Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
Menjelajah Hutan Mangrove Pandansari Brebes
Get link
Facebook
X
Pinterest
Email
Other Apps
-
Kami tak punya gambaran ketika diajak ke Desa Wisata Mangrove Pandansari. Mendengar Mangrove, yang kami ingat adalah hutan bakau. Di Semarang malah ada juga. Lalu, apa istimewanya tempat ini yang kami kunjungi dalam rangka kegiatan promosi yang dilakukan Disporapar Jateng.
Setelah mengunjungi Pabrik Gula Jatibarang, Sabtu menjelang siang (14/12/2019), bus yang kami tumpangi langsung meluncur Desa Kaliwlingi yang masih satu daerah di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Yang menarik dalam perjalanan adalah aktivitas masyarakat yang berkecimpung sebagai petani garam hingga nelayan. Tampak ramai hingga tanpa sadar lokasi yang dituju sudah sampai. Sebelum ke lokasi utama, kami menikmati makan siang dulu di Joglo Mangrove.
Kami disambut Pokdarwis dan sekaligus berkenalan dan mengutarakan niat kunjungan yang merupakan bagian dari kegiatan promosi. Kami senang dengan keramahan mereka. Bahkan kami diberikan suguhan pertunjukkan tarian yang dibawakan anak muda sekitar. Ini luar biasa.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dotsemarang (@dotsemarang) pada
Lokasi utama yang ingin dituju akhirnya sudah berada di depan mata. Bus kami harus berhenti di parkiran yang sudah tersedia. Hutan Mangrove Pandansari sendiri dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Mangrove Pandansari (Dewi Mangrove Sari) dengan konsp pemberdayaan masyarakat dan anggotanya masyarakat sekitar.
Mereka melakukannya sudah seperti pekerja profesional yang mengelola sebuah tempat wisata. Dari sisi pakaian, tiketing, pengaturan arus pengunjung, layanan dan sebagainya.
Menggunakan perahu
Untuk menuju lokasi utama, kami harus berjalan kaki beberapa ratus meter. Banyak tambak yang menjadi pemandangan saat kaki kami terus melangkah.
Tempat wisata di sini juga sangat berdampak pada perekonomian masyarakat. Banyak pedagang yang membuka lapak dari sekedar menaruh meja hingga ada yang dibuatkan khusus untuk para pedagang.
Akhirnya kami sampai di dermaga kecil dengan banyak perahu yang disiapkan untuk kami. Kami tidak membayangkan akan menaiki perahu. Tapi untunglah ada pelampung sebagai pengaman diri bila terjadi sesuatu.
Karena tiap perahu dibatasin jumlahnya, rombongan kami yang kurang dari 20 orang, dibagi menjadi 2 perahu. Kurang dari 20 menit setelah perahu kami berjalan tiba di lokasi semacam pulau tersendiri dari tempat kami berjalan tadi.
Masyarakat sekitar yang berjualan
Dalam perjalanan, hutan mangrove menjadi pemandangan yang terlihat indah. Apakah karna ini pengalaman wisata yang jarang kami temukan di Jawa Tengah?
Bila sebelah kanan adalah mangrove, maka sebelah kiri kami sudah terbentang lautan luas yang tidak terlihat ujungnya. Orang-orang di dalam perahu tidak henti-hentinya mengabadikan lewat kamera dan sangat berisik karena terkesan.
Tidak bisa diselesaikan hanya beberapa jam
Perahu yang membawa kami sudah tiba di dermaga kedua. Pengelola lagi-lagi sudah mempersiapkan segalanya. Kami pikir akan langsung bertemu dengan tujuan utama kami, namun lagi-lagi kami harus berjalan beberapa puluh meter. Apakah ini yang disebut pulau pasir?
Sesaat setelah berjalan melewati jembatan, kami langsung disambut para pedagang yang sudah menempati tempatnya masing-masing. Benar-benar menggiurkan untuk tidak mencoba salah satu kuliner di sana.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dotsemarang (@dotsemarang) pada
Jembatan Asmara Brug
Hanya ada 3 tempat yang kami kunjungi di pulau yang separuhnya berisi hutan mangrove, yaitu jembatan yang dikenal dengan nama Asmara Brug, Taman ikan Glogod dan Menara Pandang.
