Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Maret 2026

Image
Maret 2026 dibuka dengan sapaan cuaca cerah di hari Minggu, setelah semalam sebelumnya Semarang diguyur "hujan mewah" yang menyisakan genangan di beberapa ruas jalan. Memasuki bulan ketiga ini, intensitas hujan diprediksi masih akan tinggi hingga akhir bulan. Jadi, sedia payung sebelum hujan tetap menjadi saran paling realistis, meski teriknya matahari Semarang juga siap menemani aktivitas Anda. Momen Puncak: Mudik dan Lebaran 1447 H Ramadan yang masih berlangsung dan berlanjut hingga pertengahan Maret membuat persiapan menjelang Idulfitri kian sibuk. Puncaknya, Idulfitri 1447 H diprediksi jatuh pada sekitar tanggal 20 Maret 2026. Bagi warga lokal, bersiaplah menghadapi "aspal ibu kota" yang semakin padat seiring kedatangan para pejuang rejeki dari perantauan. Bertemu sanak saudara memang menyenangkan, namun saat harus keluar rumah untuk liburan di tengah kemacetan kota, itulah tantangan sesungguhnya. Bagi Anda yang berencana mudik keluar Semarang, manfaatkan progra...

[IGTV] Milenial Dance, Tari Modern Dengan Kombinasi Lokal


Kunjungan hari kedua kami adalah Kabupaten Brebes. Kami tiba di Joglo Mangrove Pandansari, Sabtu siang (14/12/2019). Dan tidak menyangka disambut dengan tarian yang dilakukan 4 perempuan muda yang energik.

Sebagai bloger, tentu mendapatkan sambutan pertunjukan dalam kegiatan terasa istimewa. Setelah menuntaskan makan siang, suasana yang dari tadi tenang berubah menjadi sebuah tontonan yang membangkitkan gairah.

Tari Milenial Dance namanya. Kami mengutip informasi tentang tarian ini dari kertas yang sudah dipersiapkan layaknya sebuah press release.

Ini adalah bentuk kreativitas anak muda yang berjiwa energik, spontanitas, penuh semangat dan gairah dalam menjalankan setiap aktivitasnya yang tercurah dalam sebuah kolaborasi antara gerak dan musik tari yang mengiringinya.


Dimana mereka walau memiliki jiwa muda namun tetap eksis dan konsisten dalam mengemban dan juga menyajikan sebuah karya seni yang tidak pernah lepas dari kearifan lokal budayanya sendiri.

Walau tarian ini terkesan modern dari segi iringannya namun tetap saja mereka mengkombinasikannya gerak dan kostum yang dikenakan tetap mengacu pada budaya lokal nusantara kita yang adi luhung.

Hal ini dapat kita saksikan dari vokabuler gerak tari yang sebagian besar diambil dari ragam gerak tari yang berkembang di daerah nusantara kita tercinta.

Dengan tema semangat kawula muda yang energik terbuka dalam segi wawasan dan kebebasan berekspresi dalam tiap langkah kehidupannya yang tetap bertanggung jawab dan juga kebebasan berekspresi dalam berkesenian yang tetap mengacu pada kearifan budaya lokal.


Tari Milenial Dance sejatinya ingin menyampaikan pesan dan kesan serta juga mengenalkan budaya kita melalui cara dan juga teknik yang berbeda melalui jalur berkesenian.

Namun tetap tidak terlepas dari jati diri mereka sebagai pemuda Indonesia yang berjiwa ksatria nusantara yang selalu tetap menjunjung tinggi budaya kita sendiri.

Comments

Popular posts from this blog

📸 Fenomena "Rebutan Konten": Ketika Tempat Baru di Semarang Tak Lagi Perlu Cari KOL

☕ Menikmati Sensasi Turkish Coffee di Horison Nindya Semarang

📶 Kuota Jumbo 2026: Penyelamat Kantong atau Jebakan Masa Aktif?

🏮 224 Tahun Menjaga Tradisi: Hangatnya Kopi Arab di Masjid Layur Semarang

🔵 Surprize! Akun Trakteer dotsemarang Akhirnya Bercentang Biru