Favorit

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

Image
Selamat Tahun Baru 2026! Suara dar-dir-dor di langit Kota Semarang semalam menjadi penanda dimulainya perjalanan baru yang siap kita hadapi. Mari persiapkan segalanya dan jangan lupa simpan halaman ini sebagai kompas untuk mengarungi bulan Januari. Saat tulisan ini kami susun, langit Semarang tampak cerah merona. Kondisi yang berbanding terbalik dengan hari sebelumnya yang terus-menerus diselimuti mendung sejak pagi dan diguyur hujan dari siang hingga malam. Semoga ini menjadi pertanda baik, bahwa hal-hal sulit akan segera berganti dengan kebaikan di tahun yang baru. Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026 Agenda nasional, khususnya jadwal hari libur, tentu akan sangat memengaruhi ritme event di Kota Semarang. Kabarnya, tahun 2026 ini kita punya modal 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama . Dengan banyaknya tanggal merah, rencana liburan atau sekadar staycation di dalam kota sudah harus ditentukan dari sekarang. Apalagi tahun ini bulan puasa datang lebih awal. Silakan atur d...

Kitamura Shabu Shabu Buka di Semarang, Lokasinya Ada di Kota Lama


Buka dari jam 5 sore hingga 11 malam, restoran yang memanfaatkan gedung Pelni di Kota Lama ini hadir dengan kuliner shabu-shabu ala Jepang. Kamu bisa makan sepuasnya di sini dengan rentang waktu selama 90 menit.

Kamis malam (27/2), kami mendapatkan kesempatan mencoba restoran Kitamura yang baru buka di bulan Februari 2020 bersama rekan-rekan wartawan. Hujan yang membasahi Kota Semarang tak menyurutkan niat kami pergi meski dengan bersepeda.

Pertama kali

Saat mengetahui bahwa lokasi yang digunakan adalah gedung PT Pelni, dekat Bank Mandiri Mberok, kami memiliki rasa penasaran tinggi tentang bagaimana gedung tersebut disulap menjadi restoran ala Jepang.

Seperti ini tempatnya saat siang hari

Kedatangan kami ditengah hujan tidak sia-sia, ruangan restoran terlihat menarik dengan suasana cerah yang dibungkus warna kuning dan grafiti Jejepangan. Awalnya sedikit heran setelah membuka pintu masuk karena ada ruangan yang luas tidak digunakan. Namun setelah itu, lihat gambar ini.


Kami disambut langsung oleh mas Reza, manajer outlet Kitamura Shabu-shabu yang cukup ramah. Bagi rekan media, mas Reza adalah sumber informasi yang tentu saja langsung diberikan pertanyaan setelah kami dipersilahkan duduk di meja yang disiapkan buat kami.

Setelah wawancara, kami dipersilahkan mengambil gambar semua ruangan (selain dapur). Melihat pengunjung yang sedang menikmati makan malam di sini, kami pikir ini merupakan kali pertama kami mencicipi menu berkonsep shabu-shabu Jepang.


Trendsetter makanan Jepang di Kota Lama

Semenjak diluncurkan tahun 2019, Perusahaan food & beverage (F&B) lokal, Kulo Group selaku pemilik brand Kitamura terus merambah kota-kota besar di tanah air. Kami senang bahwa Semarang dilirik dan menempatkan lokasinya di Kota Lama.


Alasan Kota Lama dipilih saat rekan media bertanya tentang pemilihan lokasi mengapa tidak di tengah kota, kata mas Reza, karena pasar untuk makanan Jepang di Kota Lama belum ada.

Kitamura menjadi trendsetter di sini dan apalagi untuk yang 'all you can eat' di Kota Lama masih belum ada juga. "Apalagi juga Kota Lama sekarang sudah menjadi salah satu objek tujuan utama. Makanya kita juga menyasarnya juga ke situ".

Mencoba menu All You Can Eat Kitamura 


Yang berbeda Kitamura dengan brand lain adalah varian supnya dan kualitas dagingnya. Varian supnya lebih banyak dan juga varian beef-nya juga yang terbaik.

Untuk menu Kitamura ada 2 pilihan yang tersedia, yaitu Makushita dan Yokozuna. Untuk menu Makushita yang dibandrol dengan harga 99 ribu rupiah terdiri dari 2 pilihan daging. Kamu bisa memilih Australian Beef dan US Prime Beef.

Sedangkan menu Yokozuna, dibandrol harga 129 ribu rupiah, hanya ada satu varian daging tambahan yakni Wagyu beef. Lihat gambar menu yang kami tampilin di atas.

Untuk sop sendiri ada 3 pilihan, yaitu Japanese Soups, Indonesian Soups dan spesials soups dengan rasa keju atau cheese.

Selamat makan

Tidak perlu menunggu lama-lama, kesempatan mencicipi menu di sini dengan suasana hujan yang masih belum reda membuat lebih bersemangat. Tapi perlu diingat, mungkin kamu juga seperti kami yang pertama kali, durasi makan sepuasnya di sini adalah 90 menit.

Saat harapanmu ditengah rasa lapar yang terburu-buru ingin segera menikmati hidangan yang sudah tersaji di meja, kalau makanannya masih tersisa setelah 90 menit, kamu akan membayar makanan sisa tersebut.

Bagi yang biasa makan seperti ini pasti sudah paham, namun yang belum tentu bisa jadi bumerang. Daging yang masih bersisa akan dikenakan biaya 50 ribu untuk 100 gram. Termasuk bakso dan lainnya.

Kami sendiri merasakan super kenyang di sini. Celup ke soup, makan dan seterusnya. Tanpa sadar sudah didatangi karyawan yang mengingatkan waktu tinggal 15 menit lagi. Oh begitu, ada pemberitahuan juga. Pengalaman yang menarik sekali.

 Waktunya menahan diri agar tidak diambil semua
 Kalau bingung melihat ini, bisa minta bantu karyawan di sana untuk meracik
 Di mana mengambil minuman? Ternyata di sana
 Tips, jangan tambah nasi. Super kenyang dan gak bisa puas ntar
 Dua sup yang kami coba, salah satunya sup keju
 celup, angkat, celup dan seterusnya
 Menemukan mie di sini seperti rumah
 harus dihabisi, ingat 90 menit
 Jangan lupa selfie, tempat ini menarik desain interiornya
Jangan ragu untuk bertanya meski baru pertama kali seperti kami *duh
....

Kitamura Shabu-shabu Semarang beralamat di Kawasan Kota Lama, Gedung PT Pelni yang berada sebelah gedung Mandiri, dekat Jembatan Mberok. Kamu juga bisa kepoin Instagram-nya @kitamurashabushabu.

Kota Lama Semarang terus menunjukkan gairahnya dengan hadirnya beragam bisnis seperti kuliner. Kami pikir ini bagus dan tidak ada alasan lagi mengunjungi Kota Lama kurang menarik, khususnya wisatawan yang sedang berlibur ke Kota Semarang.

📝 Postingan Update 8 Maret 2023 : Tempat ini sekarang sudah tutup 🙏

Artikel terkait :

Comments

Popular posts from this blog

Kenapa Paket Xtra Combo Flex Tidak Ada di Aplikasi MyXL ?

📌 Agenda Kota Semarang Bulan Januari 2026

🗼 Harga Tiket Masuk Menara Al-Husna MAJT 2026: Masih 10 Ribu Rupiah!

🎤 Nabila Maharani di Launching CoE Jateng 2026: Kebaya Marun dan Saksofon di Ki Narto Sabdo

🥋 Potensi Sport Tourism di Balik PON Bela Diri Kudus: Lebih dari Sekadar Matras dan Medali