tema HJK 479: Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat Tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengusung tema "Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat" . Narasi yang dibawa bukan sekadar seremonial, melainkan sebuah ajakan kolektif. Kami melihat adanya upaya kuat untuk menyatukan gerak antara pemerintah dan warga. Fokus utamanya adalah integrasi nilai sejarah dengan transformasi modern. Ambisi yang ingin dicapai cukup tinggi: mewujudkan Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, dan ...

Selamat Hari Film Nasional Tahun 2020


Sempat berjalan baik di awal tahun dan diprediksi mendulang banyak penonton hingga 60 juta tahun ini, gara-gara virus Corona semua jadi berantakan. Hari Film Nasional yang berusia ke-70 tahun seolah datang untuk kembali mengajak orang-orang yang terlibat dalam industri ini melihat pekerjaan rumah lainnya yang masih belum selesai.

Di masa depan, ketika kembali menengok artikel ini, kami dapat mengetahui sejarah yang telah terjadi di tahun 2020. Bahwa wabah virus Corona mampu membuat bioskop tutup, orang-orang mulai khawatir keluar, dan ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Hampir seluruh dunia.

Sungguh menyebalkan memang ketika ini terjadi saat wajah perfilman tanah air yang baru berjalan 2 bulan harus berhenti di bulan berikutnya. Pemilik rumah produksi harus membatalkan film yang sudah masuk daftar jadwal film yang akan ditayangkan.

Film yang baru berjalan hampir sepekan, terpaksa ditarik. Proses syuting yang tidak dapat dilanjutkan, dan kru-kru yang sudah bertahan lama di tempat syuting salah satu kota, harus pulang kembali ke rumah mereka.

Karyawan-karyawan yang harus menganggur di rumah karena tak lagi melayani calon penonton di tempat mereka bekerja. Sudah jatuh, ketiban tangga pula.

Prediksi 60 juta tahun 2020

Informasi jumlah ini kami baca dari situs kompas lewat artikelnya yang berjudul 'Ketua BPI: Akibat Covid-19, Industri Film Mesti Siap Memasuki Paceklik'.

Prediksi ini disampaikan Chand Parwez Servia, Ketua Badan Perfilman (BPI) Indonesia yang juga pengusaha, produser film, dan pemilik rumah produksi PT Kharisma Starvision Plus yang diwawancari Kompas.

Kami senang dengan jumlah tersebut andai tercapai. Tapi sekarang rasanya tidak mungkin setelah melihat kenyataannya bahwa bioskop sedang tutup sementara. Dan Corona, tidak dapat ditebak kapan mulai pergi dari negeri tercinta kita ini.

Tren dan pekerjaan rumah yang belum selesai

Sekarang, orang-orang menyukai nonton film streaming. Sebut saja Netflix salah satunya yang begitu sering dibicarakan. Film-film Indonesia seakan mendapatkan tempatnya yang selama ini terus diperjuangkan dari dunia pembajakan.

Memang tidak bisa sepenuhnya selesai. Meski sudah menutup beberapa situs ilegal penyedia film, selalu ada yang datang lagi. Seperti rumput yang telah dipotong, selalu tumbuh lagi.

Bahkan, beberapa kali kami menemukan pengguna yang mengunggah film Indonesia di kanal Youtube. Tidak masalah sebenarnya menaruhnya di sana, selama itu pemilik hak cipta. Dan kami senang bisa menontonnya tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan.

Seperti yang dilakukan rumah produksi Falcon Pictures yang meluncurkan aplikasi bernama KlikFilm. Ini adalah suatu terobosan yang bagus menurut kami. Apalagi dilakukan pemilik dan pembuat film.

Kami pikir ini solusi untuk sedikit mengatasi pembajakan. Hanya saja, apakah masyarakat Indonesia sudah siap membayar untuk berlangganan ketika platform lain juga menawarkan hal yang sama. Sudah lebih dulu dan lebih menarik. Ya, ini tentu tantangan dan kami yakin, Falcon sudah mempersiapkan diri.


Tetap semangat

Tidak banyak yang dapat kami lakukan selain hanya bisa memberikan kata semangat. Kami bukan rumah produksi, bukan pembuat film atau pecinta film yang selalu menonton di bioskop. Akhir-akhir ini, kami sudah membatasin menonton. Tapi kami selalu tersedia saat diajak nonton atau liputan para pemain film yang promo film mereka di Kota Semarang.

Sebagai sebuah akun yang pernah menjadi komunitas, Kofindo sekarang hanya membagikan informasi. Terutama yang ada di Kota Semarang. Fokus kami memang hanya film yang tayang di bioskop, kami masih belum bisa mengangkat sineas lokal.

Pokoknya tetap semangat. Badai pasti akan berlalu. Untuk saat ini, mari bersama-sama merayakan momentum Hari Film Nasional dengan saling memberi semangat. Sampai jumpa tahun depan.

...

Tiap tanggal 30 Maret diperingati Hari Film Nasional. Sedangkan tahun pertama diperingati pada tahun 1950. Waktu itu momentumnya saat hari pertama pengambilan gambar film Darah & Doa atau Long March of Siliwangi yang disutradarai oleh Usmar Ismail.

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

🏙️ HUT Kota Semarang ke-479: Absennya Tradisi Lomba Logo, Fokus ke Layanan Publik?

🚩 Menengok Kirab Haul KH Sholeh Darat 2026: Antara Teatrikal Kapal dan Deru Kereta Api di Kampung Melayu

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Mei 2026

📱 PlayFix Android & Laptop Service Semarang: Mampukah Bertahan di "Lahan Panas" Jalan Kartini?

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?