Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

Image
Selamat datang bulan September 2026 di Kota Semarang! Memasuki bulan kesembilan ini, ibu kota Jawa Tengah langsung bersiap menyambut gelombang agenda skala besar yang silih berganti mengisi akhir pekan maupun hari kerja. Dari perhelatan budaya, religius tingkat nasional, hingga pameran otomotif dan festival musik, semuanya siap tumpah ruah meramaikan sudut-sudut kota. Bagi para pelancong, pemburu visual, maupun warga lokal yang ingin merencanakan agenda bulanan agar tidak kecele dengan jadwal padat, berikut adalah rangkuman daftar agenda acara di Kota Semarang sepanjang bulan September 2026. Agenda Besar Utama September 2026 Festival Kota Lama 2026 Waktu: 4 – 20 September 2026 Lokasi: Kawasan Kota Lama Semarang (termasuk titik-titik ikonik seperti Gedung Yayasan Kanisius, area Metro Point, Fasad Marba, hingga Gedung Oudetrap). Catatan: Kembalinya titik keramaian ke area Gedung Yayasan Kanisius diprediksi bakal membuat selebrasi heritage tahun ini semakin meriah dan meluas. MTQ Nasio...

Bukan Social Distancing, Tapi Physical Distancing Sekarang


Semenjak wabah Corona bermunculan di beberapa negara, istilah social distancing sangat sering kami dengar. Bahkan sudah menjadi tagar di mana-mana yang digunakan di media sosial. Namun istilah tersebut, sebaiknya diganti. WHO sudah menganjurkan untuk menggantinya menjadi physical distancing.

Apa arti Physical distancing ? Mengutip situs wartaekonomi, physical distancing adalah melakukan jaga jarak fisik antar manusia, sehingga yang dihindari bukan hanya kerumunan.

Dalam laman resmi Organisasi Kesehatan Manusia (WHO) tertulis: "Tindakan jaga jarak fisik (physical distancing), seperti membatalkan acara olahraga, konser dan pertemuan besar lainnya sehingga dapat membantu memperlambat penularan virus."

Sejak Jumat kemarin (20/3/2020), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sudah mengganti frasa social distancing menjadi physical distancing.

Ini karena physical distancing lebih menekankan pada jarak fisik, bukan jarak sosial. Orang-orang masih harus tetap terhubung. Dengan membatasi jarak, diharapkan dapat mencegah virus Corona menyebar lebih banyak. Masyarakat diharapkan untuk menjaga jarak sekitar 2 meter dengan orang lain.


Manusia adalah makhluk sosial, tidak mungkin mengisolasi hubungan sosial. Apalagi di era teknologi sekarang. Itu artinya berhubungan sosial tidak bisa dilarang. Hanya saja untuk menjaga jarak fisik. 

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

💻 Menilik ASUS ExpertBook B9450: Laptop Eks Kantor Jepang 7 Jutaan

📌 Agenda Kota Semarang Bulan September 2026

📌 Pembaruan Kebijakan & Privasi X Terbaru (September 2026): Apa Artinya Buat Kita dan Akun Komunitas Lokal?

💻 Pengalaman Unik Mampir ke Orbit Computer Semarang yang Ternyata Satu Bangunan dengan Hotel dan Disambut AI Chatbot

🚲 Evolusi Nyess di Semarang: Jajakan Sensasi Segar ala Gerobak Kekinian dengan Tagline "Segernya Sama, Serunya Beda"