Apakah ini menara yang dimaksud?
Ikan glogod
Sepertinya masih ada satu tempat lagi yang katanya dipenuhi hamparan daratan yang dikelilingi perairan lautan dan perairan bekas tambak. Semacam bibir pantai. Sayang waktunya tidak cukup untuk didatangi semua.
Kami hanya dibatasi beberapa jam saja, ini mengingat ada satu tempat lagi yang harus dikunjungi sesuai jadwal hari kedua yang sudah dibuat.
Salah satu kesan yang tidak mungkin kami lupakan adalah ikan Glodog. Kami baru tahu tentang ikan ini yang bisa hidup di darat (airnya menyusut). Mereka seperti binatang melata yang menggemaskan.
Harga tiket masuk wisata Mangrove Pandansari
Kami harap harganya tetap sama karena kami datang ke sini pada bulan Desember 2019. Untuk harga tiket masuk dibagi beberapa kategori seperti berikut :
Hari Senin - Sabtu
Dewasa - Rp. 20.000
Anak-anak - Rp. 10.000
Hari Minggu / libur
Dewasa - Rp. 25.000
Anak-anak - Rp. 10.000
Selain itu, di sini juga tersedia Banana boat dan Speed boat yang disewakan perorangnya seharga Rp. 30.000. Kalau kamu suka tantangan dan keseruan di atas air, permainan ini bisa dicoba.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Dotsemarang (@dotsemarang) pada
Kamu yang menyukai alam pedesaan atau ingin berdarmawisata, atau sekedar traveling, bisa menginap di sini. Desa wisata Mangrove Pandansari memiliki banyak hal menarik untuk dilihat.
Pengelola bahkan menyediakan beberapa paket dari paket 1 hari hingga menginap 2 hari 1 malam. Harganya pun masih aman di kantong. Tersedia banyak homestay yang jadi alternatif untuk menginap.
Lain waktu kami akan menuliskan informasinya tentang paket mereka yang diberikan dalam bentuk brosur. Kami sendiri tidak menginap di sini karena tujuan kami hanya hutan wisata Mangrove.
Informasi
Kamu dapat mencari tahu lagi tentang Desa Wisata Mangrove Pandansari, termasuk hutan Mangrove dan pulau pasir di Instagram-nya yang bernama @dewimangrovesari. Sedangkan Twitter, bisa membuka akun @WMangrovesari.
Alamat sendiri berada di Pandansari, Kaliwlingi, Kec. Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Dan nomor WhatsApp (tertera di brosur)
Selamat datang di bulan Oktober! Tidak terasa kita sudah memasuki kuartal terakhir di tahun 2026. Seperti bulan-bulan sebelumnya, Kota Semarang kembali menghadirkan beragam deretan kegiatan menarik yang siap mengisi agenda akhir pekan maupun hari kerja kamu. Kami tak menyangka meninggalkan September dengan banyak kejutan. Mulai dari daftar acara Semarang yang lebih banyak dari Agustus dan kejutan acara yang terus bertambah tanpa kami ketahui. Agenda Besar Utama Oktober 2026 Peringatan Pertempuran 5 Hari di Semarang Tanggal: 14 – 15 Oktober 2026 (Gladi & Puncak Acara) Lokasi: Kawasan Tugu Muda Semarang Deskripsi: Momen bersejarah tahunan Kota Semarang untuk mengenang jasa para pahlawan. Menampilkan drama teatrikal perjuangan kolosal, upacara khidmat, serta penutupan/pengalihan arus lalu lintas sementara di kawasan Tugu Muda. Kali ini, bulan baru, Semarang sudah diramaikan dengan pameran otomotif skala nasional, panggung fashion, gelaran musik komunitas, kumpul sepeda tua, hingga ...
Ekosistem kendaraan listrik ( electric vehicle ) di Kota Semarang kembali mendapat dorongan positif. Jika biasanya stasiun pengisian daya kendaraan listrik lebih sering ditemui di kawasan rest area jalan tol maupun pusat perbelanjaan, kini fasilitas tersebut juga mulai merambah area perkantoran perbankan di pusat kota. Akhirnya kami memposting ini di blog. Ini bukan konten promosi atau kerja sama berbayar. Kami benar-benar tidak sengaja melewati Jalan Pemuda, tepatnya depan Bank Jateng yang lagi ngadain acara Gebyar Fest 81 . Atribut promosinya sukses mengalihkan mata kami yang membuat akhirnya kami mampir melihat lebih dekat. Terakhir kami menulis tentang SPKLU di blog pada tahun 2023. Entah kenapa kami sudah jarang menuliskannya lagi, padahal event GIIAS Semarang selalu menghadirkan inovasi tentang pengisian kendaraan listrik di sana. SPKLU kedua di blog dotsemarang ini hadir dari Kantor Cabang Utama Bank Jateng, Jalan Pemuda Semarang . Kehadiran Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik ...
Membahas Media sosial seolah tak ada habisnya. Mulai dari yang sekedar membuat happy maupun yang dibuat serius. Malah terkadang menemukan sesuatu yang tidak Anda duga-duga. Berikut ada 6 tools yang setidaknya dapat membantu memanage akun media sosial Anda lebih menyenangkan. Dikutip dari website jeffbullas.com, dengan judul 6 Amazing Social Media Productivity Tools, Anda kami giring untuk mendapatkan pengalaman baru ber-media sosial lebih mudah dan menyenangkan atau membantu aktivitas Anda lebih serius. 1. Buffer Tampilannya sederhana. Anda dapat login dengan akun media sosial yang Anda miliki. Setelah login, Anda diminta memasukkan email sebagai pelengkap data. Selain masih belum terlalu paham menggunakannya, sedikit kelebihan, alat ini hadir diberbagai site *ekstensi. Kalau masih penasaran, bisa lihat detailnya dibawah. 2. Glyder Saat mengklik halamannya, kami diarahkan sebuah tampilan yang menarik. Profesional sepertinya. Namun, ada hal yang memutuskan kami tidak meneruskannya....
Dunia per-Threads-an kembali menghadirkan pemandangan menarik yang sebenarnya bukan hal baru-baru amat dalam kampanye pemasaran digital. Platform media sosial berbasis teks besutan Meta ini mendadak jadi saluran alternatif yang paling menyita perhatian, termasuk bagi penyelenggara pameran otomotif sekelas GIIAS Semarang. Dulu, mengumpulkan content creator atau influencer untuk meliput acara pameran otomotif skala nasional di Semarang butuh energi ekstra. Tim public relations atau penyelenggara acara harus repot mendata nama, memantau tingkat engagement , mengirim surel penawaran satu per satu, hingga bernegosiasi rate card . Namun, itu cerita lama. Memasuki era media sosial serba instan, segalanya berubah drastis. Tengok saja bagaimana penyelenggara GIIAS Semarang memanfaatkannya untuk menjaring pasukan kreator lokal tanpa perlu bersusah payah. Dari Scouting Manual ke Open Call Instan di Threads Beberapa minggu sebelum perhelatan dimulai, akun resmi GIIAS Semarang hadir meramaikan l...
Niat bersepeda di Kota Semarang itu memang butuh komitmen ekstra. Selain kontur jalanannya yang menantang kalau sudah urusan Semarang atas, faktor cuaca yang terik sering jadi alasan orang ragu menjadikannya moda transportasi harian. Tapi karena sepeda sudah jadi alat transportasi utama kami selama belasan tahun, ke mana pun acaranya di area bawah, sepeda lipat tetap jadi andalan. Termasuk saat kami menghadiri sebuah acara diskusi di Novotel Semarang yang berada di Jalan Pemuda pada bulan Agustus lalu. Awalnya kami membayangkan area parkirnya bakal mirip seperti beberapa hotel lain yang menaruh tempat parkir di area belakang gedung. Namun sesampainya di lokasi, ternyata jalurnya berbeda. Kami pun sempat mendatangi petugas security yang berjaga untuk menanyakan di mana parkir khusus buat sepeda. Petugas menyampaikan bahwa memang belum ada area khusus sepeda. Sebagai solusinya, kami diarahkan ke area parkir bersama kendaraan roda dua yang lokasinya ada di lantai bawah ( basement ). Syu...
Comments
Post a Comment